Nama Presiden Soeharto Masih Tercatat dalam Daftar Wajib Pajak Kendaraan Bermotor

Kompas.com - 16/08/2016, 14:48 WIB
Upacara militer pemakaman jenazah mantan Presiden Soeharto di pemakaman keluarga Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (28/1/2008). KOMPAS / ALIF ICHWANUpacara militer pemakaman jenazah mantan Presiden Soeharto di pemakaman keluarga Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (28/1/2008).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Database Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta mencatat banyak kendaraan di Jakarta yang sudah tidak memiliki kaitan dengan pemilik pertamanya. Akibatnya, nama pemilik masih tercatat dalam daftar wajib pajak untuk kendarannya itu.

Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta Agus Bambang Setyowidodo mengatakan, selain tidak lagi memiliki kaitan dengan kendaraan yang pernah dimilikinya, banyak pula wajib pajak pemilik pertama kendaraan yang itu sudah meninggal dunia.

Salah satunya Presiden Kedua RI, Soeharto.

"Seperti contohnya Pak Harto masih tercatat. Tinggal di Cendana, mobilnya apa, itu masih tercatat," kata Agus di kantornya, Selasa (16/8/2016).

Menurut Agus, banyaknya kendaraan di Jakarta yang sudah tidak memiliki kaitan dengan pemilik pertamanya akibat kurangnya kesadaran dari pemilik baru untuk memperbarui data.

Kondisi itu membuat jumlah terbaru wajib pajak kendaraan bermotor kurang bisa dipastikan jumlahnya. Karena itu, ia mengimbau agar pemilik kendaraan yang melepas kendaraannya ke pihak lain untuk melapor.

"Baik proses jual beli, hibah atau segala macam, diharapkan melapor. Jadi pindahnya ke siapa, ketahuan," ujar Agus.

Pada tahun ini Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta menargetkan penerimaan pajak dari Pajak Kendaraan Bermotor mencapai Rp 7,05 triliun. Hingga pertengahan Agustus ini, data mencapat realisasi penerimaannnya sudah mencapai Rp 4,39 triliun atau setara 62,29 persen. (Baca: Pengendara Ini Kaget Saat Perpanjang SIM, Datanya Sudah Berganti Nama Orang Lain)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Graha Wisata Ragunan Siap Tampung Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Graha Wisata Ragunan Siap Tampung Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Megapolitan
PHRI Klaim Kemenparekraf Dukung Restoran di Mal dan Hotel Layani Dine In

PHRI Klaim Kemenparekraf Dukung Restoran di Mal dan Hotel Layani Dine In

Megapolitan
Update 29 September: Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.132, Tingkat Kesembuhan Capai 80 Persen

Update 29 September: Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.132, Tingkat Kesembuhan Capai 80 Persen

Megapolitan
Polisi Sebut Istri Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Terlibat Kasus Pelarian Anak

Polisi Sebut Istri Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Terlibat Kasus Pelarian Anak

Megapolitan
Tempat Pengungsian Banjir Selama Pandemi Covid-19 Harus Dua Kali Lipat, Anies Siapkan Ingub

Tempat Pengungsian Banjir Selama Pandemi Covid-19 Harus Dua Kali Lipat, Anies Siapkan Ingub

Megapolitan
Virtual Job Fair Kota Tangerang, 13 Perusahaan Buka 210 Lowongan

Virtual Job Fair Kota Tangerang, 13 Perusahaan Buka 210 Lowongan

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudin Nakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudin Nakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Sempat Disegel karena Langgar Protokol Kesehatan, 4 Kafe di Bekasi Diizinkan Beroperasi Lagi

Sempat Disegel karena Langgar Protokol Kesehatan, 4 Kafe di Bekasi Diizinkan Beroperasi Lagi

Megapolitan
Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Taman Mini Akan Dapat Fasilitas Wifi

Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Taman Mini Akan Dapat Fasilitas Wifi

Megapolitan
Rasio Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tinggi, padahal Testing Bermasalah

Rasio Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tinggi, padahal Testing Bermasalah

Megapolitan
Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Jalani Tes Kejiwaan

Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Jalani Tes Kejiwaan

Megapolitan
Sembuh dari Covid-19, Ini Tips dari Wali Kota Jakbar untuk Pasien Positif

Sembuh dari Covid-19, Ini Tips dari Wali Kota Jakbar untuk Pasien Positif

Megapolitan
Cerita Penyintas Covid-19, Terpapar karena Menyepelekan...

Cerita Penyintas Covid-19, Terpapar karena Menyepelekan...

Megapolitan
Pria Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Depok

Pria Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Depok

Megapolitan
Graha Wisata TMII Siap Tampung 102 Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi

Graha Wisata TMII Siap Tampung 102 Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X