Anies-Sandiaga Luncurkan Logo "Salam Bersama" yang Terinspirasi dari Bung Karno

Kompas.com - 20/10/2016, 14:52 WIB
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, meluncurkan logo kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017. Kahfi Dirga CahyaPasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, meluncurkan logo kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur dan calon wakil gubernur, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, meluncurkan logo kampanye mereka untuk Pilkada DKI Jakarta 2017.

Peluncuran logo ini dilakukan di sekretariat tim pemenangan Anies-Sandiaga di Jalan Cicurug, Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2016).

(Baca juga: Warga Cilincing Minta Sandiaga Dirikan PAUD)

Logo Anies-Sandiaga berupa gambar tangan berwarna merah dengan tulisan "Salam Bersama" di sisi kirinya.

"Logonya tidak berwajah Anies dan Sandi. Ini tentang masa depan Jakarta," kata Anies saat sambutan peluncuran logo Anies-Sandi di Jakarta Pusat, Kamis.

Lambang salam ini, kata dia, didiskusikan bersama-sama dengan Sandiaga. Mereka berikhtiar untuk mengubah Jakarta menjadi lebih baik.

Anies menambahkan, ia dan Sandiaga ingin mendorong sebuah gerakan salam bersama.

Lambang salam ini, lanjut Anies, merupakan salam kebangsaan dan nasional.

Salam dengan tangan terbuka ini juga dicetuskan Bung Karno saat maklumat presiden pada 31 Agustus 1945.

"Kami mengampanyekan salam bersama ini untuk maju bersama. Sebagian dari kita belum maju, bahagia, dan sejahtera," kata Anies.

(Baca juga: Temui Warga di Cilincing, Sandiaga Tegaskan Tidak Sedang Kampanye)

Peluncuran logo salam bersama ini juga menggantikan salam "winner" yang sebelumnya dipakai oleh Anies-Sandi. Salam itu berupa gabungan dari jari-jari tangan hingga berbentuk huruf "w".

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

41 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cempaka Putih Ditutup 3 Hari

41 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cempaka Putih Ditutup 3 Hari

Megapolitan
Pilot Ditangkap karena Sabu, Alvin Lie: Pemeriksaan Narkoba Seharusnya Rutin Sepanjang Tahun

Pilot Ditangkap karena Sabu, Alvin Lie: Pemeriksaan Narkoba Seharusnya Rutin Sepanjang Tahun

Megapolitan
Ini 15 Jenis Pelanggaran Lalin yang Bakal Ditindak Tegas pada Masa PSBB Transisi

Ini 15 Jenis Pelanggaran Lalin yang Bakal Ditindak Tegas pada Masa PSBB Transisi

Megapolitan
Ahok Heran Reklamasi Ancol Saat Ini Menempel dengan Darat

Ahok Heran Reklamasi Ancol Saat Ini Menempel dengan Darat

Megapolitan
Polisi Sebut Pelanggaran Lalu Lintas Masa PSBB Transisi di Jakarta Meningkat 50 Persen

Polisi Sebut Pelanggaran Lalu Lintas Masa PSBB Transisi di Jakarta Meningkat 50 Persen

Megapolitan
Bima Arya Klaim 150 Bantuan Bus Gratis Cukup Bantu Urai Kepadatan di Stasiun Bogor

Bima Arya Klaim 150 Bantuan Bus Gratis Cukup Bantu Urai Kepadatan di Stasiun Bogor

Megapolitan
Ahli Epidemiologi: Stop Rapid Test, Perbanyak Tes PCR

Ahli Epidemiologi: Stop Rapid Test, Perbanyak Tes PCR

Megapolitan
Kegiatan Tatap Muka Diizinkan, SMPN 2 Bekasi Tetap Belajar Daring karena Alasan Ini

Kegiatan Tatap Muka Diizinkan, SMPN 2 Bekasi Tetap Belajar Daring karena Alasan Ini

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Ingin Ojek Online Diizinkan Angkut Penumpang

Wali Kota Tangerang Ingin Ojek Online Diizinkan Angkut Penumpang

Megapolitan
Mewaspadai Pasar sebagai Klaster Penyebaran Covid-19 di Jakarta...

Mewaspadai Pasar sebagai Klaster Penyebaran Covid-19 di Jakarta...

Megapolitan
Wali Kota Tangerang: Pelanggaran PSBB Semakin Banyak

Wali Kota Tangerang: Pelanggaran PSBB Semakin Banyak

Megapolitan
3 Pilot Ditangkap karena Pakai Sabu, Alvin Lie: Pengawasan Masih Bolong-bolong

3 Pilot Ditangkap karena Pakai Sabu, Alvin Lie: Pengawasan Masih Bolong-bolong

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Begini Prosedur Hewan Kurban Diangkut ke Kepulauan Seribu

Pandemi Covid-19, Begini Prosedur Hewan Kurban Diangkut ke Kepulauan Seribu

Megapolitan
Polisi Sudah Periksa 20 Saksi Terkait Kematian Wartawan Metro TV

Polisi Sudah Periksa 20 Saksi Terkait Kematian Wartawan Metro TV

Megapolitan
Waktu Operasional Uji Coba Bus Listrik Transjakarta Diperpanjang Jadi 12 Jam

Waktu Operasional Uji Coba Bus Listrik Transjakarta Diperpanjang Jadi 12 Jam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X