Kompas.com - 14/05/2017, 23:08 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan saat menjenguk penyidik KPK Novel Baswedan di Rumah Sakit Mitra, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Srlasa (11/4/2017). IstimewaKapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan saat menjenguk penyidik KPK Novel Baswedan di Rumah Sakit Mitra, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Srlasa (11/4/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan bahwa kepolisian belum mengetahui dengan pasti atas foto AL yang diberikan oleh penyidik KPK Novel Baswedan. AL sebelumnya sempat diduga terkait penyerangan Novel.

"Itu dia sampai sekarang kita belum tahu juga, kemarin cuma dikasih sama korban (Novel)," ujar Argo saat dihubungi Kompas.com, Minggu (14/5/2017) malam.

Dia melanjutkan, dari ketidakpastian asal-usul foto tersebut, maka kepolisian masih menunggu informasi dari mana foto tersebut didapatkan. Lalu, Argo juga menjelaskan, dalam foto yang diberikan Novel, nampak AL sedang duduk.

"(Fotonya) Ya duduk aja biasa, di rumahnya dia (AL) di Kalibata," kata Argo.

Belum diketahui pasti mengapa Novel memiliki foto tersebut dan sempat menduga AL terkait penyerangan dengan air keras itu. Selain itu Argo juga menekankan bahwa AL mengaku tidak mengenal Novel.

"Orang dia (AL) enggak kenal sama Novel kok, saat itu (penyerangan Novel) dia juga lagi di rumah," ujarnya.

Baca: Polisi Pastikan AL Bukan Pelaku Penyerang Novel Baswedan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, foto pria berinisial AL itu memang didapat dari pihak Novel.

"Tadi kan dapat dari korban kita. Kemudian kita amankan seorang laki-laki berinisial AL," ujar Setyo.

Setelah itu, AL pun sempat diamankan dan diperiksa oleh polisi. Hasilnya, polisi memastikan AL bukan pelaku penyerangan terhadap Novel.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penggugat Polusi Udara Jakarta: Alasan Pemerintah Tak Masuk Akal, Jangan Sampai Banding Hanya untuk Ego

Penggugat Polusi Udara Jakarta: Alasan Pemerintah Tak Masuk Akal, Jangan Sampai Banding Hanya untuk Ego

Megapolitan
TMII Mulai Dibuka untuk Wisata, Baru 2 Wahana yang Beroperasi

TMII Mulai Dibuka untuk Wisata, Baru 2 Wahana yang Beroperasi

Megapolitan
Makna Warna Ondel Ondel Laki-laki dan Perempuan

Makna Warna Ondel Ondel Laki-laki dan Perempuan

Megapolitan
Beda Jokowi dan Anies Sikapi Vonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Beda Jokowi dan Anies Sikapi Vonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Megapolitan
Pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta Selama PPKM Level 3

Pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Bioskop Kembali Buka, Pegawai Senang Bisa Layani Pembelian Tiket Nonton Lagi

Bioskop Kembali Buka, Pegawai Senang Bisa Layani Pembelian Tiket Nonton Lagi

Megapolitan
XXI BSD Plaza Kembali Buka, Pengelola: Penonton Antusias Banget

XXI BSD Plaza Kembali Buka, Pengelola: Penonton Antusias Banget

Megapolitan
Menanti Hasil Bersolek Taman Ismail Marzuki

Menanti Hasil Bersolek Taman Ismail Marzuki

Megapolitan
Ganjil Genap Berlaku di Sekitar TMII dan Ancol Saat Akhir Pekan

Ganjil Genap Berlaku di Sekitar TMII dan Ancol Saat Akhir Pekan

Megapolitan
Kuasa Hukum Korban Pelecehan: Pegawai KPI Fasilitasi Upaya Damai, Mustahil Komisioner Tidak Tahu

Kuasa Hukum Korban Pelecehan: Pegawai KPI Fasilitasi Upaya Damai, Mustahil Komisioner Tidak Tahu

Megapolitan
Kuasa Hukum Korban Pelecehan: Investigasi Internal KPI Mirip seperti Ngobrol-ngobrol

Kuasa Hukum Korban Pelecehan: Investigasi Internal KPI Mirip seperti Ngobrol-ngobrol

Megapolitan
Sederet PR Anies Usai Divonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Sederet PR Anies Usai Divonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Megapolitan
Saat Bioskop di Kawasan Blok M Sepi, Penularan Covid-19 Masih Menghantui

Saat Bioskop di Kawasan Blok M Sepi, Penularan Covid-19 Masih Menghantui

Megapolitan
Berpulang Jelang Bebas akibat Kebakaran Lapas Tangerang...

Berpulang Jelang Bebas akibat Kebakaran Lapas Tangerang...

Megapolitan
Anies Sebut Tuntutan dalam Gugatan Polusi Udara Sudah Dikerjakan Sebelum Putusan Majelis Hakim

Anies Sebut Tuntutan dalam Gugatan Polusi Udara Sudah Dikerjakan Sebelum Putusan Majelis Hakim

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.