Pelemparan Batu Terhadap Truk Disebut Sering Terjadi di Bantargebang

Kompas.com - 09/07/2017, 13:32 WIB
Truk sampah milik Dinas Kebersihan DKI beroperasi di TPST  Bantargebang, Bekasi Kompas.com/David Oliver PurbaTruk sampah milik Dinas Kebersihan DKI beroperasi di TPST Bantargebang, Bekasi
|
EditorIndra Akuntono


BEKASI, KOMPAS.com -
Kepala Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan sudah menerima laporan soal truk sampah DKI yang dilempari batu di sekitar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Meski demikian dia belum mengetahui pelaku pelemparan tersebut.

Asep menuturkan, berdasarkan informasi yang dia peroleh, pelemparan batu oleh orang tidak dikenal di sekitar TPST Bantargebang bukan hal yang baru. Pelemparan batu di sekitar lokasi itu, kata Asep, tidak hanya menyasar truk-truk sampah yang melintas.

"Pelakunya biasa remaja iseng, dan enggak tentu waktunya kapan," kata Kepala Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto saat dihubungi Kompas.com pada Minggu (9/7/2017).

Asep menjelaskan, para remaja iseng yang menaiki sepeda motor berboncengan dan melempar baru secara acak rata-rata menyasar truk sampah yang melintas.

"Bukan cuma truk sampah, truk lain juga kena (lempar batu)," tutur Asep.

Pihaknya pernah mendapat informasi ada truk yang dilempar batu bukan pada jam-jam rawan seperti tengah malam hingga dini hari. Ada juga yang melempari sopir truk dengan batu pada pagi hari, di mana kondisi jalan biasanya cukup ramai, sekitar pukul 07.00 sampai 08.00 WIB.

Secara terpisah, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Komisaris Erna Ruswing memastikan pihaknya mengusut kasus pelemparan batu terhadap truk sampah DKI yang dikemudikan Hasrul Desrial Isman (51).

Hasrul yang baru saja beranjak dari TPST Bantargebang usai menaruh sampah dilempari batu dari arah berlawanan ketika melintasi Jalan Raya Siliwangi. Selain itu, jajaran Polsek Bantargebang juga akan menggiatkan patroli di jam-jam rawan, yakni sekitar pukul 03.00 hingga pukul 05.00, guna mengantisipasi kasus serupa.

(baca: Truk Sampah DKI Dilempari Batu di Bantargebang)




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Hektar Lahan di TPU Rorotan Disiapkan Khusus Jenazah Covid-19

2 Hektar Lahan di TPU Rorotan Disiapkan Khusus Jenazah Covid-19

Megapolitan
Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jaksel Ditutup Sementara

Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jaksel Ditutup Sementara

Megapolitan
Klaster Keluarga Terus Melonjak, Kini Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Capai 3.237

Klaster Keluarga Terus Melonjak, Kini Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Capai 3.237

Megapolitan
Minggu Ke-2 PSBB, Jumlah Pelanggar Masker Hanya Berkurang 9 Orang

Minggu Ke-2 PSBB, Jumlah Pelanggar Masker Hanya Berkurang 9 Orang

Megapolitan
Begini Prosedur Merujuk Pasien Covid-19 ke Wisma Atlet

Begini Prosedur Merujuk Pasien Covid-19 ke Wisma Atlet

Megapolitan
Pemprov DKI Tambah 98 Tempat Tidur RS untuk Pasien Covid-19

Pemprov DKI Tambah 98 Tempat Tidur RS untuk Pasien Covid-19

Megapolitan
Lahan Baru untuk Makam Jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon Mulai Digunakan

Lahan Baru untuk Makam Jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon Mulai Digunakan

Megapolitan
Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Burung Murai Saat Sedang Beraksi di Kemayoran

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Burung Murai Saat Sedang Beraksi di Kemayoran

Megapolitan
300 Tahanan Polda Metro Lakukan Tes Swab Sebelum Pindah ke Lapas

300 Tahanan Polda Metro Lakukan Tes Swab Sebelum Pindah ke Lapas

Megapolitan
RSD Stadion Patriot Bekasi Telah Rawat 39 Pasien Covid-19

RSD Stadion Patriot Bekasi Telah Rawat 39 Pasien Covid-19

Megapolitan
Anies Bentuk Tim untuk Kelola Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional

Anies Bentuk Tim untuk Kelola Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional

Megapolitan
Sebaran 1.200 Lebih Pasien Covid-19 di Depok, Terbanyak di Sukmajaya dan Pancoran Mas

Sebaran 1.200 Lebih Pasien Covid-19 di Depok, Terbanyak di Sukmajaya dan Pancoran Mas

Megapolitan
Polisi Amankan Potongan Besi Konstruksi Tol yang Timpa Seorang Sekuriti hingga Tewas

Polisi Amankan Potongan Besi Konstruksi Tol yang Timpa Seorang Sekuriti hingga Tewas

Megapolitan
Kedapatan Langgar PSBB Saat Disidak, Sebuah Perusahaan di Jalan Sudirman Ditutup

Kedapatan Langgar PSBB Saat Disidak, Sebuah Perusahaan di Jalan Sudirman Ditutup

Megapolitan
Pasien Covid-19 Gratis Isolasi Mandiri di Hotel atas Rekomendasi Puskesmas

Pasien Covid-19 Gratis Isolasi Mandiri di Hotel atas Rekomendasi Puskesmas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X