Ganjil-Genap Akan Diberlakukan di Area Pembangunan LRT Cawang - Kompas.com

Ganjil-Genap Akan Diberlakukan di Area Pembangunan LRT Cawang

Kompas.com - 07/08/2017, 12:56 WIB
Kemacetan lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan,  Senin (17/12/2012). Sejumlah kalangan berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbaiki transportasi massal sebelum menerapkan kebijakan ganjil-genap.KOMPAS/WISNU WIDIANTORO Kemacetan lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/12/2012). Sejumlah kalangan berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbaiki transportasi massal sebelum menerapkan kebijakan ganjil-genap.


JAKARTA, KOMPAS.com -
Perluasan kawasan ganjil genap akan diberlakukan di area pembangunan light rail transit (LRT) di kawasan Cawang, Jakarta Timur, sampai dengan Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Namun, aturan ganjil genap di Cawang tidak akan diterapkan permanen.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan aturan ganjil genap yang akan diterapkan di Cawang berbeda dengan aturan serupa di Jalan Rasuna Said.

"Kalau Jalan Rasuna Said mau kami permanenkan sama dengan di Jalan Sudirman-Jalan Gatot Subroto. Terus juga ada yang hanya pada waktu tertentu seperti misalnya kan ini LRT akan masuk dari Cawang sampai dengan Rasuna Said. Dari ruas Cawang kami berlakukan sistem ganjil genap," ujar Sigit, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (7/8/2017).

(baca: Sistem Ganjil Genap Akan Diterapkan sampai Jalan Rasuna Said)

Pembahasan mengenai rencana penerapan ganjil genap itu akan dilakukan bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, dan akademisi sekaligus untuk membahas rencana perluasan kawasan larangan sepeda motor sampai Bundaran Senayan.

"Kalau hasil FGD ini oke, maka paling lambat September akan kami uji cobakan," ujar Sigit.

(baca: Tiga Indikator dalam Evaluasi Ganjil Genap)


EditorIndra Akuntono
Komentar

Terkini Lainnya

Fahri Hamzah: Ada Peran Lain untuk Jusuf Kalla Selain Jadi Wapres Lagi

Fahri Hamzah: Ada Peran Lain untuk Jusuf Kalla Selain Jadi Wapres Lagi

Nasional
Ketua DPRD DKI Belum Tanda Tangan LKPJ 2017, Anies Bilang Prosesnya Jadi Politis

Ketua DPRD DKI Belum Tanda Tangan LKPJ 2017, Anies Bilang Prosesnya Jadi Politis

Megapolitan
Berkomplot dengan Napi, Remaja 17 Tahun Selundupkan Ekstasi Asal Prancis

Berkomplot dengan Napi, Remaja 17 Tahun Selundupkan Ekstasi Asal Prancis

Megapolitan
Seorang Ibu 10 Kali Mencuri Pisang di Pasar demi Bayar Sekolah Anak

Seorang Ibu 10 Kali Mencuri Pisang di Pasar demi Bayar Sekolah Anak

Regional
Gerindra Anggap Kubu Jokowi Kesulitan Mencari Figur Cawapres

Gerindra Anggap Kubu Jokowi Kesulitan Mencari Figur Cawapres

Nasional
Bermodus Hipnotis, WNA Curi Uang Rumah Makan di Fatmawati

Bermodus Hipnotis, WNA Curi Uang Rumah Makan di Fatmawati

Megapolitan
Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Internasional
Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute 'Torch Relay' Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute "Torch Relay" Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Megapolitan
Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Internasional
Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Megapolitan
Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Regional
Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Megapolitan
Eks Koruptor Nekat 'Nyaleg', MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Eks Koruptor Nekat "Nyaleg", MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Nasional
Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Megapolitan
Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Nasional

Close Ads X