Adakah Pejabat Dalam 1.700 Penunggak Pajak Kendaraan Mewah?

Kompas.com - 24/08/2017, 16:48 WIB
Tim gabungan dari Kepolisian, BPRD, Jasa Raharja dan Bank DKI mengadakan operasi pajak kendaraan secara door to door di wilayah Jakarta Barat, Rabu (23/8/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaTim gabungan dari Kepolisian, BPRD, Jasa Raharja dan Bank DKI mengadakan operasi pajak kendaraan secara door to door di wilayah Jakarta Barat, Rabu (23/8/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta Edi Sumantri mengatakan, sebanyak 1.700 orang yang memiliki kendaraan mewah menunggak pajak. Para penunggak pajak tersebut terdiri dari berbagai kelompok masyarakat.

"Banyak yang namanya wajib pajak, beragam, ada publik figur, ada artis. Jadi tidak terbatas artis saja. Jadi orang yang dalam kategori mampu memiliki mobil mewah," kata Edi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (24/8/2017).

Edi tidak membeberkan identitas dan profesi para penunggak pajak tersebut.

Saat ditanya apakah ada pejabat yang menunggak pajak, Edi tidak menjawabnya secara gamblang.

"Tidak bisa saya sebutkan, dalam UU ada yang disebut rahasia jabatan. Nanti kami lihat, kami  punya list, dari 1.700 saya gak hafal orangnya. Saya hanya tunjukkan jumlah sekian dengan potensi sekian," ucap dia.

Lihat juga: Konsekuensi Penunggak Pajak, dari Denda hingga Sita Kendaraan

Edi menambahkan, pihaknya bersama Direktorat Lalu Lintas terus berupaya menagih para wajib pajak yang belum membayarkan kewajibannya. Upaya itu dilakukan untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Perjanjian kerjasama BPRD dan Ditlantas lima tahun, jadi kami terus efektifkan. Kami evaluasi setiap bulan, setelah Agustus kami evaluasi," kata Edi.

Baca juga: Klub Pemilik Ferrari Ikut Sosialisasikan Tunggakan Pajak Kendaraan Mewah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Megapolitan
Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Megapolitan
Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Megapolitan
Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.