Kompas.com - 05/12/2017, 18:56 WIB
Pelintasan kereta api yang terletak di depan ITC Roxy, Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat belum ditutup, Senin (2/10/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaPelintasan kereta api yang terletak di depan ITC Roxy, Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat belum ditutup, Senin (2/10/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua RW 07 Kelurahan Duri Pulo, Jakarta Pusat, Ahmad Haris Alfian, meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka pelintasan sebidang di Jalan KH Hasyim Asyari. Menurut dia, puluhan ribu warga di sana terisolasi karena penutupan pelintasan sebidang di depan Roxy Square itu.

"Kalau ditutup maka itu terisolir. Jumlah penduduk kami 24.000 jiwa di 4 RW itu," ujar Ahmad dalam acara silaturahmi dengan Gubernur Anies di Gedung Pertemuan Pertamina, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).

Ahmad menjelaskan, ada banyak sekolah, klinik, hingga koramil yang aksesnya terhambat akibat penutupan pelintasan sebidang itu. Aktivitas warga juga terhambat karena harus berputar jauh setalah pelintasan sebidang tersebut ditutup.

Ahmad bercerita ada tiga warga yang meninggal dunia, tak tertolong saat hendak dibawa berobat, karena terjebak kemacetan di sana. Penutupan pelintasan sebidang di sana juga menyulitkan akses mobil pemadam kebakaran.

Baca juga : Temui Menhub, Sandi Ingin Bicarakan Pelintasan Sebidang Kereta Api

"Duri Pulo rawan kebakaran, pusat pemadam kebakaran ada di kelurahan. Dengan (pelintasan sebidang) ditutup, pemadam kebakaran itu mutar dan macet," kata Ahmad.

Tak hanya itu, penutupan pelintasan sebidang di Jalan KH Hasyim Asyari juga mengganggu sistem transportasi. Banyak kendaraan melawan arah. Hal tersebut banyak dimanfaatkan warga untuk mengatur lalu lintas dan meminta uang.

"Kami bukan protes kebijakan pemerintah soal aspek keselamatan, tapi tolong dikaji. Kami minta izin untuk membuka kembali pelintasan sebidang kereta api Hasyim Asyari, baik arah Grogol maupun Harmoni," ucap Ahmad.

Anies menjawab bahwa ia membicarakan masalah tersebut. Menurut Anies, pelintasan sebidang menjadi salah satu topik yang dibicarakan dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Senin kemarin.

"Penutupan pelintasan sebidang nanti kami bicarakan. Itu juga salah satu yang kami bicarakan ketika bertemu dengan Pak Menhub. Nanti dalam waktu dekat nisya Allah akan ada solusi soal itu," kata Anies.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Dapur Umum

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Dapur Umum

Megapolitan
Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Megapolitan
Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Megapolitan
Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara

Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara

Megapolitan
Jakpro Sebut Akan Ada Seleksi Warga yang Tinggal di Kampung Susun Bayam

Jakpro Sebut Akan Ada Seleksi Warga yang Tinggal di Kampung Susun Bayam

Megapolitan
Target Vaksinasi Booster di Kota Tangerang Diperluas, Kini Sasar Pelayan Publik

Target Vaksinasi Booster di Kota Tangerang Diperluas, Kini Sasar Pelayan Publik

Megapolitan
Tembok Bentuk Protes Warga Pondok Bambu Terkait Masalah Banjir Dibongkar, Ini Hasil Kesepakatannya

Tembok Bentuk Protes Warga Pondok Bambu Terkait Masalah Banjir Dibongkar, Ini Hasil Kesepakatannya

Megapolitan
Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Buru Pemain Utama

Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Buru Pemain Utama

Megapolitan
Kronologi Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Dikejar Polisi hingga Tabrak Motor dan Gerobak

Kronologi Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Dikejar Polisi hingga Tabrak Motor dan Gerobak

Megapolitan
1-16 Januari, 5 WNA Dideportasi dan 63 WNA Ditolak Masuk Indonesia

1-16 Januari, 5 WNA Dideportasi dan 63 WNA Ditolak Masuk Indonesia

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Penyandang Autisme di Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Penyandang Autisme di Bekasi

Megapolitan
Polres Jakbar Disebut Hentikan Kasus Mafia Tanah yang Dilaporkan Teknisi AC

Polres Jakbar Disebut Hentikan Kasus Mafia Tanah yang Dilaporkan Teknisi AC

Megapolitan
3 Orang Diamankan Terkait Pengeroyokan Anggota TNI AD, 1 Jadi Tersangka

3 Orang Diamankan Terkait Pengeroyokan Anggota TNI AD, 1 Jadi Tersangka

Megapolitan
Seorang ASN Terpapar Covid-19, Satu Ruangan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup Sementara

Seorang ASN Terpapar Covid-19, Satu Ruangan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup Sementara

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Tetap Terapkan PTM 100 Persen meski Khawatir dengan Omicron

Disdik Kota Tangerang Tetap Terapkan PTM 100 Persen meski Khawatir dengan Omicron

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.