Tantangan Menteri Susi dan Pembenahan Danau Sunter - Kompas.com

Tantangan Menteri Susi dan Pembenahan Danau Sunter

Kompas.com - 14/01/2018, 06:15 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memimpin penenggelaman 33 kapal asing pencuri ikan di perairan Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (29/10/2017). Di sela-sela kunjungan kerja dan memimpin penenggelaman kapal di Natuna, Menteri Susi melakukan piknik mendadak di Pantai Sindu, salah satu pantai berbatu raksasa di Pulau Ranai.KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWA Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memimpin penenggelaman 33 kapal asing pencuri ikan di perairan Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (29/10/2017). Di sela-sela kunjungan kerja dan memimpin penenggelaman kapal di Natuna, Menteri Susi melakukan piknik mendadak di Pantai Sindu, salah satu pantai berbatu raksasa di Pulau Ranai.

JAKARTA, KOMPAS.com Berawal dari tantangan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan  Wakil Gubernur Sandiaga Uno untuk menjadikan Danau Sunter seperti danau di Geneva, Swiss, perhatian warga Ibu Kota beralih ke danau yang terletak di Jakarta Utara itu. Susi menyampaikan tantangannya ini saat mengunjungi Swiss pada November 2017.

"Sekarang, kan, beliau punya power dan authority di Jakarta. Saya yakin Danau Sunter bisa dibikin seperti ini, setuju enggak penonton? Mari sampaikan ke Pak Anies dan Pak Sandi," kata Susi saat itu.

Hanya berselang satu hari, Sandiaga langsung menanggapi tantangan Susi tersebut. Ia berjanji dapat membuat Danau Sunter seindah danau di Geneva yang juga pernah ia kunjungi. Bahkan, Sandiaga memiliki ide untuk menyelenggarakan lomba renang di sana. Hal ini sekaligus untuk membuktikan air di Danau Sunter aman untuk berenang.

Baca juga: Menteri Susi Tantang Anies-Sandi Buat Danau Sunter seperti di Jenewa

Perayaan pergantian tahun 2017 di Danau Sunter, Jakarta Utara berlangsung meriah tak biasa. Pesta kembang api dimulai pada pukul 00.00 WIB, Minggu malam (31/12/2017).KOMPAS.com/ MOH NADLIR Perayaan pergantian tahun 2017 di Danau Sunter, Jakarta Utara berlangsung meriah tak biasa. Pesta kembang api dimulai pada pukul 00.00 WIB, Minggu malam (31/12/2017).
Malam pergantian tahun di Jakarta Utara yang sedianya dipusatkan di Taman BMW juga dipindah ke Danau Sunter. Pemerintah Kota Jakarta Utara menggelar pesta kembang api serta lomba bakar ikan yang memecahkan rekor Muri.

Kegiatan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) juga diselenggarakan setiap pekan di sepanjang Jalan Danau Sunter Selatan.

Festival Danau Sunter

Kondisi Danau Sunter, Kamis (4/1/2018). Danau Sunter akan menjadi tempat diselenggarakannya festival danau Sunter Februari mendatang. KOMPAS.com/SETYO ADI Kondisi Danau Sunter, Kamis (4/1/2018). Danau Sunter akan menjadi tempat diselenggarakannya festival danau Sunter Februari mendatang.
Dua hari setelah perayaan Tahun Baru, Sandiaga menggelar rapat bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait untuk menyelenggarakan Festival Danau Sunter. Setelah rapat, Sandiaga mengumukan dirinya akan berenang dan Susi akan paddling di Festival Danau Sunter. Rencananya, atlet-atlet nasional juga akan memeriahkan festival tersebut.

Sandiaga berharap festival ini bisa menunjukkan keindahan Danau Sunter.

Baca juga: Di Festival Danau Sunter, Sandiaga Akan Berenang, Menteri Susi "Paddling"

"Insya Allah ini jadi percontohan dengan fokus bukan lombanya, tetapi bagaimana DKI menjawab tantangan dari Ibu Menteri untuk membuat waduk, danau, situ yang ada di wilayah DKI menjadi cantik, indah, dan bisa digunakan untuk kebaikan dan fasilitas buat masyarakat," ujar Sandiaga.

Festival Danau Sunter ini direncanakan diselenggarakan pada Februari 2018.

Terus dibenahi

Kondisi danau Sunter, Kamis (4/1/2018). Danau Sunter akan menjadi tempat diselenggarakannya festival danau Sunter Februari mendatang.KOMPAS.com/SETYO ADI Kondisi danau Sunter, Kamis (4/1/2018). Danau Sunter akan menjadi tempat diselenggarakannya festival danau Sunter Februari mendatang.
SKPD terkait terus mempersiapkan Danau Sunter jelang pelaksanaan festival itu. Berdasarkan pantauan Kompas.com, pejabat Jakarta Utara beberapa kali meninjau Danau Sunter.

Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad mengatakan, persiapan yang dilakukan antara lain memeriksa kualitas air, perapihan kondisi sekitar danau, serta bekerja sama dengan unit kerja perangkat daerah (UKPD) terkait untuk mengamankan jalannya festival tersebut.

“Kualitas air akan diperiksa ke Dinas Lingkungan Hidup, kami sudah bersurat. Nanti akan dilihat hasil pemeriksaan kualitas airnya seperti apa, mungkin dalam waktu 2-3 minggu," ucap Husein saat meninjau Danau Sunter.

Ia berharap nantinya Danau Sunter memiliki rancangan besar agar lebih tertata. Pasalnya, danau ini berpotensi menjadi destinasi wisata di tengah kota.

Baca juga: Danau Sunter Terus Berbenah Jelang Pertandingan Sandi dan Menteri Susi

Kondisi bagian timur danau Sunter, Kamis (11/1/2018). Dinas Sumber daya air Jakarta Utara memperbaiki saluran air agar tidak merembes masuk ke dalam danau.Kompas.com/Setyo Adi Kondisi bagian timur danau Sunter, Kamis (11/1/2018). Dinas Sumber daya air Jakarta Utara memperbaiki saluran air agar tidak merembes masuk ke dalam danau.
"Danau Sunter perlu ditata sedemikian rupa supaya menarik. Ini bisa menjadi obyek wisata, sarana olahraga, kuliner hingga tempat mancing yang mengasyikkan bagi warga," kata Husein.

Danau Sunter masih dibenahi di sisi timur, tepatnya di sambungan saluran air oleh Suku Dinas Tata Air Jakarta Utara. Saluran air tersebut diturap agar air tidak merembes masuk ke danau.

Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara juga menyiagakan dua eskavator amfibi untuk membantu proses perapihan danau. Danau Sunter sisi timur yang kerap digunakan olahraga air memiliki kedalaman 8-10 meter. Danau ini tidak terhubung dengan saluran buangan warga sehingga tidak perlu pengerukan untuk menjaga kondisi danau.

Baca juga: Begini Kondisi Danau Sunter yang Akan Jadi Tempat Tanding Sandiaga dan Menteri Susi

Dua eskavator amphibi disiapkan di sisi utara danau Sunter, Jumat (12/1/2018)KOMPAS.com/Setyo Adi Dua eskavator amphibi disiapkan di sisi utara danau Sunter, Jumat (12/1/2018)
Festival Danau Sunter tidak hanya mengedepankan olahraga air, tetapi juga melestarikan ekosistem yang ada di sana. Berbagai kegiatan, seperti penebaran bibit ikan dan penanaman pohon, akan dilakukan untuk menjaga ekosistem danau.

Pemerintah Kota Jakarta Utara berencana menggelar kerja bakti massal pada Minggu (14/1/2018). Diharapkan, seluruh pengerjaan dapat mempercepat kesiapan Festival Danau Sunter.


Kompas TV Yang juga tengah jadi sorotan adalah tantangan dari Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti kepada Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X