Kompas.com - 17/01/2018, 07:24 WIB
Penulis Jessi Carina
|
EditorDian Maharani

Kemudian, koleksi yang ada di ruangan yang terbakar kebanyakan adalah replika. Artinya, masih bisa dibuat kembali. Meskipun hal ini harus dipastikan lagi dan menunggu hasil inventarisasi pengelola museum. 

"Saya kira kita masih beruntung karena beberapa koleksi-koleksi yang asli seperti kapal perahu Papua, itu masih ada dan masih bertahan, masih terselamatkan. Tidak semua gedung terbakar, hanya bagian atasnya," ujar Asep. 

Dugaan penyebab

Asep memang belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran itu. Namun, berdasarkan pengalamannya sebagai Ketua Tim Penilai untuk Standarisasi Museum di Indonesia, dia mengatakan bangunan Museum Bahari didominasi dengan kayu. Instalasi listrik yang korslet membakar kayu museum. 

"Museum Bahari kan kebanyakan kayu, mestinya instalasi kabel, tidak sembaragan dipasang, mesti ada jalur khusus sehingga tidak lewat plafon dan kayu-kayu itu. Prediksi awal kelihatannya dari konsleting listrik, tapi saya tidak berani menyimpulkan karena itu wewenang kepolisian," ujar Asep. 

Baca juga : 7 Fakta Museum Bahari Jakarta yang Terbakar

Asep hanya berharap ke depannya museum di Indonesia dilengkapi dengan sistem keamanan yang baik. Di Museum Bahari sendiri sebenarnya baru akan dipasang sistem pengamanan seperti sprinkle pemadam pada tahun ini. Namun, musibah terlanjur terjadi sebelum sistem itu terpasang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung kebakaran yang terjadi di Museum Bahari, Jakarta Utara, Selasa (16/1/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung kebakaran yang terjadi di Museum Bahari, Jakarta Utara, Selasa (16/1/2018).

Kronologi

Kebakaran dilaporkan pukul 08.55. Puluhan pemadam kebakaran pun langsung mendatangi lokasi setelah mendapat laporan tersebut.

Kemarin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi langsung lokasi kebakaran itu. Anies mengatakan museum sebenarnya punya alat pemadam yang cukup.

"Tapi apinya sudah terlanjur besar," ujar Anies.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Babak Baru Anies Menuju RI-1: Dicalonkan Capres Nasdem, Meski Sempat Jadi Lawan Politik

Babak Baru Anies Menuju RI-1: Dicalonkan Capres Nasdem, Meski Sempat Jadi Lawan Politik

Megapolitan
Daftar Kecamatan, Kelurahan dan Kode Pos di Kabupaten Tangerang

Daftar Kecamatan, Kelurahan dan Kode Pos di Kabupaten Tangerang

Megapolitan
Pengamat Harap Revitalisasi Trotoar di Jakarta Dilanjutkan Penerus Anies

Pengamat Harap Revitalisasi Trotoar di Jakarta Dilanjutkan Penerus Anies

Megapolitan
Cara Beli Tiket Kapal Pelabuhan Muara Angke-Kepulauan Seribu

Cara Beli Tiket Kapal Pelabuhan Muara Angke-Kepulauan Seribu

Megapolitan
 Buntut Insiden Penusukan, Warga Pasang Spanduk Tolak Rentenir di Sukmajaya Depok

Buntut Insiden Penusukan, Warga Pasang Spanduk Tolak Rentenir di Sukmajaya Depok

Megapolitan
Soroti Penanganan Banjir, DPRD: Tangsel Tak Memiliki Master Plan Drainase yang Terintegrasi

Soroti Penanganan Banjir, DPRD: Tangsel Tak Memiliki Master Plan Drainase yang Terintegrasi

Megapolitan
Bukan Senpi, Pelaku Penembakan Linmas Dipastikan Pakai Air Soft Gun

Bukan Senpi, Pelaku Penembakan Linmas Dipastikan Pakai Air Soft Gun

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Dalam Bengkel di Tebet, Korban Diduga Sakit

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Dalam Bengkel di Tebet, Korban Diduga Sakit

Megapolitan
Marak Kasus Pemerkosaan di Jakut, Pemkot Didesak Bentuk Sparta

Marak Kasus Pemerkosaan di Jakut, Pemkot Didesak Bentuk Sparta

Megapolitan
Empat Tersangka Anggota Khilafatul Muslimin Segera Disidang, Ditempatkan di Sel Khusus

Empat Tersangka Anggota Khilafatul Muslimin Segera Disidang, Ditempatkan di Sel Khusus

Megapolitan
Cerita Warga Kapuk Lihat Kebakaran Melahap Rumah: Seperti Empang Penuh Api

Cerita Warga Kapuk Lihat Kebakaran Melahap Rumah: Seperti Empang Penuh Api

Megapolitan
Langsung Kerja Lagi Usai Deklarasi Nasdem, Anies: Saya Masih Fokus Urus Jakarta

Langsung Kerja Lagi Usai Deklarasi Nasdem, Anies: Saya Masih Fokus Urus Jakarta

Megapolitan
Baim Wong dan Paula Dilaporkan Pakai Pasal 220 KUHP, Ancamannya 1 Tahun 4 Bulan Penjara

Baim Wong dan Paula Dilaporkan Pakai Pasal 220 KUHP, Ancamannya 1 Tahun 4 Bulan Penjara

Megapolitan
Spanduk Tolak Rentenir Terpasang di Kawasan Sukmajaya Depok, Ketua RT: Karena Sudah Meresahkan Warga

Spanduk Tolak Rentenir Terpasang di Kawasan Sukmajaya Depok, Ketua RT: Karena Sudah Meresahkan Warga

Megapolitan
20 Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar di Kapuk, Cengkareng

20 Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar di Kapuk, Cengkareng

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.