Serapan APBD DKI Baru 6 Persen, Taufik Sebut Perencanaan Pemprov Kurang Baik

Kompas.com - 27/02/2018, 11:54 WIB
Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PKS Triwisaksana dan Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Partai Gerindra M Taufik di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (27/2/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARWakil Ketua DPRD dari Fraksi PKS Triwisaksana dan Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Partai Gerindra M Taufik di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (27/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan, penyerapan APBD DKI 2018 masih rendah. Dia menyebut baru enam persen APBD yang diserap Pemprov DKI.

"Serapan yang kami nilai pada triwulan pertama ini masih rendah karena itu kita masih dorong agar serapannya baik," ujar Taufik usai coffee morning dengan Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota, Selasa (27/2/2018).

Taufik menilai, Pemprov DKI harus segera melakukan evaluasi agar penyerapan anggaran dapat lebih baik lagi.

"Evaluasi eksekutif saya kira itu segera dilakukan. Kami melihat dari faktor perencanaan yang menurut saya kurang baik, ke depan enggak boleh lagi," ucap dia.

Baca juga : Tim Pengawas Penyerapan Anggaran DKI Mulai Bekerja Besok

Taufik mengatakan, nantinya DPRD DKI akan berkomunikasi dengan para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mendiskusikan permasalahan tersebut.

"Jadi kita enggak mau lagi ada seperti yang disampaikan Menkeu bulan November uang DKI di bank (ada) Rp 20 triliun. Enggak boleh lagi besar di ujung, kalau besar diujung nanti penyimpangan banyak," kata Taufik.

Baca juga : Sekda DKI Prediksi Penyerapan Anggaran 2017 Naik Dibanding Tahun Lalu

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Megapolitan
Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Megapolitan
Usut Kasus Kematian Wartawan Metro TV, Polisi Periksa 12 Saksi

Usut Kasus Kematian Wartawan Metro TV, Polisi Periksa 12 Saksi

Megapolitan
Ada Luka Tusuk di Leher dan Paha Yodi Prabowo, Editor Metro TV yang Ditemukan Tewas

Ada Luka Tusuk di Leher dan Paha Yodi Prabowo, Editor Metro TV yang Ditemukan Tewas

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan Dinilai Langgar Disiplin PNS karena Terbitkan E-KTP Djoko Tjandra

Lurah Grogol Selatan Dinilai Langgar Disiplin PNS karena Terbitkan E-KTP Djoko Tjandra

Megapolitan
Fakta Eksploitasi 305 Anak oleh WN Prancis, Bisa Bahasa Indonesia hingga Rehabilitasi Korban...

Fakta Eksploitasi 305 Anak oleh WN Prancis, Bisa Bahasa Indonesia hingga Rehabilitasi Korban...

Megapolitan
Fakta Tewasnya Editor Metro TV yang Ditemukan di Pinggir Tol Pesanggrahan

Fakta Tewasnya Editor Metro TV yang Ditemukan di Pinggir Tol Pesanggrahan

Megapolitan
Fakta Mobil Terjun ke Kalimalang, Sopir Diduga Mengantuk yang Berujung Tewasnya Ibu dan Anak

Fakta Mobil Terjun ke Kalimalang, Sopir Diduga Mengantuk yang Berujung Tewasnya Ibu dan Anak

Megapolitan
Saat Pandemi, Kelompok Tani Wanita Sunter Agung Panen Sawi 40 Kilogram

Saat Pandemi, Kelompok Tani Wanita Sunter Agung Panen Sawi 40 Kilogram

Megapolitan
Fakta Tiga Pilot Ditangkap Polisi karena Pakai Sabu, Ada yang Kerja untuk Maskapai Pemerintah

Fakta Tiga Pilot Ditangkap Polisi karena Pakai Sabu, Ada yang Kerja untuk Maskapai Pemerintah

Megapolitan
Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X