3 Tahun Beroperasi, Toko Obat Ilegal di Bekasi Timur Digerebek Polisi

Kompas.com - 01/03/2018, 05:33 WIB
Kapolsek Bekasi Timur Kompol Agung Iswanto saat rilis kasus di Mapolsek Bekasi Timur Rabu (28/2/2018) Kompas.com/Setyo AdiKapolsek Bekasi Timur Kompol Agung Iswanto saat rilis kasus di Mapolsek Bekasi Timur Rabu (28/2/2018)

BEKASI, KOMPAS.com - Polisi menggerebek sebuah toko obat di jalan Ki Mangun Sarkoro, Bekasi Timur, Sabtu (24/2/2018) lalu. Toko obat ini dilaporkan warga karena kerap menjual obat keras kepada para remaja tanpa menggunakan resep dokter.

Dari toko tersebut polisi menahan tiga tersangka berinisial AY (27), NI (21), dan M (43).

"Ini mengakunya sudah berjalan tiga tahun. Tersangka M yang jadi pengelola dan memasok obat, AY dan NI yang melayani pembeli," kata Kapolsek Bekasi Timur Kompol Agung Iswanto di Mapolsek Bekasi Timur, Rabu kemarin.

Jenis obat yang dijual antara lain tramadol seharga Rp 10.000 per 3 butir, eximer Rp 20.000 per butir dan dikemas dalam plastik.

"Lalu ada alparzolam Rp 30.000 untuk 5 butir. Ini termasuk narkotika golongan empat," ucap Agung.

Dari bisnis ini para pelaku mengantongi keuntungan sebesar Rp 2,2 juta per hari. Konsumennya diketahui dari kalangan pemuda dan pelajar.

Dari pemeriksaan polisi, M mendapat obat-obatan dari sesorang bernama Herman. Herman kini tak bisa dihubungi dan tengah dicari polisi.

"Mungkin untuk memutus mata rantai pemasok. Pengakuan ini juga masih terus kami dalami," ucap Agung.

Barang bukti yang diamankan antara lain 162 butir kapsul warna hijau kuning tranadol, 643 butir tramadol berwarna putih, 472 tablet eximer warna kuning, 32 butir alparzolam 50 mg dan 1 mg, 45 butir tablet tramadol 50 mg dan uang tunai Rp 2,238 juta.

Para tersangka dituntut dengan Pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan juncto pasal 55 ayat (1) KUHP dengan hukuman paling lama 15 tahun penjara.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekda DKI Minta Banjir Dinikmati, Politisi PDI-P: Rumah Dia Harus Kebanjiran Dulu

Sekda DKI Minta Banjir Dinikmati, Politisi PDI-P: Rumah Dia Harus Kebanjiran Dulu

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Evaluasi Izin Pendirian Apartemen hingga Gudang

Pemkot Bekasi Akan Evaluasi Izin Pendirian Apartemen hingga Gudang

Megapolitan
Nelayan Masih Beraktivitas di Sekitar Pulau Sebaru

Nelayan Masih Beraktivitas di Sekitar Pulau Sebaru

Megapolitan
Polisi Kesulitan Cari Pencuri Kaca Spion Mobil Quraish Shihab

Polisi Kesulitan Cari Pencuri Kaca Spion Mobil Quraish Shihab

Megapolitan
Polisi Gerebek Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung

Polisi Gerebek Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung

Megapolitan
68 Personel Kopaska Siaga Amankan Perairan Pulau Sebaru

68 Personel Kopaska Siaga Amankan Perairan Pulau Sebaru

Megapolitan
4 Tersangka Kasus Penipuan dan Skimming ATM di Jakarta Utara Ditangkap

4 Tersangka Kasus Penipuan dan Skimming ATM di Jakarta Utara Ditangkap

Megapolitan
Kisah Ibu Melahirkan di Planetarium, Ditolong Banyak Orang

Kisah Ibu Melahirkan di Planetarium, Ditolong Banyak Orang

Megapolitan
Polres Bandara Soekarno-Hatta Tangkap Penyebar Hoaks Virus Corona

Polres Bandara Soekarno-Hatta Tangkap Penyebar Hoaks Virus Corona

Megapolitan
Longsor di Area Pemakaman Bogor, Belasan Mayat Hilang

Longsor di Area Pemakaman Bogor, Belasan Mayat Hilang

Megapolitan
Pengacara Sopir Taksi Online yang Didakwa Merampok Ungkap Siapa Pelaku Sebenarnya

Pengacara Sopir Taksi Online yang Didakwa Merampok Ungkap Siapa Pelaku Sebenarnya

Megapolitan
Korban Banjir Minta Sekda DKI Tak Permainkan Perasaan Warga, Tak Ada Nikmatnya Kebanjiran

Korban Banjir Minta Sekda DKI Tak Permainkan Perasaan Warga, Tak Ada Nikmatnya Kebanjiran

Megapolitan
Tahun Ini, PT MRT Jakarta akan Bentuk Perusahaan Patungan Bidang TOD dan Ticketing

Tahun Ini, PT MRT Jakarta akan Bentuk Perusahaan Patungan Bidang TOD dan Ticketing

Megapolitan
Suka dan Duka Maulana, Penjaga Makam Terluas di Jakarta Barat

Suka dan Duka Maulana, Penjaga Makam Terluas di Jakarta Barat

Megapolitan
Polisi Tangguhkan Penahanan Penabrak Ibu Hamil hingga Tewas di Palmerah

Polisi Tangguhkan Penahanan Penabrak Ibu Hamil hingga Tewas di Palmerah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X