36 Diskotek di Jakarta Terindikasi Narkoba, BNN Kumpulkan Bukti

Kompas.com - 08/03/2018, 14:49 WIB
Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Pol Arman Depari di Solo, Jawa Tengah, Minggu (31/12/2017). KOMPAS.com/Labib ZamaniDeputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Pol Arman Depari di Solo, Jawa Tengah, Minggu (31/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional ( BNN) terus melakukan investigasi untuk mengumpulkan bukti-bukti yang selanjutnya akan dilakukan penindakan oleh pihak kepolisian terkait 36 diskotek di Jakarta yang terindikasi peredaran narkoba.

"Tentu ada langkah yang kami ambil. Kalau terkait penyidikan dan temukan bukti yang masuk kategori narkoba, akan kami evaluasi," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari di Kantor BNN, Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (8/3/2018).

Setelah investigasi dilakukan dan bukti-bukti dirasa cukup, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pihak kepolisian.

Baca juga : 36 Diskotek Edar Narkoba, BNN Kordinasi dengan BNNP dan Pemprov DKI

Sebab, BNN tidak memiliki wewenang untuk melakukan penindakan. Penindakan hanya bisa dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Perlu saya luruskan, menutup bukan kewenangan BNN. Kalau memang di sana ditemukan penyalahgunaan, akan kami koordinasikan," ucap Arman.

Ketika ditanya diskotek mana saja yang terindikasi ada peredaran narkoba, Arman masih enggan untuk menyebutkannya satu per satu.

"Tunggu tanggal mainnya," singkat Arman.

Baca juga : 36 Diskotek Jakarta Disebut Sarang Narkoba, Disparbud DKI Edarkan Surat

Sebelumnya, mantan Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso, yang akrab disapa Buwas mengatakan, dari 81 diskotek yang ada di DKI Jakarta, ada 36 diskotek yang terindikasi ada peredaran narkoba.

Temuan tersebut setelah pihaknya membuktikan adanya peredaran narkoba di 36 diskotek dengan menyuruh orang membeli narkoba di tempat-tempat tersebut.

"Dengan saya menggunakan orang lain membeli narkoba di diskotek itu dan terbukti," ucap Buwas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Minta PSSI Gandeng Satgas Covid-19 Buat Pertandingan Sepak Bola

Polisi Minta PSSI Gandeng Satgas Covid-19 Buat Pertandingan Sepak Bola

Megapolitan
Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Pemprov DKI Disarankan Percepat Vaksinasi Lansia

Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Pemprov DKI Disarankan Percepat Vaksinasi Lansia

Megapolitan
Pemprov DKI Persilakan Kementerian PUPR Mulai Normalisasi Sungai di Lahan yang Sudah Dibebaskan

Pemprov DKI Persilakan Kementerian PUPR Mulai Normalisasi Sungai di Lahan yang Sudah Dibebaskan

Megapolitan
Harga Pangan Naik, Pengusaha Warteg Dikhawatirkan Gulung Tikar

Harga Pangan Naik, Pengusaha Warteg Dikhawatirkan Gulung Tikar

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tak Beri Sanksi untuk Penolak Vaksinasi Covid-19

Pemkot Tangsel Tak Beri Sanksi untuk Penolak Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Sejumlah Warteg di Jabodetabek Pilih Tutup Sementara

Harga Cabai Naik, Sejumlah Warteg di Jabodetabek Pilih Tutup Sementara

Megapolitan
Pemkot Tangsel Coret Peserta Vaksinasi Covid-19 yang Tak Hadir Saat Penyuntikan

Pemkot Tangsel Coret Peserta Vaksinasi Covid-19 yang Tak Hadir Saat Penyuntikan

Megapolitan
Komnas Perempuan Imbau Korban Pelecehan Seksual Tak Sebarkan Bukti di Media Sosial

Komnas Perempuan Imbau Korban Pelecehan Seksual Tak Sebarkan Bukti di Media Sosial

Megapolitan
10 Pemuda Hendak Tawuran Ditangkap, 21 Celurit dan Senjata Tajam Disita

10 Pemuda Hendak Tawuran Ditangkap, 21 Celurit dan Senjata Tajam Disita

Megapolitan
Kasus Pelecehan 2 Karyawati oleh Bos, Komnas Perempuan: Polisi Harus Pakai Perspektif Korban

Kasus Pelecehan 2 Karyawati oleh Bos, Komnas Perempuan: Polisi Harus Pakai Perspektif Korban

Megapolitan
Ditendang Satpol PP Saat Bermain di Trotoar, Pemain Skateboard: Kita Tidak Punya Tempat yang Memadai

Ditendang Satpol PP Saat Bermain di Trotoar, Pemain Skateboard: Kita Tidak Punya Tempat yang Memadai

Megapolitan
Harga Daging Sapi Belum Turun Sejak Januari, Pedagang Khawatir Ada Lonjakan Saat Lebaran

Harga Daging Sapi Belum Turun Sejak Januari, Pedagang Khawatir Ada Lonjakan Saat Lebaran

Megapolitan
Pembebasan Lahan Normalisasi Sungai Jakarta Mandek karena Dana Pinjaman Belum Cair

Pembebasan Lahan Normalisasi Sungai Jakarta Mandek karena Dana Pinjaman Belum Cair

Megapolitan
Pengusaha Rumah Makan Padang Keluhkan Kenaikan Harga Cabai

Pengusaha Rumah Makan Padang Keluhkan Kenaikan Harga Cabai

Megapolitan
Laga Timnas U22 Vs Tira Persikabo Batal, Polisi: Izinnya Pagi, Pertandingan Sore

Laga Timnas U22 Vs Tira Persikabo Batal, Polisi: Izinnya Pagi, Pertandingan Sore

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X