Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saksi Terakhir Persidangan Gugatan Cerai Ahok Berhalangan Hadir

Kompas.com - 14/03/2018, 10:49 WIB
David Oliver Purba,
Ana Shofiana Syatiri

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com — Sidang gugatan perceraian mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terhadap istrinya, Veronica Tan, kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (14/3/2018).

Persidangan hari ini hanya dihadiri salah satu anggota kuasa hukum Ahok, Josefina Agatha Syukur. Sidang yang dimulai pukul 10.00 itu hanya berlangsung sekitar 5 menit. Satu saksi yang rencananya dihadirkan pihak Ahok batal hadir.

"Tinggal satu saksi lagi, tidak bisa datang hari ini karena tidak bisa meninggalkan urusannya," ujar Josefina seusai persidangan di PN Jakarta Utara.

Meski enggan mengungkapkan identitas saksi tersebut, Josefina mengatakan, saksi yang harusnya hadir itu sangat paham mengenai permasalahan yang terjadi antara Ahok dan Veronica.

Baca juga: Surat Cinta Ahok dan Balasan Veronica Diajukan sebagai Bukti

Menurut rencana, saksi tersebut akan kembali dihadirkan pada Rabu pekan depan. Jika saksi tak juga bisa hadir, persidangan akan dilanjutkan pada tahap kesimpulan.

"Minggu depan lihat kondisinya, kalau bisa hadir ya hadir. Ini saksi terakhir, kalau tidak bisa hadir ya kami langsung ke kesimpulan. Tidak ada bukti baru," ujar Josefina.

Baca juga: Kuasa Hukum Bawa Bukti Adanya Masalah Pribadi antara Ahok dan Veronica

Ahok menggugat cerai Veronica ke PN Jakarta Utara pada Januari lalu. Alasannya karena masalah keluarga yang telah terjadi sejak tujuh tahun lalu.

Pihak keluarga telah berusaha mendamaikan keduanya. Namun, tidak berhasil dan Ahok tetap menggugat cerai Veronica.

Baca juga: Sidang Gugatan Cerai, Mediator Ahok dan Veronica Menjadi Saksi

Dalam persidangan, Ahok diwakili kuasa hukumnya karena saat ini masih menjalani masa tahanan di Rutan Mako Brimob Depok terkait kasus penodaan agama.

Adapun Veronica tidak pernah hadir dan hanya menitipkan surat ke majelis hakim yang berisi pernyataan menyerahkan seluruh keputusan kepada kebijaksanaan hakim.

Selain menyerahkan bukti dokumen berupa foto dan chat WhatsApp, kuasa hukum Ahok telah menghadirkan tiga saksi.

Dua saksi berasal dari staf Ahok dan satu saksi lainnya merupakan pendeta yang juga memediasi Ahok dan Veronica. Selain menggugat cerai Veronica, Ahok juga menuntut hak asuh anak.

Baca juga: Apa Pertimbangan Hakim Minta Ahok Hadiri Sidang Cerai?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Cara Urus NIK DKI yang Dinonaktifkan, Cukup Bawa Surat Keterangan Domisili dari RT

Cara Urus NIK DKI yang Dinonaktifkan, Cukup Bawa Surat Keterangan Domisili dari RT

Megapolitan
Heru Budi Harap Groundbreaking MRT East-West Bisa Terealisasi Agustus 2024

Heru Budi Harap Groundbreaking MRT East-West Bisa Terealisasi Agustus 2024

Megapolitan
Daftar Pencalonan Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohamad Mengaku Dipaksa Maju Pilkada 2024

Daftar Pencalonan Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohamad Mengaku Dipaksa Maju Pilkada 2024

Megapolitan
Misteri Sosok Mayat Perempuan dalam Koper, Bikin Geger Warga Cikarang

Misteri Sosok Mayat Perempuan dalam Koper, Bikin Geger Warga Cikarang

Megapolitan
Kekejaman Nico Bunuh Teman Kencan di Kamar Kos, Buang Jasad Korban ke Sungai hingga Hanyut ke Pulau Pari

Kekejaman Nico Bunuh Teman Kencan di Kamar Kos, Buang Jasad Korban ke Sungai hingga Hanyut ke Pulau Pari

Megapolitan
Ulah Sindikat Pencuri di Tambora, Gasak 37 Motor dalam 2 Bulan untuk Disewakan

Ulah Sindikat Pencuri di Tambora, Gasak 37 Motor dalam 2 Bulan untuk Disewakan

Megapolitan
Upaya Chandrika Chika dkk Lolos dari Jerat Hukum, Ajukan Rehabilitasi Usai Ditangkap karena Narkoba

Upaya Chandrika Chika dkk Lolos dari Jerat Hukum, Ajukan Rehabilitasi Usai Ditangkap karena Narkoba

Megapolitan
Mochtar Mohamad Ajukan Diri Jadi Calon Wali Kota Bekasi ke PDIP

Mochtar Mohamad Ajukan Diri Jadi Calon Wali Kota Bekasi ke PDIP

Megapolitan
Keluarga Ajukan Rehabilitasi, Chandrika Chika dkk Jalani Asesmen di BNN Jaksel

Keluarga Ajukan Rehabilitasi, Chandrika Chika dkk Jalani Asesmen di BNN Jaksel

Megapolitan
Banyak Warga Protes NIK-nya Dinonaktifkan, padahal 'Numpang' KTP Jakarta

Banyak Warga Protes NIK-nya Dinonaktifkan, padahal "Numpang" KTP Jakarta

Megapolitan
Dekat Istana, Lima dari 11 RT di Tanah Tinggi Masuk Kawasan Kumuh yang Sangat Ekstrem

Dekat Istana, Lima dari 11 RT di Tanah Tinggi Masuk Kawasan Kumuh yang Sangat Ekstrem

Megapolitan
Menelusuri Kampung Kumuh dan Kemiskinan Ekstrem Dekat Istana Negara...

Menelusuri Kampung Kumuh dan Kemiskinan Ekstrem Dekat Istana Negara...

Megapolitan
Keluh Kesah Warga Rusun Muara Baru, Mulai dari Biaya Sewa Naik hingga Sulit Urus Akta Kelahiran

Keluh Kesah Warga Rusun Muara Baru, Mulai dari Biaya Sewa Naik hingga Sulit Urus Akta Kelahiran

Megapolitan
Nasib Malang Anggota TNI di Cilangkap, Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Bawah Pohon

Nasib Malang Anggota TNI di Cilangkap, Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Bawah Pohon

Megapolitan
Bursa Cagub DKI Jakarta Kian Ramai, Setelah Ridwan Kamil dan Syahroni, Kini Muncul Ahok hingga Basuki Hadimuljono

Bursa Cagub DKI Jakarta Kian Ramai, Setelah Ridwan Kamil dan Syahroni, Kini Muncul Ahok hingga Basuki Hadimuljono

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com