Tutup Sense dan Exotic, Pemprov DKI Kerahkan Para Srikandi Satpol PP

Kompas.com - 19/04/2018, 08:45 WIB
Anggota Satpol PP perempuan dikerahkan untuk menutup Sense dan Exotic. Apel pasukannya digelar di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/4/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Anggota Satpol PP perempuan dikerahkan untuk menutup Sense dan Exotic. Apel pasukannya digelar di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/4/2018).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Satuan Polisi Pamong Praja perempuan dikerahkan untuk menutup Sense Karaoke dan Diskotek Exotic. Apel pasukannya dilakukan pagi ini dengan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menegakkan peraturan daerah. Kalian siap?" tanya Sandiaga.

"Siap!" jawab para anggota Satpol PP.

Satpol PP perempuan sebelumnya juga dikerahkan pada saat penutupan Alexis. Mereka berhadapan dengan penjaga keamanan yang ada di Alexis. Hari ini, mereka akan mengulang aksinya itu di Sense dan Exotic.

Baca juga: Hari Ini, Pemprov DKI Tutup Diskotek Exotic dan Sense Karaoke

Sandiaga mengatakan, Satpol PP perempuan ini berhasil melaksanakan tugas dengan baik saat penutupan Alexis. Oleh karena itu, Sandi ingin tim yang sama menangani Sense dan Exotic. Ada 60 srikandi Satpol PP yang dikerahkan dan disebar ke Sense dan Exotic.

"Sekarang tugasnya dua kali lebih berat karena ada dua tempat. Kami kerahkan 60 petugas Satpol PP," ujar Sandiaga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peringatan penutupan Diskotek Exotic dilayangkan setelah seorang pria bernama Sudirman (41) ditemukan meninggal karena diduga overdosis narkoba, Senin (2/4/2018).

Berdasarkan hasil penyelidikan, korban memiliki riwayat penyakit jantung dan keluarga menolak korban diotopsi terkait dugaan narkoba.

Sementara karaoke Sense diputuskan ditutup setelah Pemprov DKI menemukan sabu, ekstasi, ganja, dan ketamin di sana. BNN mengamankan 36 pengunjung dan pegawai Sense Karaoke.

Surat pencabutan izin usaha Sense Karaoke dan Diskotek Exotic keluar pada Kamis, 12 April 2018. Dua tempat hiburan itu diberi waktu lima hari untuk merapikan sendiri tempat usaha mereka. Setelah itu, Pemprov DKI akan resmi menutup tempat tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jeff Smith Kembali Terjerat Kasus Narkoba: Pernah Tertangkap dan Konsumsi Sejak Lulus SMA

Jeff Smith Kembali Terjerat Kasus Narkoba: Pernah Tertangkap dan Konsumsi Sejak Lulus SMA

Megapolitan
Tunadaksa Jatuh dan Terlindas di Cengkareng, Diduga karena Tongkat Senggol Crane

Tunadaksa Jatuh dan Terlindas di Cengkareng, Diduga karena Tongkat Senggol Crane

Megapolitan
Kontraktor Sebut Tak Semua Air Bisa Meresap ke Dalam Sumur Resapan karena Hal Ini

Kontraktor Sebut Tak Semua Air Bisa Meresap ke Dalam Sumur Resapan karena Hal Ini

Megapolitan
Ambles lalu Diaspal, Performa Sumur Resapan di Lebak Bulus Diklaim Tak Berkurang

Ambles lalu Diaspal, Performa Sumur Resapan di Lebak Bulus Diklaim Tak Berkurang

Megapolitan
Polda Metro Jaya Benarkan Artis Jeff Smith Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Polda Metro Jaya Benarkan Artis Jeff Smith Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Polisi: Pengendara Motor yang Terlindas Crane di Cengkareng Seorang Tunadaksa

Polisi: Pengendara Motor yang Terlindas Crane di Cengkareng Seorang Tunadaksa

Megapolitan
1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tangkap Artis Peran Berinisial JS Terkait Kasus Narkoba

Polda Metro Jaya Tangkap Artis Peran Berinisial JS Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran di Tambora yang Tewaskan 5 Orang

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran di Tambora yang Tewaskan 5 Orang

Megapolitan
Polisi Sebut 5 Orang Tewas karena Terjebak dalam Kebakaran di Tambora

Polisi Sebut 5 Orang Tewas karena Terjebak dalam Kebakaran di Tambora

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Atribut Ormas di Semua Wilayah

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Atribut Ormas di Semua Wilayah

Megapolitan
Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Megapolitan
Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Megapolitan
Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Megapolitan
4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.