Mempelajari Sejarah Rumah Si Pitung, Rumah yang Tak Pernah Dihuni Si Pitung...

Kompas.com - 12/05/2018, 09:46 WIB
Sejumlah koleksi yang dipamerkan di Rumah Si Pitung, Marunda, Jakarta Utara. KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan DSejumlah koleksi yang dipamerkan di Rumah Si Pitung, Marunda, Jakarta Utara.

Sejak saat itu, Si Pitung berguru ke sebuah perguruan silat pimpinan Haji Naipin yang beralamat di Rawa Belong, Jakarta Barat.

Sukma menuturkan, perguruan itu bernama Pituan Pitulung yang disingkat menjadi Pitung.

Di sanalah Ahmad Nitikusumah mendapat julukan sebagai Si Pitung.

Baca juga: Agus Kunjungi Makam Si Pitung

"Ahmad Nitikusumah dibilang Si Pitung karena dia yang paling jago, paling lihai, dan paling sering melawan Belanda," katanya. 

Meski dikenal sebagai perampok, Si Pitung tidak mengambil semua harta perampokan.

Ia membagikan hasil rampokan yang kepada rakyat yang ditemuinya.

Baca juga: Jejak Sunyi Si Pitung di Marunda

"Jadi Si Pitung ini dianggap pemberontak oleh Belanda, tetapi buat orang-orang Betawi dianggap pahlawan," kata Sukma.

Tak tercatat sejarah

Bagian kamar tidur di Rumah Si Pitung, Marunda, Jakarta UtaraKOMPAS.COM/Ardito Ramadhan D Bagian kamar tidur di Rumah Si Pitung, Marunda, Jakarta Utara
Meski sosoknya melegenda, kisah Si Pitung rupanya tidak tercatat oleh masyarakat Indonesia pada saat itu.

Bahkan, potret Si Pitung pun tidak pernah terekam.

"Kalau mau tahu gerakan Si Pitung pada masa itu, ya, dari koran-koran Belanda saja, koran kita (Indonesia) enggak ada yang menulis sama sekali. Terus enggak ada yang foto padahal fotografi sudah ada, lukisannya juga enggak ada," ucap Sukma. 

Baca juga: Jokowi-JK Kalah di Kawasan Rumah Si Pitung Marunda

Ia mengatakan, kisah Si Pitung terakhir tercatat pada 7 Juni 1896 oleh sebuah koran berbahasa Belanda.

Bagian beranda depan di Rumah Si Pitung, Marunda, Jakarta UtaraKOMPAS.COM/Ardito Ramadhan D Bagian beranda depan di Rumah Si Pitung, Marunda, Jakarta Utara
Si Pitung diberitakan ditangkap kompeni di kawasan Sungai Bambu, Jakarta Utara.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X