Ditlantas Polda Metro Petakan Titik Rawan Macet di Bulan Ramadhan - Kompas.com

Ditlantas Polda Metro Petakan Titik Rawan Macet di Bulan Ramadhan

Kompas.com - 17/05/2018, 11:34 WIB
Ilustrasi macetKOMPAS/AGUS SUSANTO Ilustrasi macet

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan, pihaknya telah memetakan titik-titik rawan kemacetan selama bulan Ramadhan tahun ini.

"Kami petakan per minggu. Untuk minggu pertama Ramadhan, kami prediksi tidak terlalu macet karena mereka pada buka puasa di rumah, sahur di rumah, shalat tarawih di rumah," ujar Yusuf, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (17/5/2018).

Sedangkan minggu kedua, lanjut Yusuf, titik kemacetan diprediksi terjadi di sekitar gedung-gedung perkantoran dan kawasan kuliner.

Baca juga: Sandiaga Usul PKL Tanah Abang Mobile, Pedagang Tak Yakin Bebas Macet

"Karena biasanya pada minggu-minggu itu banyak yang menggelar acara buka bersama," turur dia.

Memasuki minggu ketiga, masih menurut Yusuf, kemacetan akan terjadi di sekitar pusat perbelanjaan. Ia memprediksi, di minggu ketiga warga mulai mempersiapkan busana, makanan, dan kebutuhan lain untuk Lebaran.

Baca juga: BPJT: Solusi Macet Jalan Tol Ada di Polisi

Sedangkan pada minggu keempat, pihaknya akan memperkuat pengamanan di sejumlah stasiun, terminal, bandara, dan jalur-jalur mudik.

"Di minggu terakhir itu kami akan pusatkan pengamanan di titik kumpul mudik. Kami prediksi pusat kemacetannya di situ," sebut dia.

Baca juga: Atasi Macet Jakarta, Pemerintah Bakal Bangun Loop Line

Dalam mengantisipasi kemacetan, lanjut dia, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan penambahan personel untuk mengatur lalu lintas.

"Betul, kekuatan kami tambah. Sekitar 20 persen lah (Penambahan) personelnya," ujar dia.


Terkini Lainnya

Kronologi Penangkapan Bupati Cianjur, Dimulai Sejak Rabu Dini Hari

Kronologi Penangkapan Bupati Cianjur, Dimulai Sejak Rabu Dini Hari

Nasional
Orangtua Tak Izinkan Autopsi Jenazah, Polisi Kesulitan Cari Penyebab Kematian Eril Dardak

Orangtua Tak Izinkan Autopsi Jenazah, Polisi Kesulitan Cari Penyebab Kematian Eril Dardak

Regional
Rumah Orangtua Juru Parkir di Ciracas Dirusak Orang Tak Dikenal

Rumah Orangtua Juru Parkir di Ciracas Dirusak Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Adik Bupati Trenggalek Ditemukan Meninggal dengan Wajah Tertutup Plastik, Ini Penjelasan Polisi

Adik Bupati Trenggalek Ditemukan Meninggal dengan Wajah Tertutup Plastik, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Korupsi Dana Pendidikan Diduga Sudah Sejak Bupati Cianjur Periode Sebelumnya

Korupsi Dana Pendidikan Diduga Sudah Sejak Bupati Cianjur Periode Sebelumnya

Nasional
KPK Minta Kakak Ipar Bupati Cianjur Segera Menyerahkan Diri

KPK Minta Kakak Ipar Bupati Cianjur Segera Menyerahkan Diri

Nasional
Suap untuk Bupati Cianjur Diberi Kode 'Cempaka'

Suap untuk Bupati Cianjur Diberi Kode "Cempaka"

Nasional
Ditangkap KPK, Bupati Cianjur Mundur dari Ketua DPW GP Nasdem Jabar

Ditangkap KPK, Bupati Cianjur Mundur dari Ketua DPW GP Nasdem Jabar

Nasional
Kaesang Pangarep Ajak Mahasiswa Berwirausaha: Tidak Harus Dunia Digital, 'Offline' Enggak Masalah

Kaesang Pangarep Ajak Mahasiswa Berwirausaha: Tidak Harus Dunia Digital, "Offline" Enggak Masalah

Regional
Bupati dan Kadis Cianjur Korupsi Dana Pendidikan 140 SMP

Bupati dan Kadis Cianjur Korupsi Dana Pendidikan 140 SMP

Nasional
Adik Bupati Trenggalek Meninggal di Kamar Indekos, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Adik Bupati Trenggalek Meninggal di Kamar Indekos, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Regional
McDonald's Bakal Kurangi Penggunaan Antibiotik pada Daging Sapi

McDonald's Bakal Kurangi Penggunaan Antibiotik pada Daging Sapi

Internasional
KPK Tetapkan Bupati Cianjur dan Kadis Pendidikan sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Cianjur dan Kadis Pendidikan sebagai Tersangka

Nasional
Cemburu, Pria Ini Bunuh Pacar Mantan Kekasihnya

Cemburu, Pria Ini Bunuh Pacar Mantan Kekasihnya

Regional
4.116 Lulusan Binus Siap Membangun Indonesia

4.116 Lulusan Binus Siap Membangun Indonesia

Edukasi

Close Ads X