Sandiaga Resmikan Pusat Oleh-oleh Betawi di Pasar Seni Ancol

Kompas.com - 13/06/2018, 17:57 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meninjau barang dagangan yang dijual di pusat oleh-oleh Betawi di Pasar Seni, Ancol, Rabu (13/6/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meninjau barang dagangan yang dijual di pusat oleh-oleh Betawi di Pasar Seni, Ancol, Rabu (13/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meresmikan pusat oleh-oleh kebudayaan Betawi di Pasar Seni, Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Rabu (13/6/2018).

Sandiaga mengatakan, pusat oleh-oleh tersebut bisa menjadi tempat para wisatawan untuk membawa pulang buah tangan khas Betawi.

"Kadang-kadang orang-orang, kan, bingung beli oleh-oleh Betawi di mana. Nah salah satunya sekarang bisa beli di Taman Impian Jaya Ancol, khususnya di Pasar Seni," kata Sandiaga dalam sambutannya.

Baca juga: Hidangan Betawi hingga Arab Disajikan Keluarga Zaskia Sungkar

Sandiaga menuturkan, toko tersebut dapat menjadi etalase bagi pengusaha usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengenalkan produk-produk mereka.

Sebab, pada liburan Lebaran tahun ini diperkirakan sebanyak 1,2 juta pengunjung yang memadati kawasan Ancol.

"Ini pasar yang sangat menjanjikan buat para UMKM. Di sinilah penciptaan lapangan kerja, bagian dari P5 Pemasaran bagi teman-teman OK OCE dan UMKM," kata Sandiaga.

Baca juga: Alunan Musik dan Seni Betawi Menemani Pemudik di Terminal Pulogebang

Toko yang dibangun atas kerja sama Pemprov DKI Jakarta, Ancol Taman Impian, dan OK OCE Smart tersebut mewadahi 42 UMKM di bidang cenderamata dan 60 UMKM di bidang kuliner.

Adapun produk-produk yang dijajakan di tempat tersebut antara lain bir pletok, roti buaya, dan kue serabi. 


Terkini Lainnya

Viral, Paus Fransiskus Menghindari Cincin di Tangannya Dicium

Viral, Paus Fransiskus Menghindari Cincin di Tangannya Dicium

Internasional
5 Fakta Kampanye Jokowi di Dumai dan Aceh, Jalan Kaki 1 Kilometer hingga Tunjukkan Plester di Tangan

5 Fakta Kampanye Jokowi di Dumai dan Aceh, Jalan Kaki 1 Kilometer hingga Tunjukkan Plester di Tangan

Regional
Amsterdam Segera Larang Tur Wisata ke Red Light District

Amsterdam Segera Larang Tur Wisata ke Red Light District

Internasional
Hari Keempat Kampanye Rapat Umum, Sandiaga Kunjungi Papua Barat

Hari Keempat Kampanye Rapat Umum, Sandiaga Kunjungi Papua Barat

Nasional
[POPULER NUSANTARA] Putra Wali Kota Risma Diperiksa di Polda Jatim | Belum Dilantik, Gubernur Maluku Tetap Dukung Jokowi Ma'ruf

[POPULER NUSANTARA] Putra Wali Kota Risma Diperiksa di Polda Jatim | Belum Dilantik, Gubernur Maluku Tetap Dukung Jokowi Ma'ruf

Regional
Pembunuhan Sadis Calon Pendeta di OKI, Pelaku Pakai Topeng hingga Murid Korban Selamat setelah Dikira Tewas

Pembunuhan Sadis Calon Pendeta di OKI, Pelaku Pakai Topeng hingga Murid Korban Selamat setelah Dikira Tewas

Regional
Kritik Prabowo soal Indonesia Timur dan Respons Kubu Jokowi

Kritik Prabowo soal Indonesia Timur dan Respons Kubu Jokowi

Nasional
Venezuela Mati Lampu, Maduro Salahkan 'Teroris'

Venezuela Mati Lampu, Maduro Salahkan "Teroris"

Internasional
Boeing 737 MAX Milik Southwest Airlines Mendarat Darurat di Orlando

Boeing 737 MAX Milik Southwest Airlines Mendarat Darurat di Orlando

Internasional
Lawan Korupsi, Parpol Bisa Apa?

Lawan Korupsi, Parpol Bisa Apa?

Nasional
Wagub Sumut: Ekspor Jangan Hanya Menguntungkan Eksportir

Wagub Sumut: Ekspor Jangan Hanya Menguntungkan Eksportir

Regional
Copot Baju dan Baret, Relawan Prabowo-Sandi Beralih Dukung Jokowi

Copot Baju dan Baret, Relawan Prabowo-Sandi Beralih Dukung Jokowi

Regional
Teriakan Bocah 9 Tahun yang Lolos dari Pembunuh Calon Pendeta di OKI: Tolong Tante Diculik

Teriakan Bocah 9 Tahun yang Lolos dari Pembunuh Calon Pendeta di OKI: Tolong Tante Diculik

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Fadli Zon: Jokowi Merasa Difitnah, Padahal yang Lebih Banyak Dituduh Prabowo

Fadli Zon: Jokowi Merasa Difitnah, Padahal yang Lebih Banyak Dituduh Prabowo

Nasional

Close Ads X