3 Ekor Ayam Digunakan untuk Pancing Buaya di Kali Grogol

Kompas.com - 28/06/2018, 13:37 WIB
Tiga ekor ayam digantung di sungai untuk memancing buaya muara di Kali Grogol, Jakarta Barat Kamis (28/6/2018). RIMA WAHYUNINGRUMTiga ekor ayam digantung di sungai untuk memancing buaya muara di Kali Grogol, Jakarta Barat Kamis (28/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Upaya pencarian dan penangkapan buaya muara di Kali Grogol, Jakarta Barat, Kamis (28/6/2018), dilakukan dengan menggunakan tiga ekor ayam yang digantung di jembatan penghubung kali. Ayam-ayam itu digantung untuk memancing buaya muncul ke permukaan.

Pencarian buaya di daerah itu berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga siang.

"Kami sudah berusaha pancing dengan ayam. Tiga ayam hidup digantung tiap sudut. Enggak dimakan," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulanagan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Rompis Romlih, di lokasi.

Baca juga: Dugaan KLHK soal Kemunculan Buaya Muara di 2 Lokasi di Jakarta

Ayam-ayam tersebut diikat dan digantung dengan harapan buaya keluar dan memakannya. Para petugas bahkan menyiapkan seekor ayam cadangan yang akan digunakan jika diperlukan.

Rompis menolak cara penangkapan dengan menggunakan alat tembak dan bius.

Selain memancing dengan ayam hidup, dua tim pencari diturunkan. Mereka menyisir di titik awal buaya ditemukan dekat Stasiun Grogol hingga sejauh 500 meter.

Ada pula anggota dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang turun menyusuri kali.

Keberadaa buaya di Kali Grogol pertama kali diketahui Rabu kemarin. Sejumlah orang yang melihat telah menyatakan bahwa buaya muncul berkali-kali yang diprediksi berjumlah tiga ekor pada pukul 10.00 - 14.00 WIB.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Megapolitan
Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Megapolitan
Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Megapolitan
Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Megapolitan
PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Megapolitan
PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Megapolitan
Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Megapolitan
Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Megapolitan
Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Megapolitan
Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Megapolitan
Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X