Pernah Mundur di Era Ahok, Rustam Effendi Diusulkan Jadi Wali Kota Jakbar

Kompas.com - 05/07/2018, 11:47 WIB
Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi saat penertiban kawasan Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/2/2016). KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COMWali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi saat penertiban kawasan Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/2/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi disebut-sebut akan dilantik sebagai Wali Kota Jakarta Barat.

Artinya, Rustam Effendi akan menggantikan posisi Anas Effendi yang kini menjabat Wali Kota Jakarta Barat.

"Rustam Effendi memang diusulkan jadi wali kota lagi menggantikan Anas Effendi," ujar anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono ketika dihubungi, Kamis (5/7/2018).

Baca juga: Rustam Effendi, Mundur Era Ahok, Kembali Jadi Pejabat Era Anies

Nama Rustam sudah diusulkan ke DPRD DKI Jakarta.

Rustam pernah memimpin Jakarta Utara hingga April 2016.

Rustam menjadi wali kota dan ikut menyukseskan sejumlah program mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ketika itu.

Baca juga: Rustam Effendi Mengaku Tak Tahu Akan Dilantik Anies Jadi Kepala Biro

Penertiban di kawasan prostitusi Kalijodo tidak lepas dari peran Rustam.

Namun, tidak lama setelah itu, Rustam mengundurkan diri dari jabatan setelah beberapa kali dipermasalahkan Ahok.

Ahok pernah menyebut kinerja Rustam lambat karena tidak juga menertibkan permukiman liar di kolong Tol Ancol.

Baca juga: Rustam Effendi: Saya Tidak Pernah Musuhi Ahok, cuma...

Ahok juga menuding Rustam mendukung pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, yang saat itu merupakan bakal calon gubernur DKI Jakarta.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Dishub DKI Antisipasi Penumpukan Penumpang Jelang Sanksi Gage

Cara Dishub DKI Antisipasi Penumpukan Penumpang Jelang Sanksi Gage

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Perempuan di Margonda Residence

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Perempuan di Margonda Residence

Megapolitan
Anies Sebut Toa Peringatan Banjir Banyak yang Tidak Berfungsi, BPBD Jangan Beli Lagi

Anies Sebut Toa Peringatan Banjir Banyak yang Tidak Berfungsi, BPBD Jangan Beli Lagi

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya, 2.031 Pengendara Kena Tilang di Kabupaten Bekasi

Operasi Patuh Jaya, 2.031 Pengendara Kena Tilang di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Polisi Saran Pembebasan Lahan di Kecamatan Pinang Ditunda agar Tak Terjadi Keributan

Polisi Saran Pembebasan Lahan di Kecamatan Pinang Ditunda agar Tak Terjadi Keributan

Megapolitan
Polisi Olah TKP dan Periksa Saksi Perampokan Warung Sembako di Ciracas

Polisi Olah TKP dan Periksa Saksi Perampokan Warung Sembako di Ciracas

Megapolitan
Polisi Tangkap Penyerang Kantor Kecamatan Pinang yang Bawa Senjata Tajam

Polisi Tangkap Penyerang Kantor Kecamatan Pinang yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Tujuh Pegawai Positif Covid-19, Kantor BNN Jakut Tetap Beroperasi

Tujuh Pegawai Positif Covid-19, Kantor BNN Jakut Tetap Beroperasi

Megapolitan
Polisi Temukan Fakta Berbeda dengan Pengakuan Pembunuh Perempuan di Margonda Residence

Polisi Temukan Fakta Berbeda dengan Pengakuan Pembunuh Perempuan di Margonda Residence

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan Ratusan Kios di Pasar Timbul Tomang Tinggi

Kebakaran Hanguskan Ratusan Kios di Pasar Timbul Tomang Tinggi

Megapolitan
Ketangguhan Elita Gafar, Ditinggal Suami karena Tak Selevel, Berjuang Sendiri Biayai 6 Adik...

Ketangguhan Elita Gafar, Ditinggal Suami karena Tak Selevel, Berjuang Sendiri Biayai 6 Adik...

Megapolitan
Perjuangan Deasy, Narik Ojol Ditemani Anak demi Sambung Hidup

Perjuangan Deasy, Narik Ojol Ditemani Anak demi Sambung Hidup

Megapolitan
Reaktif Covid-19, 3 Polisi dan 2 PHL Polsek Kemayoran Langsung Jalani Swab Test

Reaktif Covid-19, 3 Polisi dan 2 PHL Polsek Kemayoran Langsung Jalani Swab Test

Megapolitan
Dulu Gunakan Toa untuk Peringatan Dini Banjir, Anies: Kenapa Kita Pakai Alat Ini?

Dulu Gunakan Toa untuk Peringatan Dini Banjir, Anies: Kenapa Kita Pakai Alat Ini?

Megapolitan
Viral, Video Warga Berkerumun Kepung Sepasang Pencuri di Cengkareng

Viral, Video Warga Berkerumun Kepung Sepasang Pencuri di Cengkareng

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X