Kompas.com - 10/07/2018, 12:38 WIB
Kondisi lahan pemakaman di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, tampak beraturan, Kamis (29/3/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIKondisi lahan pemakaman di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, tampak beraturan, Kamis (29/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Suatu hari di bulan Februari, Lasti Kurnia mencari petak makam untuk ayahnya yang meninggal.

Lasti dan kakaknya mengakses laman www.pertamananpemakaman.jakarta.go.id. Mereka berharap, mendapatkan informasi di tengah sulitnya mencari lahan makam yang terbatas di Jakarta.

Saat mengklik bagian ketersediaan petak makam di laman itu, Lasti dihadapkan pada daftar nama-nama TPU dengan banyak kotak oranye yang sama sekali tak ia pahami.

Ada tiga angka di dalam satu kotak, yakni angka di bagian atas, angka penunjuk harga di bawahnya, dan satu angka lagi di bagian bawah kotak.

Baca juga: Jakarta Terancam Krisis Lahan Makam 1,5 Tahun Lagi

"Kami itu cari TPU Joglo, TPU Tegal Alur, itu dia ada berupa kotak, ada angkanya, tapi itu enggak keterangan apa-apa," kata Lasti, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Hal lain yang membingungkan Lasti, kotak dalam laman itu tidak bisa diklik. Lasti merasa laman resmi milik Dinas Kehutanan DKI Jakarta itu tidak memberikan solusi.

Lasti dan keluarganya tetap harus datang langsung ke TPU untuk memastikan ketersediaan lahan dan kondisi petak makam yang kosong.

"Prosesnya jadinya manual, datang ke satu TPU, ngelihat lahannya. Kami merasa malam itu tuh tidak bisa memanfaatkan website itu karena tidak bisa mengklik apa-apa," ujar Lasti.

Setelah berkeliling ke sejumlah TPU, Lasti dan keluarga tidak menemukan petak makam yang sesuai keinginan mereka. Akhirnya, mereka memutuskan membeli lahan makam di kompleks pemakaman swasta.

Penjelasan Dinas Kehutanan DKI 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Megapolitan
Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Megapolitan
Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Megapolitan
Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Megapolitan
Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Megapolitan
Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Megapolitan
Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Megapolitan
Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Megapolitan
Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Megapolitan
Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Kepala Keluarga di Kecamatan Benda Jadi Korban Banjir

Lebih dari 1.000 Kepala Keluarga di Kecamatan Benda Jadi Korban Banjir

Megapolitan
Dagangan Senilai Rp 30 Juta Terendam Banjir di Tegal Alur, Pedagang: Seperempatnya Tidak Selamat

Dagangan Senilai Rp 30 Juta Terendam Banjir di Tegal Alur, Pedagang: Seperempatnya Tidak Selamat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Pastikan Stok Vaksin Cukup untuk Booster Selama Januari

Pemkot Bekasi Pastikan Stok Vaksin Cukup untuk Booster Selama Januari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.