Kompas.com - 20/09/2018, 11:39 WIB
Para peserta uji praktek pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM),C mengikuti arahan petugas di Satpas SIM, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (4/8/2014). KOMPAS.com/Abba GabrillinPara peserta uji praktek pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM),C mengikuti arahan petugas di Satpas SIM, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (4/8/2014).

DEPOK, KOMPAS.com - Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Depok Kompol Sutomo mengatakan, pihaknya akan menindak tegas anggota kepolisian yang terlibat percaloan surat izin mengemudi (SIM) di Satpas Polres Metro Depok (Pasar Segar). 

"Depok steril dari calo banyak testimoni dari tokoh masyarakat. Apabila ada anggota yang kedapatan jadi calo akan kami tindak sesuai aturan hukum yang berlaku," ucap Sutomo saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (20/9/2018).

Sutomo mengatakan, pelayanan SIM di Polresta Depok telah dijaga ketat untuk menghindari praktik percaloan. 

Baca juga: Ombudsman Temukan Paket Hemat Bikin SIM, Polres Tangerang Kota Nyatakan Bebas Calo

Pihaknya juga membuat pelatihan uji praktik di pelayanan pembuatan SIM untuk mempermudah masyarakat lolos ujian berkendara.

"Jadi untuk masyarakat di Depok, kami adakan pelatihan setiap Selasa dan Jumat agar masyarakat tahu etika sopan santun dan mahir saat berkendara di jalan," ujarnya.

Pemohon yang tidak lulus dapat mengulang kembali. Perbaikan pelayanan SIM, lanjut dia, terus diperbaiki.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Praktik Calo SIM Ditemukan di Satpas Jakut hingga Depok, Ini Tarifnya...

Perbaikan dilakukan untuk memberikan kemudahan pemohon SIM.

Proses pembuatan SIM harus mengikuti persyaratan yang sudah ditetapkan, mulai dari mengisi formulir pendaftaran, tes kesehatan, ujian teori, dan terakhir ujian praktik.

"Jika lulus semua, tinggal bayar administrasi ke bank kemudian difoto," ujar Sutomo. 

Baca juga: Ombudsman: Calo SIM di Satpas Tangerang Kota Juga Tawarkan Urus Penilangan

Sebelumnya, Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya menemukan praktik percaloan di Satpas SIM Polres Metro Depok (Pasar Segar) yang melibatkan polisi.

Kepala Ombudsman Jakarta Raya Teguh P Nugroho mengatakan, hal ini diketahui saat tim Ombudsman melakukan investigasi tertutup dengan mengawasi penyelenggaraan penerbitan SIM di Satpas SIM Polres Metro Depok.

Teguh mengatakan, sebelum tim Ombudsman masuk ke ruang pelayanan Satpas SIM, tim bertemu petugas di depan ruang pelayanan untuk menanyakan persyaratan pembuatan SIM baru.

Baca juga: Ombudsman: Polisi Arahkan Pemohon SIM ke Calo di Polrestro Depok

"Lalu, di dekat petugas itu datang calo yang menawarkan pembuatan SIM baru dan perpanjangan melalui calo tersebut," kata Teguh kepada Kompas.com, Selasa (18/9/2018).

Melihat calo yang terang-terangan menawarkan jasa pembuatan SIM baru di dekat polisi, tim Ombudsman pun menanyakan kepada petugas terkait kebenaran informasi yang disampaikan calo tersebut bahwa ia dapat membuatkan SIM.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di RSUD Kota Bekasi Terisi 100 Persen

Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di RSUD Kota Bekasi Terisi 100 Persen

Megapolitan
Anies: Seluruh Kegiatan di Jakarta Harus Tutup Pukul 9 Malam

Anies: Seluruh Kegiatan di Jakarta Harus Tutup Pukul 9 Malam

Megapolitan
Polisi Klaim Pernah Tangani Kasus Dugaan Pungli di Pondok Aren

Polisi Klaim Pernah Tangani Kasus Dugaan Pungli di Pondok Aren

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Covid -19, Dinkes Kota Bekasi Tambah 1 Hall Isolasi di Stadion Patriot

Antisipasi Lonjakan Covid -19, Dinkes Kota Bekasi Tambah 1 Hall Isolasi di Stadion Patriot

Megapolitan
Rumah Kosong di Kota Tangerang Dibobol Pencuri, Tabungan untuk Beli Mobil Hilang

Rumah Kosong di Kota Tangerang Dibobol Pencuri, Tabungan untuk Beli Mobil Hilang

Megapolitan
Baru Buka Satu Hari, Tower 8 Wisma Atlet Pademangan Terima 662 Pasien Covid-19

Baru Buka Satu Hari, Tower 8 Wisma Atlet Pademangan Terima 662 Pasien Covid-19

Megapolitan
3 Pembobol Rumah Kosong Bawa Airsoft Gun Saat Beraksi di Kota Tangerang

3 Pembobol Rumah Kosong Bawa Airsoft Gun Saat Beraksi di Kota Tangerang

Megapolitan
Anies Dinilai Sulit Tarik Rem Darurat untuk Tangani Covid-19

Anies Dinilai Sulit Tarik Rem Darurat untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemohon Diimbau Perpanjang SIM Pakai SINAR

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemohon Diimbau Perpanjang SIM Pakai SINAR

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Akan Pusatkan Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Satu Titik

Wali Kota Bekasi Akan Pusatkan Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Satu Titik

Megapolitan
Pemerintah Masih Punya Utang Rp 11 Triliun ke Rumah Sakit di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Pemerintah Masih Punya Utang Rp 11 Triliun ke Rumah Sakit di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Anggota Ormas di Pondok Aren Usai Surat Keluhan Pedagang Viral

Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Anggota Ormas di Pondok Aren Usai Surat Keluhan Pedagang Viral

Megapolitan
Keterisian Wisma Atlet Tembus 78,6 Persen, Rusun Nagrak Siap Jadi Tempat Isolasi

Keterisian Wisma Atlet Tembus 78,6 Persen, Rusun Nagrak Siap Jadi Tempat Isolasi

Megapolitan
3 Pembobol Rumah Kosong di Kota Tangerang Diringkus Polisi

3 Pembobol Rumah Kosong di Kota Tangerang Diringkus Polisi

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Jumlah Pemohon yang Dilayani Satpas SIM Dibatasi

Kasus Covid-19 Meningkat, Jumlah Pemohon yang Dilayani Satpas SIM Dibatasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X