Maling Motor Cemplung ke Ciliwung lalu Masuk ke Markas Kopassus

Kompas.com - 26/09/2018, 17:08 WIB
Ilustrasi pencurian sepeda motor. KOMPAS.com / ABDUL HAQIlustrasi pencurian sepeda motor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua maling sepeda motor, yaitu Untung dan Geri tertangkap dalam aksi terakhir mereka di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018) dini hari. Kapolsek Jagakarsa Kompol Sujarwo mengatakan, Untung dan Geri sudah sering mencuri sepeda motor warga.

"Diawali adanya kecuriagaan tetangga pemilik motor yang melihat dua orang yang tidak dikenal mendorong motor keluar dari rumah korban. Merasa curiga, saksi langsung menelepon ketua RT," kata Sujarwo dalam keterangan tertulisnya, Rabu siang.

Ketua RT dengan sigap menelepon Kamtibmas yang sedang patroli di wilayah Lenteng Agung. Di saat yang bersama, Untung dan Geri kesulitan menstarter sepeda motor yang hendak digondolnya karena adanya kunci tambahan.

Baca juga: Kepergok Warga, Maling Motor di Bekasi Tertangkap karena Ditinggal Temannya

Saat melihat warga mulai berdatangan, Untung dan Geri kabur dan meninggalkan motor curiannya.

"Namun naas bagi mereka, saat berusaha menyelamatan diri dari kejaran warga ternyata jalan yang dilewati pelaku buntu dan berhadapan langsung dengan kali Ciliwung," ujar Sujarwo.

Karena sudah terdesak dan terkepung warga, keduanya pun melompat ke Sungai Ciliwung. Mereka menyeberangi sungai dan di seberang sungai ternyata Markas Kopassus (Komando Pasukan Khusus).

"Pelaku dapat diamankan oleh personel Kopasus yang sedang piket dan langsung diserahkan ke personel Polsek Jagakarsa yang ikut mengejar pelaku," ujar Sujarwo.

Untung dan Geri kini diperiksa di Mapolsek Jagakarsa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

Megapolitan
Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Megapolitan
4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

Megapolitan
Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Megapolitan
Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Megapolitan
Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Megapolitan
Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi  Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Megapolitan
Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Megapolitan
Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Megapolitan
Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Megapolitan
Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Megapolitan
Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Megapolitan
Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Megapolitan
William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X