Railink Belum Berencana Lapor Polisi soal Vandalisme di KA Bandara

Kompas.com - 11/10/2018, 21:02 WIB
Kondisi Kereta Api (KA) Bandara milik PT Railink yang dicoret-coret orang tidak bertanggung jawab di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018) malam.Instagram Kondisi Kereta Api (KA) Bandara milik PT Railink yang dicoret-coret orang tidak bertanggung jawab di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Humas PT Railink, Diah Suryandari mengatakan, pihaknya belum berencana melaporkan tindakan vandalisme yang menimpa dua rangkaian KA Bandara ke pihak kepolisian.

Diah mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan hal tersebut secara internal, salah satunya dengan berkoordinasi dengan PT KAI untuk meningkatkan sistem keamanan di stasiun kereta.

"Belum (belum berencana melapor). Kami akan lihat perkembangan," ujar Diah saat dihubungi Kompas.com, Kamis (11/10/2018).

Penguatan keamanan, kata Diah, salah satunya terkait keamanan di jalur masuk stasiun.

Baca juga: Dua Rangkaian Kereta Bandara Dicoret-Coret di Stasiun Manggarai

 

Dua rangkaian KA Bandara itu dicoret-coret pada Rabu malam saat rangkaian kereta hendak memasuki Stasiun Manggarai di Jakarta Selatan. Kawasan di jalur masuk Stasiun Manggarai merupakan kawasan terbuka yang bisa dimasuki siapa saja.

Railink juga terus melakukan penelusuran terhadap pelaku aksi vandalisme terhadap transportasi publik itu.

"Kami akan koordinasi dengan induk untuk keamanan sekitar. Kami juga masih melakukan penelusuran terhadap pelaku," ujar Diah.

Aski vandalisme itu diduga dilakukan saat rangkaian kereta hendak masuk ke Stasiun Manggarai, yaitu pada pukul 21.11 WIB dan 21.47 WIB. Pada Rabu malam juga, rangkain kereta dibersihkan. Kamis pagi tadi, kedua rangkaian kereta itu beroperasi kembali.

Aksi vandalisme juga pernah menimpa kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek dan kereta mass rapid transit (MRT). Dua kejadian itu dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, hingga kini belum ada satupun pelaku yang diamankan.

Baca juga: Polisi Minta Bantuan Interpol untuk Cari Terduga Pelaku Vandalisme MRT



Terkini Lainnya

Warga Jakarta, CFD Kembali Digelar Minggu Pagi Ini!

Warga Jakarta, CFD Kembali Digelar Minggu Pagi Ini!

Megapolitan
7 Fakta Pengemudi BMW Todongkan Pistol Saat Terjebak Macet di Gambir

7 Fakta Pengemudi BMW Todongkan Pistol Saat Terjebak Macet di Gambir

Megapolitan
Jaringan Pipa Gas 1.732 Kilometer Akan Dibangun di Trans Kalimantan

Jaringan Pipa Gas 1.732 Kilometer Akan Dibangun di Trans Kalimantan

Megapolitan
Sebuah Rumah di Kemayoran Dilalap Si Jago Merah, 1 Orang Meninggal

Sebuah Rumah di Kemayoran Dilalap Si Jago Merah, 1 Orang Meninggal

Megapolitan
Sudinhub Jakpus Pastikan Lokasi Pengendara BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Satu Arah

Sudinhub Jakpus Pastikan Lokasi Pengendara BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Satu Arah

Megapolitan
Revitalisasi Trotoar Cikini-Kramat Ditargetkan Rampung Desember 2019

Revitalisasi Trotoar Cikini-Kramat Ditargetkan Rampung Desember 2019

Megapolitan
Bisa Curi Tujuh Motor Sehari, Komplotan Ini Jual Motor Curian Seharga Rp 2 Juta

Bisa Curi Tujuh Motor Sehari, Komplotan Ini Jual Motor Curian Seharga Rp 2 Juta

Megapolitan
Setahun Beroperasi, Komplotan Curanmor Ini Gondol 100-an Motor di Bekasi dan Jaktim

Setahun Beroperasi, Komplotan Curanmor Ini Gondol 100-an Motor di Bekasi dan Jaktim

Megapolitan
Polisi Ringkus Komplotan Curanmor Bekasi dan Jaktim Asal Lampung, Pimpinannya Tewas Didor

Polisi Ringkus Komplotan Curanmor Bekasi dan Jaktim Asal Lampung, Pimpinannya Tewas Didor

Megapolitan
Andi Wibowo, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Seorang Direktur

Andi Wibowo, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Seorang Direktur

Megapolitan
 Sambil Menangis, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir Mengaku Salah dan Minta Maaf

Sambil Menangis, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir Mengaku Salah dan Minta Maaf

Megapolitan
Kivlan Zen Diperiksa Terkait Uang 15.000 Dolar Singapura dari Habil Marati

Kivlan Zen Diperiksa Terkait Uang 15.000 Dolar Singapura dari Habil Marati

Megapolitan
Pengemudi BMW Todongkan Pistol di Gambir karena Tersulut Emosi

Pengemudi BMW Todongkan Pistol di Gambir karena Tersulut Emosi

Megapolitan
Komplotan Bersenjata Api di Tangerang Rampok Emas Senilai Rp 1,6 M, Aksinya Terekam CCTV

Komplotan Bersenjata Api di Tangerang Rampok Emas Senilai Rp 1,6 M, Aksinya Terekam CCTV

Megapolitan
Ini Kronologi Pengendara BMW Keluarkan Pistol Saat Macet di Gambir

Ini Kronologi Pengendara BMW Keluarkan Pistol Saat Macet di Gambir

Megapolitan

Close Ads X