Sempat Dirusak Massa, Polsek Ciracas Kini Terima Kendaraan Dinas Baru

Kompas.com - 14/12/2018, 20:35 WIB
Tiga unit mobil patroli baru sudah terparkir di halaman Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (14/12/2018) KOMPAS.com/Ryana AryaditaTiga unit mobil patroli baru sudah terparkir di halaman Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (14/12/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca-perusakan 17 kendaraan polisi di Polsek Ciracas oleh sekelompok massa pada Rabu (12/12/2018) dini hari, beberapa kendaraan baru kini sudah dihadirkan kembali ke Polsek Ciracas.

Kendaraan yang dimaksud di antaranya enam unit sepeda motor dan tiga mobil patroli polisi.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, tiga unit mobil baru yang bahkan belum ada nomor polisinya tersebut kini terparkir di halaman Polsek Ciracas

Sedangkan untuk enam unit sepeda motor masih terpasang plastik pada sirinenya yang ada di bagian belakang motor.

Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widar mengatakan, kendaraan-kendaraan baru ini dihadirkan agar kegiatan patroli maupun pengawalan bisa kembali seperti sediakala.

Baca juga: Pelayanan Normal, Kapolsek Minta Warga Tak Khawatir Datangi Polsek Ciracas

"Itu dalam bentuk untuk kegiatan penanggulangan kegiatan Polsek Ciracas dalam rangka mengantisipasi yang ada di wilayah, mulai dari kegiatan patroli, pengawalan, maupun kegiatan-kegiatan bersama dengan kegiatan di masyarakat," ujar Agus di Polsek Ciracas, Jumat (14/12/2018).

Selain kendaraan baru, beberapa ruang di Polsek Ciracas yang sempat dihancurkan dan dibakar kini sudah dalam tahap renovasi.

"Tadi sudah koordinasi, tetap kami renovasi dalam konteks koordinasi dengan kabag dalam rangka perbaikan-perbaikan untuk pelayanan," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok massa merusak dan membakar Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (11/12/2018) malam hingga Rabu dini hari.

Tak hanya ruangan, massa juga membakar dan merusak 17 kendaraan milik Polsek Ciracas.

Kapolda Metro Jaya Brigjen Pol Idham Azis mengatakan, aksi tersebut diduga akibat sekelompok pihak yang tidak puas dengan penanganan kasus di Polsek Ciracas terkait pengeroyokan anggota TNI oleh beberapa juru parkir di Arundina, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

Baca juga: Kronologi Penyerangan Polsek Ciracas Versi Kodam Jaya

Adapun dalam kasus ini, ada lima pelaku pengeroyokan yang telah ditangkap polisi, yakni AP, HP, IH, SR, dan D.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Megapolitan
Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Megapolitan
Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Megapolitan
57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Megapolitan
Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Megapolitan
Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Megapolitan
Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Megapolitan
Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

Megapolitan
Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X