Tiket KA Masa Natal dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir Sudah Habis

Kompas.com - 17/12/2018, 18:29 WIB
PT KAI memperketat penjagaan di pintu masuk Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018). Hal itu dilakukan pasca aksi teror yang terjadi di Surabaya, Minggu (13/5/2018). KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAPT KAI memperketat penjagaan di pintu masuk Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018). Hal itu dilakukan pasca aksi teror yang terjadi di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyatakan tiket kereta reguler dan tambahan masa Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 dari Jakarta ke berbagai kota di Jawa sudah terjual habis.

"Tiket untuk perjalanan tanggal 20 sampai 29 Desember dari Stasiun Senen dan Gambir sudah habis," kata Humas PT KAI Daop 1 Edi Kuswoyo kepada Kompas.com, Senin (17/12/2018).

"KA reguler dan KA tambahan untuk rute Stasiun Gambir menuju Bandung, Semarang, Yogjakarta, Surabaya, dan Malang sudah habis. Begitu juga KA reguler dan KA tambahan untuk rute Stasiun Pasar Senen menuju Semarang dan Surabaya sudah habis," tambah Edy.

Baca juga: Tiket KA Tujuan Yogyakarta Paling Diburu di KAI Expo 2018

Total jumlah KA yang siap melayani penumpang pada masa angkutan Natal-Tahun Baru 2018/2019 sebanyak 79 perjalanan KA. Jumlah itu meningkat 9 persen dibanding masa angkutan Natal Tahun Baru 2018, yakni sebesar 72 perjalanan KA.

PT KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 19 KA tambahan pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, yakni 12 KA keberangkatan Stasiun Gambir dan 7 KA keberangkatan Stasiun Pasar Senen.

Jumlah perjalanan KA reguler yang beroperasi sebanyak 60 perjalanan dengan jumlah tempat duduk yang disediakan 35.336 buah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KA fakultatif (5 perjalanan KA) dan KA tambahan (14 perjalanan KA) dengan total kapasitas tempat duduk sebanyak 10.470 akan mulai beroperasi pada 20 Desember 2018 hingga 7 Januari 2019.

Beberapa KA, seperti Brantas Tambahan dan Mataram Premium, mulai beroperasi sejak 13 Desember 2018. Karena itu, total tempat duduk yang disediakan 69.850 kursi. Angka ini meningkat 12 persen jika dibandingkan tahun 2017 yang sebanyak 62.264 kursi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Masjid Wal Adhuna di Muara Baru yang Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya Jakarta secara Perlahan

Menengok Masjid Wal Adhuna di Muara Baru yang Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya Jakarta secara Perlahan

Megapolitan
Saat PPKM Level 3 se-Indonesia Batal, tapi Anies Terlanjur Teken Kepgub

Saat PPKM Level 3 se-Indonesia Batal, tapi Anies Terlanjur Teken Kepgub

Megapolitan
Rekonstruksi Trotoar di Sekitar Puspemkot Tangerang Habiskan Rp 3 Miliar

Rekonstruksi Trotoar di Sekitar Puspemkot Tangerang Habiskan Rp 3 Miliar

Megapolitan
Polisi: Warga yang Dibuntuti Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro adalah Pegawai Pemprov DKI

Polisi: Warga yang Dibuntuti Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro adalah Pegawai Pemprov DKI

Megapolitan
Kasus Pencemaran Nama Baik Iwan Fals Dilimpahkan ke Polres Metro Depok

Kasus Pencemaran Nama Baik Iwan Fals Dilimpahkan ke Polres Metro Depok

Megapolitan
Sejumlah Lampu Jalan di Jakarta Selatan Mati, Ada yang Sudah Padam 9 Hari

Sejumlah Lampu Jalan di Jakarta Selatan Mati, Ada yang Sudah Padam 9 Hari

Megapolitan
Polisi Dikeroyok Geng Motor di Pondok Indah, Berawal dari Bubarkan Aksi Balap Liar

Polisi Dikeroyok Geng Motor di Pondok Indah, Berawal dari Bubarkan Aksi Balap Liar

Megapolitan
Bus Transjakarta Kecelakaan Terus, KNKT Mulai Investigasi 4 Hal

Bus Transjakarta Kecelakaan Terus, KNKT Mulai Investigasi 4 Hal

Megapolitan
Warga Tewas Tertabrak Busnya, PT Transjakarta: Korban Menyeberang Tiba-tiba lewat Sela Pagar

Warga Tewas Tertabrak Busnya, PT Transjakarta: Korban Menyeberang Tiba-tiba lewat Sela Pagar

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Buntuti Orang dengan Dalih Investigasi

Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Buntuti Orang dengan Dalih Investigasi

Megapolitan
Bendera hingga Posko Ormas di Kecamatan Kembangan Ditertibkan

Bendera hingga Posko Ormas di Kecamatan Kembangan Ditertibkan

Megapolitan
Serikat Pekerja Transjakarta: Layanan Menurun karena Perusahaan Utamakan Profit daripada SDM

Serikat Pekerja Transjakarta: Layanan Menurun karena Perusahaan Utamakan Profit daripada SDM

Megapolitan
Ganjil Genap Depok, Polisi Klaim Kemacetan di Jalan Margonda Raya Berkurang

Ganjil Genap Depok, Polisi Klaim Kemacetan di Jalan Margonda Raya Berkurang

Megapolitan
Pengusaha Pusat Perbelanjaan Sebut Pelonggaran PPKM Bawa Tren Positif

Pengusaha Pusat Perbelanjaan Sebut Pelonggaran PPKM Bawa Tren Positif

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Dibatalkan, Pengusaha Mal Janji Tiadakan Acara yang Timbulkan Kerumunan

PPKM Level 3 Saat Nataru Dibatalkan, Pengusaha Mal Janji Tiadakan Acara yang Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.