Kompas.com - 24/12/2018, 07:12 WIB
Korban gigitan anjing pitbull di Sawah Besar, Jakarta Pusat, Suhermawan melaporkan pemilik anjing, Andry ke Polres Jakarta Pusat. Laporan tersebut bernomor 2077/K/XII/2018/RESTRO JAKPUS, Selasa (18/12/2018). KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAKorban gigitan anjing pitbull di Sawah Besar, Jakarta Pusat, Suhermawan melaporkan pemilik anjing, Andry ke Polres Jakarta Pusat. Laporan tersebut bernomor 2077/K/XII/2018/RESTRO JAKPUS, Selasa (18/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang satpam di Sawah Besar, Jakarta Pusat, Suhermawan, terluka setelah diserang anjing pitbull pada Kamis (13/12/2018).  

Serangan itu terjadi saat Suhermawan terlibat cekcok dengan si pemilik anjing, Andry.

Berikut fakta-fakta kasus penyerangan yang telah dirangkum Kompas.com:

1. Pemilik pitbull tak senang ditegur

Suhermawan menceritakan, sebelum peristiwa tersebut, dia tengah menyiram bunga di kompleks perumahan kawasan Gunung Sahari Utara, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Pemilik pitbull, Andry, saat itu sedang membawa anjingnya jalan-jalan tanpa mengenakan tali pengikat.

Baca juga: Satpam di Sawah Besar Ceritakan Kronologi Dirinya Digigit Pitbull

Suhermawan kemudian menegur Andry karena merasa anjing tersebut bisa membahayakan warga sekitar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, Suhermawan tidak mendapatkan respons baik dari Andry. Kepada Suhermawan, Andry mengatakan, anjing tersebut patuh padanya sehingga tidak akan mencelakai orang lain.

Suhermawan meminta Andry lekas meninggalkan lokasi karena khawatir pitbull itu melukai warga lainnya.

Baca juga: Satpam yang Digigit Pitbull Laporkan Pemilik Anjing ke Polisi

Namun, saat diminta pergi, Andry malah mendorong Suhermawan dan memanggil anjing tersebut.

Saat itu, anjing belum menggigit dan masih mengitari Suhermawan. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Megapolitan
Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Prompam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Prompam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Megapolitan
Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Megapolitan
Kapolres Jakpus: LSM Tamperak Paksa Keluarga Tersangka Bikin Testimoni Polisi Terima Suap

Kapolres Jakpus: LSM Tamperak Paksa Keluarga Tersangka Bikin Testimoni Polisi Terima Suap

Megapolitan
Baru Dibangun, Tutup Sumur Resapan di Jalan Intan Cilandak Sudah Jebol

Baru Dibangun, Tutup Sumur Resapan di Jalan Intan Cilandak Sudah Jebol

Megapolitan
LSM Tamperak yang Peras Polisi Juga Pernah Datangi Kemenkeu dan BNN

LSM Tamperak yang Peras Polisi Juga Pernah Datangi Kemenkeu dan BNN

Megapolitan
Saat Anies Tunjuk Elite Politik Jadi Panitia Formula E...

Saat Anies Tunjuk Elite Politik Jadi Panitia Formula E...

Megapolitan
UPDATE 26 November: 70 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 26 November: 70 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Wagub DKI: Kami Menghormati Reuni 212

Wagub DKI: Kami Menghormati Reuni 212

Megapolitan
Minta Buruh Tak Lagi Demonstrasi, Wagub DKI: Kewenangan UMP Bukan di Pemprov

Minta Buruh Tak Lagi Demonstrasi, Wagub DKI: Kewenangan UMP Bukan di Pemprov

Megapolitan
Kios di Joglo Dibangun dari Limbah, Akan Dipakai untuk Jual Produk UMKM Warga Setempat

Kios di Joglo Dibangun dari Limbah, Akan Dipakai untuk Jual Produk UMKM Warga Setempat

Megapolitan
Tawuran Pelajar Terjadi di Pinang Tangerang, Polisi: Langsung Dibubarkan Warga

Tawuran Pelajar Terjadi di Pinang Tangerang, Polisi: Langsung Dibubarkan Warga

Megapolitan
Pemkot Jakbar Andalkan Sumur Resapan untuk Atasi Banjir di Jalan Haji Briti Kembangan

Pemkot Jakbar Andalkan Sumur Resapan untuk Atasi Banjir di Jalan Haji Briti Kembangan

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Rel Dekat Stasiun UI, Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

Mayat Pria Ditemukan di Rel Dekat Stasiun UI, Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

Megapolitan
Cari Anggota yang Keroyok Polisi, Pemuda Pancasila: Kalau Ketemu, Kami Serahkan Langsung

Cari Anggota yang Keroyok Polisi, Pemuda Pancasila: Kalau Ketemu, Kami Serahkan Langsung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.