Keroyok Ipda Ishak di Depok, 13 Anggota Ormas Ditangkap Polisi

Kompas.com - 26/12/2018, 16:44 WIB
Lokasi Pengroyokan Anggota Brimob, Jalan Juanda, Depok, Rabu (26/2/2018). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVALokasi Pengroyokan Anggota Brimob, Jalan Juanda, Depok, Rabu (26/2/2018).

DEPOK, KOMPAS.com - Polresta Depok telah menangkap 13 anggota organisasi masyarakat ( ormas) BPKB Banten yang diduga mengeroyok anggota Brimob, Ipda Ishak, di Jalan Juanda Raya, Selasa (26/12/2018) pukul 17.00.

"Sudah diamankan 13 orang dari anggota ormas dan lima orang saksi mata yang di lokasi, sehingga totalnya ada 18 orang yang saat ini diperiksa," ucap Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus di Polresta Depok, Jawa Barat, Rabu (26/12/2018).

Firdaus mengatakan, para pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan di muka umum dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.

Baca juga: Anggota Brimob Dikeroyok Oknum Ormas di Jalan Juanda Depok

"Jadi siapa pun yang melakukan aksi pengeroyokan akan kami tindak lanjuti. Siapa pun yang melakukan pengeroyokan, baik itu korbannya masyarakat sipil maupun aparat, kami akan tindak, bukan karena korbannya polisi makanya kami tindak," ujarnya. 

Firdaus mengatakan, pihaknya masih melakukan penyidikan untuk mengetahui siapa dalang aksi pengeroyokan tersebut.

"Sementara kami mintai keterangan para saksi-saksi dulu karena memang pengeroyokan ini dengan tangan kosong," kata Firdaus. 

Baca juga: Jelang Misa Natal, Brimob Sterilisasi Gereja di Timika

Pihaknya mengimbau warga maupun ormas untuk tidak mengganggu aktivitas warga sekitar. 

Sebelumnya, peristiwa ini bermula dari oknum ormas yang saat itu tengah melakukan kegiatan meminta sumbangan untuk membantu korban tsunami Banten di putaran Jalan Juanda.

Namun, kegiatan tersebut mengakibatkan kemacetan panjang dan membuat resah pengendara jalan. 

Baca juga: Buku Saku HAM untuk Brimob Dilatari Tren Pengaduan terhadap Kepolisian

"Nah karena korban melihat sepanjang Jalan Juanda sudah macet, akhirnya korban menegur ormas tersebut untuk tidak memberhentikan kendaraan terlalu lama. Korban tidak terima ditegur, akhirnya para pelaku ini menendang mobil korban," ujar Firdaus.

Firdaus mengatakan, sempat terjadi cekcok antara korban dan pelaku yang berujung pemukulan hingga perobekan baju korban.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka memar di bagian rahang sebelah kanan. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Megapolitan
Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Megapolitan
Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Megapolitan
Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Megapolitan
Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Megapolitan
Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Megapolitan
10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

Megapolitan
9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

Megapolitan
Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Megapolitan
Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Megapolitan
Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Megapolitan
Setu Sawangan di Depok 'Menguning' Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Setu Sawangan di Depok "Menguning" Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Megapolitan
PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

Megapolitan
Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Megapolitan
Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X