Enam Bulan Kosong, Posisi Wakil Wali Kota Jaktim Kembali Terisi

Kompas.com - 09/01/2019, 16:15 WIB
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar, di Rawa Bunga, Jatinegara, Senin (31/12/2018) KOMPAS.com/Ryana AryaditaWali Kota Jakarta Timur M Anwar, di Rawa Bunga, Jatinegara, Senin (31/12/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah kosong selama enam bulan, posisi wakil wali kota Jakarta Timur akhirnya kembali terisi.

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengaku bersyukur posisi ini bisa kembali ditempati. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya melantik Uus Kuswanto sebagai wakil wali kota Jakarta Timur, di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019). 

Baca juga: Anies Lantik 7 Pejabat, dari Asisten, Kepala Dinas, hingga Wakil Wali Kota

"Ya, alhamdullillah saya sangat bersyukur pak wakil dilantik," kata Anwar kepada wartawan, Rabu.

Anwar mengatakan, Uus merupakan sahabatnya yang sama-sama pernah menjabat di Jakarta Pusat.

"Beliau juga sahabat saya di Jakarta Pusat dari zaman-zaman staf sama-sama beliau di Jakpus," tuturnya.

Baca juga: Jelang Pergantian Tahun, Anies Lantik 3 Pejabat Eselon II

Ia berharap kinerja di lingkungan pemerintah kota Jakarta Timur bisa lebih maksimal dengan terisinya kembali posisi wakil wali kota.

"Harapannya bisa lebih membangun sinergitas di Jakarta Timur. Kita kerja profesional, kita ciptakan suasana damai di ruang kerja sinergisitas di antara kita, kebersamaan kita supaya bisa mengerjakan secara bersama," ujar dia.

Adapun, posisi wakil wali kota Jakarta Timur diketahui kosong sejak Juli 2018 hingga Januari 2019 karena ditinggalkan M Anwar yang dilantik menjadi wali kota Jakarta Timur.

Selain Uus, Anies juga melantik enam pejabat eselon II atau jabatan pimpinan tinggi pratama lainnya di lingkungan Pemprov DKI.

Baca juga: Siang Ini, Anies Lantik Sejumlah Pejabat DKI

Sri Haryati sebagai Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Sri Mahendra Satria Wirawan dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Chaidir dilantik sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta.

Hari Nugroho sebagai Kepala Dinas Bina Marga, Widyastuti sebagai Kepala Dinas Kesehatan, dan Kelik Indriyanto sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setahun Pandemi Covid-19, Orang Nomor 1 Jadi Pasien Pertama Covid-19 di Kota Bogor

Setahun Pandemi Covid-19, Orang Nomor 1 Jadi Pasien Pertama Covid-19 di Kota Bogor

Megapolitan
Setahun Pandemi Covid-19, Wali Kota Bekasi Bilang Capek Juga Biayanya

Setahun Pandemi Covid-19, Wali Kota Bekasi Bilang Capek Juga Biayanya

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual terhadap 2 Karyawati di Kawasan Ancol Bermodus Bisa Meramal

Pelaku Pelecehan Seksual terhadap 2 Karyawati di Kawasan Ancol Bermodus Bisa Meramal

Megapolitan
Vaksinasi Lansia di Depok Dibuka,  Bisa Daftar di Puskesmas atau Lewat Situs Ini

Vaksinasi Lansia di Depok Dibuka, Bisa Daftar di Puskesmas atau Lewat Situs Ini

Megapolitan
Kelapa Dua, Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak di Kebon Jeruk Jadi Lokasi Vaksinasi Dinamis

Kelapa Dua, Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak di Kebon Jeruk Jadi Lokasi Vaksinasi Dinamis

Megapolitan
Setahun Pandemi Covid-19: Sempat Terjadi Panic Buying karena Khawatir Lockdown

Setahun Pandemi Covid-19: Sempat Terjadi Panic Buying karena Khawatir Lockdown

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Kembali Bahas Rencana Sekolah Tatap Muka Pasca Vaksinasi Guru

Pemprov DKI Belum Kembali Bahas Rencana Sekolah Tatap Muka Pasca Vaksinasi Guru

Megapolitan
Hanya Dapat 33.400 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Tahap Dua, Depok Atur Proporsi

Hanya Dapat 33.400 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Tahap Dua, Depok Atur Proporsi

Megapolitan
Setahun Pandemi Covid-19: Bandara Soekarno-Hatta Sempat Tutup, tetapi Kasus Pertama Tetap Muncul

Setahun Pandemi Covid-19: Bandara Soekarno-Hatta Sempat Tutup, tetapi Kasus Pertama Tetap Muncul

Megapolitan
Wagub DKI Berharap Kementerian PUPR Memulai Normalisasi Sungai Tahun Ini

Wagub DKI Berharap Kementerian PUPR Memulai Normalisasi Sungai Tahun Ini

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Tangsel Diperkirakan Mulai Akhir Maret

Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Tangsel Diperkirakan Mulai Akhir Maret

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual terhadap 2 Karyawati di Ancol

Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual terhadap 2 Karyawati di Ancol

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Lansia Depok Sementara Fokus di 10 Kelurahan Zona Merah Ini

Vaksinasi Covid-19 Lansia Depok Sementara Fokus di 10 Kelurahan Zona Merah Ini

Megapolitan
Penerobos Ring 1 Minta Maaf, Mengaku Khilaf dan Tak Berniat Rusak Citra Paspampres

Penerobos Ring 1 Minta Maaf, Mengaku Khilaf dan Tak Berniat Rusak Citra Paspampres

Megapolitan
Update 2 Maret: RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Terisi 76,7 Persen

Update 2 Maret: RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Terisi 76,7 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X