Setelah Gedung Milik DKI, Drainase Vertikal Sasar Gedung Swasta

Kompas.com - 11/03/2019, 16:44 WIB
Ilustrasi gedung SHUTTERSTOCKIlustrasi gedung

JAKARTA, KOMPAS.com - Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan, pihaknya bakal meminta gedung-gedung swasta di wilayah DKI Jakarta untuk membangun drainase vertikal.

Program ini akan mulai disosialisasikan setelah seluruh gedung-gedung milik Pemprov DKI punya drainase vertikal.

Baca juga: Anies Akan Siapkan Anggaran untuk Drainase Vertikal di Permukiman

"Kami menyasar ke swasta, terus ke warga," kata Yusmada di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/3/2019).

Batas pembuatan drainase vertikal bagi kantor milik Pemprov DKI jatuh pada 31 Maret 2019.

Yusmada mengatakan, sebagian satuan dan unit kerja perangkat daerah sudah mulai membangun drainase yang dimaksud.

"Pelaksanaan oleh Dinas Perindustrian dan Energi," ujar Yusmada.

Adapun tujuan dari drainase vertikal ini, kata Yusmada, adalah untuk mengendalikan air hujan dan genangan.

Air yang dimasukkan ke tanah nantinya bisa menjadi tabungan saat musim kemarau.

Baca juga: 31 Maret 2019, Semua Gedung Pemprov DKI Harus Punya Drainase Vertikal

"Pokoknya ini menjadi gerakan yang besar untuk menahan air itu supaya sungai-sungai kita enggak cepat meluap," kata dia.

Ditargetkan ada 1,8 juta drainase vertikal yang dibangun di Jakarta. Saat ini, Pemprov DKI baru membangun drainase vertikal di 6.500 titik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X