Kompas.com - 04/04/2019, 07:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Teka-teki kapan mulai beroperasinya moda transportasi light rail transit (LRT) Jakarta yang terbentang dari Rawamangun ke Kelapa Gading mulai menemui titik terang.

Corporate Communication PT LRT Jakarta Melisa Suciati mengatakan, penentuan tanggal beroperasinya LRT Jakarta tinggal menunggu pertimbangan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Melisa menuturkan, LRT Jakarta telah siap beroperasi. Laporan kesiapan operasi LRT Jakarta pun telah diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta.

"Jakpro telah menyampaikan laporan kesiapan operasi kepada Pemprov DKI Jakarta yang kemudian menjadi pertimbangan Pemprov DKI Jakarta untuk menetapkan tanggal dimulainya operasi komersial LRT Jakarta," kata Melisa dalam siaran pers, Selasa (2/4/2019).

Kepastian siapnya LRT Jakarta beroperasi ditandai dengan sejumlah dokumen persyaratan yang telah disetujui oleh Kementerian Perhubungan.

Baca juga: Tinggal Tentukan Tanggal, LRT Jakarta Siap Beroperasi...

"Karyawan operasi dan perawatan PT LRT Jakarta telah mengantongi sertifikasi sumber daya manusia (SDM) yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan," kata Melisa.

Selain SDM, seluruh rangkaian kereta LRT Jakarta telah mendapatkan sertifikasi sarana dari Kemenhub dan dinyatakan telah memenuhi persyaratan teknis dan laik operasi.

Sarana dan prasarana LRT Jakarta juga telah disertifikasi dan mendapat rekomendasi teknis dari Kemenhub.

Kereta light rail transit berhenti di Stasiun Velodrome pada masa uji coba operasi, Rabu (29/8/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Kereta light rail transit berhenti di Stasiun Velodrome pada masa uji coba operasi, Rabu (29/8/2018).

Selain itu, Kemenhub juga telah menyerahkan dokumen prosedur operasi standar (SOP) pengoperasian, rekomendasi teknis prasarana, dan rekomendasi safety assesment (penilaian keselamatan).

"Dalam minggu ini Jakpro (PT Jakarta Propertindo) bersama kontraktor terus melakukan penyempurnaan sistem LRT dan di minggu yang akan datang, PT LRT Jakarta akan melakukan simulasi pemenuhan standar pelayanan minimum (SPM) sebagaimana disyaratkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Melisa.

Baca juga: Tarif LRT Jakarta Flat Rp 5.000

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unjuk Rasa Selesai, Massa Buruh Tinggalkan Kawasan Gedung DPR

Unjuk Rasa Selesai, Massa Buruh Tinggalkan Kawasan Gedung DPR

Megapolitan
Bapemperda Permasalahkan Pemprov DKI Keluarkan Pergub Sebelum Perda RDTR Resmi Dicabut

Bapemperda Permasalahkan Pemprov DKI Keluarkan Pergub Sebelum Perda RDTR Resmi Dicabut

Megapolitan
Perilaku Diskriminatif di Sekolah Dikhawatirkan Jadi Preseden Buruk

Perilaku Diskriminatif di Sekolah Dikhawatirkan Jadi Preseden Buruk

Megapolitan
Disdik DKI Jaminkan 3 Hal agar Tak Lagi Ada Diskriminasi di Sekolah Negeri

Disdik DKI Jaminkan 3 Hal agar Tak Lagi Ada Diskriminasi di Sekolah Negeri

Megapolitan
Dinas Pendidikan DKI Mulai Cairkan KJP Plus, Selambatnya hingga 15 Agustus 2022

Dinas Pendidikan DKI Mulai Cairkan KJP Plus, Selambatnya hingga 15 Agustus 2022

Megapolitan
Desakan Semakin Mencuat, Wagub DKI Harap Raperda Kawasan Tanpa Rokok Segera Disahkan

Desakan Semakin Mencuat, Wagub DKI Harap Raperda Kawasan Tanpa Rokok Segera Disahkan

Megapolitan
Rumah Makan Padang dan Dua Gerai Ponsel di Kosambi Tangerang Kebakaran, Diduga akibat Korsleting

Rumah Makan Padang dan Dua Gerai Ponsel di Kosambi Tangerang Kebakaran, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Pukul 17.15 WIB, Massa Buruh dan Mahasiswa Masih Bertahan di Depan DPR/MPR RI

Pukul 17.15 WIB, Massa Buruh dan Mahasiswa Masih Bertahan di Depan DPR/MPR RI

Megapolitan
6 Terdakwa Mengaku Keroyok Ade Armando karena Dengar Teriakan Provokatif

6 Terdakwa Mengaku Keroyok Ade Armando karena Dengar Teriakan Provokatif

Megapolitan
Gelar Demo di Depan DPR Tuntut UU Cipta Kerja Dicabut, Buruh Serukan Ancaman Berhenti Kerja

Gelar Demo di Depan DPR Tuntut UU Cipta Kerja Dicabut, Buruh Serukan Ancaman Berhenti Kerja

Megapolitan
Pencuri Sepeda Motor di Ciputat Babak Belur Dihajar Massa

Pencuri Sepeda Motor di Ciputat Babak Belur Dihajar Massa

Megapolitan
Mencuat 10 Kasus Sekolah Negeri Diduga Intoleran, F-PDIP DPRD DKI: Seperti Puncak Gunung Es

Mencuat 10 Kasus Sekolah Negeri Diduga Intoleran, F-PDIP DPRD DKI: Seperti Puncak Gunung Es

Megapolitan
Aniaya Pacar di Bangka Jaksel, Petugas PPSU Ditetapkan sebagai Tersangka

Aniaya Pacar di Bangka Jaksel, Petugas PPSU Ditetapkan sebagai Tersangka

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Perketat Seleksi Anggota PPSU Imbas Penganiayaan di Jaksel, Bagaimana Rekrutmen Selama Ini?

Pemprov DKI Akan Perketat Seleksi Anggota PPSU Imbas Penganiayaan di Jaksel, Bagaimana Rekrutmen Selama Ini?

Megapolitan
Perempuan Korban Penganiayaan Petugas PPSU di Bangka Dapat Pemulihan Psikologis

Perempuan Korban Penganiayaan Petugas PPSU di Bangka Dapat Pemulihan Psikologis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.