Double-double Track Akan Beroperasi, Apa Pengaruhnya bagi Penumpang KRL?

Kompas.com - 11/04/2019, 07:52 WIB
Uji coba jalur lalu lintas KRL Bekasi-Cikarang, Jumat (28/7/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahUji coba jalur lalu lintas KRL Bekasi-Cikarang, Jumat (28/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalur kereta api dwi ganda atau Double-Double Track ( DDT) segmen Jatinegara-Cakung sepanjang 9,5 kilometer akan mulai beroperasi pada Jumat (12/4/2019) besok.

Kepala Balai Teknik Jakarta-Banten, Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Jumardi mengatakan, jalur DDT akan memisahkan lintasan yang dilalui KRL Commuter Line dengan Kereta Api Jarak Jauh.

"Dengan beroperasinya DDT segmen Jatinegara–Cakung, nantinya jalur ganda eksisting akan dioperasikan untuk melayani operasional KRL Commuterline Jabodetabek. Sedangkan jalur ganda yang baru akan difungsikan untuk melayani pengoperasian KA Jarak Jauh dan KA Lokal," ujar Jumardi dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/4/2019).

Baca juga: Tanpa Jalur Ganda, Mustahil KRL Datang Tepat Waktu

Direktur Operasi PT Kereta Commuter Indonesia Subakir mengatakan, beroperasinya DDT akan memberi dampak positif bagi perjalanan KRL jalur Bekasi-Jakarta Kota.

Subakir dan sejumlah petugas kendali kereta api yang bertugas 24 jam tanpa henti untuk memberikan rasa aman bagi para penumpang kereta apiKompas.com/David Oliver Purba Subakir dan sejumlah petugas kendali kereta api yang bertugas 24 jam tanpa henti untuk memberikan rasa aman bagi para penumpang kereta api

Sebab, KRL di jalur tersebut nantinya dapat terus melaju di Stasiun Cipinang tanpa bergantian dengan Kereta Api Jarak Jauh yang sebelumnya berbagi lintasan dengan KRL Commuter Line.

"Pada saat DDT sudah didinaskan atau beroperasi, tidak ada lagi kereta yang tertahan di Cipinang jadi Jatinegara sampai dengan Cakung akan berjalan lebih lancar," kata Subakir di Cikini, Rabu (10/4/2019).

Kendati demikian, Subakir menilai, manfaat DDT belum akan terasa signifikan karena baru berlaku di segmen sepanjang 9,5 km antara Stasiun Cakung dan Stasiun Jatinegara.

Baca juga: Pembangunan DDT Stasiun Manggarai-Jatinegara Mencapai 67 Persen

"Mungkin, sekali lagi, tidak bisa menambah frekuensi perjalanan karena masih parsial. Kalau DDT sudah sampai Bekasi dan Manggarai, tentu akan lebih memberi pengaruh," ujar Subakir.

Beroperasinya jalur DDT juga memberi dampak bagi pengguna kendaraan. Sebab, dua buah pelintasan KA di segmen Jatinegara-Cakung mesti ditutup menyusul beroperasinya DDT.

Dua pelintasan itu ialah pelintasan KA di kawasan Pasar Enjo yang menghubungkan Jalan Pisangan Lama dan Jalan I Gusti Ngurah Rai serta pelintasan KA di dekat Stasiun Cakung yang menghubungkan Jalan Stasiun Cakung dengan Jalan I Gusti Ngurah Rai.

Namun, kedua pelintasan tersebut belum ditutup saat DDT beroperasi Jumat besok. Kepala Seksi Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Andreas Eman menyebut, kedua pelintasan baru ditutup pada Mei 2019.

Baca juga: DDT Beroperasi, KRL Tak Lagi Tertahan di Stasiun Cipinang

Jalur ganda elektrifikasi segmen Parung Panjang - Maja yang baru diresmikan oleh Dirjen Perkeretaapian Kemenhub di Stasiun Maja, Lebak, Banten, Rabu (11/5/2016).Nursita Sari Jalur ganda elektrifikasi segmen Parung Panjang - Maja yang baru diresmikan oleh Dirjen Perkeretaapian Kemenhub di Stasiun Maja, Lebak, Banten, Rabu (11/5/2016).
"Beroperasi artinya tidak ditutup, jadi operasi itu belum menutup perlintasan secara permanen, tutup palang biasa saja," kata Eman.

Sementara itu, Jumardi menyebut rencana switchover atau pemindahan jalur pada Jumat besok akan berdampak pada bertambahnya waktu perjalanan kereta api.

Baca juga: Pembangunan Jalur Ganda Baru di Stasiun Manggarai Dipercepat

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat pengguna jasa untuk dapat menyesuaikan waktu perjalanan. Kemenhub juga memohon maaf atas ketidaknyamanan sebagai dampak pelaksanaan switchover.

Proyek DDT ditargetkan rampung seluruhnya pada 2020 mendatang. Proyek DDT itu terbentang sejauh 35 kilometer dari Stasiun Manggarai hingga Stasiun Cikarang.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pernah menyebut, proyek DDT adalah solusi atas keterlambatan perjalanan KRL yang selama ini mesti mengalah dengan Kereta Api Jarak Jauh.

"Sekarang kan sering terjadi keterlambatan kereta dalam kota karena gangguan dari luar kota atau sebaliknya. Dengan ini kami akan pisahkan, supaya masing-masing independen," kata Budi Karya di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (23/7/2017).

Baca juga: Pembangunan DDT, Perjalanan KRL Jakarta-Bogor Jadi Lebih Lama

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone di Sebuah Ruko

Polisi Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone di Sebuah Ruko

Megapolitan
Cegah Bunuh Diri dengan Nomor Darurat Berikut Ini

Cegah Bunuh Diri dengan Nomor Darurat Berikut Ini

Megapolitan
Jalan Berbayar Diterapkan 2021, Pemprov DKI Susun Perda soal ERP

Jalan Berbayar Diterapkan 2021, Pemprov DKI Susun Perda soal ERP

Megapolitan
BPTJ Masih Berdebat dengan Dishub Bekasi soal Rencana ERP di Kalimalang 2020

BPTJ Masih Berdebat dengan Dishub Bekasi soal Rencana ERP di Kalimalang 2020

Megapolitan
Pemkot Jakut Tawarkan Rusun untuk Korban Penggusuran Sunter, Tapi Tak Ada yang Minat

Pemkot Jakut Tawarkan Rusun untuk Korban Penggusuran Sunter, Tapi Tak Ada yang Minat

Megapolitan
Bertahan Setelah Penggusuran, Warga Sunter Agung Bangun Gubuk Kayu di Sekitar Lokasi

Bertahan Setelah Penggusuran, Warga Sunter Agung Bangun Gubuk Kayu di Sekitar Lokasi

Megapolitan
Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat Sudah Empat Kali Beraksi

Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat Sudah Empat Kali Beraksi

Megapolitan
Polisi Tahan Pengemudi Mabuk yang Tabrak Pengendara Skuter Listrik hingga Tewas

Polisi Tahan Pengemudi Mabuk yang Tabrak Pengendara Skuter Listrik hingga Tewas

Megapolitan
Siswi yang Menjadi Korban Penyiraman Cairan Kimia Sudah Kembali Bersekolah

Siswi yang Menjadi Korban Penyiraman Cairan Kimia Sudah Kembali Bersekolah

Megapolitan
Nasib Menunggu Mati, Becak di Kota Benteng

Nasib Menunggu Mati, Becak di Kota Benteng

Megapolitan
Kalimalang Kena ERP 2020, Dishub Kota Bekasi: 'Pemaksaan' Tanpa Solusi

Kalimalang Kena ERP 2020, Dishub Kota Bekasi: "Pemaksaan" Tanpa Solusi

Megapolitan
Pembunuhan Pemuda di Cengkareng, Polisi Tangkap 6 Orang, 2 Masih Buron

Pembunuhan Pemuda di Cengkareng, Polisi Tangkap 6 Orang, 2 Masih Buron

Megapolitan
Dipasung Bapaknya, Anak Tewas Terjebak Kebakaran di Tangsel

Dipasung Bapaknya, Anak Tewas Terjebak Kebakaran di Tangsel

Megapolitan
Langgar Peraturan, Ini Sanksi Pengendara GrabWheels

Langgar Peraturan, Ini Sanksi Pengendara GrabWheels

Megapolitan
Grab Indonesia Janji Beri Santunan kepada Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas

Grab Indonesia Janji Beri Santunan kepada Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X