Ratusan Orang Tanda Tangan Petisi Online Dukung Rumini Ungkap Pungli di Sekolah

Kompas.com - 10/07/2019, 07:53 WIB
Petisi online dukung Rumini ungkap pungli di Tangerang Selatan muncul di Change.org. Tangkapan layar dari Change.org.Petisi online dukung Rumini ungkap pungli di Tangerang Selatan muncul di Change.org.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dukungan terhadap Rumini (44), mantan guru honorer SD Negeri Pondok Pucung 02, Tangerang Selatan, yang mengaku dipecat karena protes adanya pungutan liar di sekolah itu, meluas dengan munculnya petisi online.

Petisi di Change.org dengan judul "Stop Pungli Pendidikan, Hentikan Intimindasi Terhadap Rumini" itu digalang oleh TRUTH (Tangerang Public Transparency Watch).

TRUTH mengajak masyarakat untuk mendukung dan mendesak pemerintah untuk segera memberantas pungutan liar di sekolah.

Baca juga: Guru Honorer Mengaku Dipecat karena Protes Pungutan ke Orangtua Murid


Menurut mereka, intimidasi terhadap Rumini adalah contoh rusaknya sistem pendidikan Indonesia.

"Rumini adalah potret dimana carut marutnya Pelayanan Pendidikan di Indonesia terutama di Tangerang Selatan yang sangat lekat dengan praktek pungli," kata TRUTH dalam deskripsi petisi yang diunggah pada Selasa (09/07/2019).

Dalam kurun waktu 20 jam, sudah ada 300 orang lebih menandatangani petisi itu.

Baca juga: Guru Honorer Mengaku Dipecat karena Protes Pungutan ke Murid, Ini Kata Kadisdik Tangsel

Dalam petisi itu, TRUTH juga turut mendesak Presiden RI Joko Widodo Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy untuk menindaklanjuti praktik pungli di SDN Pondok Pucung 02 dan pemecatan Rumini.

Kemudian, mendesak Wali Kota Airin Rachmi Diany untuk memecat Kepala Dinas Pendidikan Taryono beserta bawahannya yang terbukti melakukan intimindasi pemecatan terhadap Rumini.

Baca juga: Reaksi Kepsek Soal Gurunya yang Mengaku Dipecat karena Protes Pungli

Rumini saat ditemui di kediamannya di Pesanggrahan, Jakarta Selatan mengaku dipecat sepihak pada 3 Juni 2019.

Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Tangerang Selatan, Taryono.

Dia mengaku vokal dalam memprotes adanya pungli atau kebijakan pembiayaan yang memberatkan siswa di SD tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden Besok

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden Besok

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Megapolitan
Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Megapolitan
Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Megapolitan
Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X