Jadi Korban Salah Tangkap, Empat Pengamen Minta Ganti Rugi Rp 746 Juta

Kompas.com - 17/07/2019, 13:16 WIB
Pengacara LBH Oky Wirata Siagian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2019). KOMPAS.com - Walda MarisonPengacara LBH Oky Wirata Siagian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2019).
|

Mereka bebas pada tahun 2013. Selang tiga tahun kemudian. LBH Jakarta kembali memperjuangkan hak ganti rugi atas penahanan tersebut.

"Berhak ganti kerugian karena kan ditangkap, ditahan padahal mereka kan nggak bersalah. Selama ini harusnya bisa kerja, gara - gara dipidana nggak kerja kan. Hal hal seperti ini yang dituntut," kata kata kuasa hukum keempat anak tersebut, bernama Oky Wiratama yang juga anggota LBH saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2019).

Kerugian yang dituntut pihak mereka sebesar Rp 186.600.000 untuk per anak. Biaya itu meliputi total kehilangan penghasilan sampai biaya makan selama dipenjara.

Dengan demikian, total untuk keempatnya sebesar Rp 746.400.000.

Tidak hanya tuntuan secara materi, pihaknya juga meminta pihak Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tinggi DKI untuk mengakui semua kesalahanya karena salah menangkap orang dan melakukan tindak intimidasi.

"Selama ini ditahan dia nggak sekolah dan lain-lain, itu yang harus dituntut. Dan pihak kepolisian harus menyatakan bahwa memang harus mengakui kalau mereka salah tangkap,  gak fair dong," ucap dia

Hingga pukul 12.20 WIB, sidang praperadilan dengan agenda pembacaan permohonan belum dimulai karena pihak termohon, yakni Kejaksaan Tinggi DKI  belum hadir

Halaman:


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramai Soal Rumah Reyot di Tengah Apartemen, Semewah Apa Apartemen Thamrin Executive Residence?

Ramai Soal Rumah Reyot di Tengah Apartemen, Semewah Apa Apartemen Thamrin Executive Residence?

Megapolitan
Ini Duduk Perkara Mayat Wanita Hamil Ditemukan dalam Posisi Melahirkan di Kamar Kos

Ini Duduk Perkara Mayat Wanita Hamil Ditemukan dalam Posisi Melahirkan di Kamar Kos

Megapolitan
Prediksi BMKG untuk Cuaca di Jabodetabek pada Minggu Pagi hingga Malam

Prediksi BMKG untuk Cuaca di Jabodetabek pada Minggu Pagi hingga Malam

Megapolitan
Ada Test Speed Mobil Balap di GBK, Visi dan Misi GBK Dipertanyakan

Ada Test Speed Mobil Balap di GBK, Visi dan Misi GBK Dipertanyakan

Megapolitan
Dana Santunan Proyek Double Track Bogor-Sukabumi Bukan Wewenang PT KAI

Dana Santunan Proyek Double Track Bogor-Sukabumi Bukan Wewenang PT KAI

Megapolitan
Sandiaga Berharap DPRD DKI Segera Pilih Wagub Baru

Sandiaga Berharap DPRD DKI Segera Pilih Wagub Baru

Megapolitan
Sandiaga: Banyak Sekali PR untuk Jakarta, Terutama di Bidang Ekonomi

Sandiaga: Banyak Sekali PR untuk Jakarta, Terutama di Bidang Ekonomi

Megapolitan
Jalur Sepeda di Thamrin Diserobot Pengendara Motor

Jalur Sepeda di Thamrin Diserobot Pengendara Motor

Megapolitan
Sandiaga Berharap Formula E Tingkatkan Pariwisata, Geliatkan Ekonomi Jakarta

Sandiaga Berharap Formula E Tingkatkan Pariwisata, Geliatkan Ekonomi Jakarta

Megapolitan
Sandiaga: Kasihan Pak Anies Jomblonya Kelamaan

Sandiaga: Kasihan Pak Anies Jomblonya Kelamaan

Megapolitan
Tetangga Kamar Tak Tahu AF, yang Ditemukan Membusuk dalam Posisi Melahirkan, Sedang Hamil

Tetangga Kamar Tak Tahu AF, yang Ditemukan Membusuk dalam Posisi Melahirkan, Sedang Hamil

Megapolitan
Sandiaga Uno Tak Akan Hambat Istrinya Berpolitik

Sandiaga Uno Tak Akan Hambat Istrinya Berpolitik

Megapolitan
Pengelola Keluarkan Izin untuk Lomba Balap Mobil di Area GBK

Pengelola Keluarkan Izin untuk Lomba Balap Mobil di Area GBK

Megapolitan
Lies Tidak Sendiri, Ini 5 Kisah Pemilik Rumah yang Tolak Digusur dan Nasib Rumah Itu Kini

Lies Tidak Sendiri, Ini 5 Kisah Pemilik Rumah yang Tolak Digusur dan Nasib Rumah Itu Kini

Megapolitan
Sandiaga Pastikan Tak Akan Jadi Wagub DKI Lagi

Sandiaga Pastikan Tak Akan Jadi Wagub DKI Lagi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X