Polisi Tangkap Dua Tersangka Pencurian Spesialis Rumah Kosong di Bekasi

Kompas.com - 24/07/2019, 17:09 WIB
Polisi menangkap dua tersangka pencurian rumah kosong di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Masing- masing tersangka berinisial OM (38) dan DH (30). Foto saat konferensi pers digelar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019). RINDI NURIS VELAROSDELAPolisi menangkap dua tersangka pencurian rumah kosong di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Masing- masing tersangka berinisial OM (38) dan DH (30). Foto saat konferensi pers digelar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap dua tersangka pencurian rumah kosong di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Masing-masing tersangka berinisial OM (38) dan DH (30).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, tersangka OM biasa beraksi bersama rekannya yang berinisial S. Saat ini, S masih berstatus buron.

Sementara, DH biasa beraksi seorang diri untuk mencuri barang-barang di rumah kosong.

Baca juga: Aksi Pencurian Terekam CCTV, Pelakunya Perempuan Muda yang Sudah 5 Kali Dipenjara

Sebelum melakukan aksinya, para tersangka mencari target rumah kosong terlebih dahulu dan mengawasi lingkungan sekitarnya.

"Mereka (tersangka OM dan S) bersama naik motor untuk mencari sasaran rumah kosong. Kalau tersangka DH, dia pemain tunggal. Jadi, dia mengobservasi dan masuk sendiri ke dalam rumah kosong yang diincarnya," kata Argo dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019).

Argo mengungkapkan, para tersangka membawa sebuah linggis untuk membuka pintu dan jendela rumah kosong yang telah diincar.

Tersangka DH bahkan memiliki sejumlah kunci palsu yang digunakan untuk membuka pintu rumah kosong tersebut.

Baca juga: Aksi Pencurian Motor di Sebuah Kos di Kebon Jeruk Terekam CCTV

"Dia (tersangka DH) mempunyai banyak kunci yang akan dicoba satu persatu sampai dia bisa membuka pintu dan jendelanya," ungkap Argo.

Tersangka OM mengaku baru melakukan aksinya sebanyak dua kali. Saat penangkapan, polisi mengamankan barang bukti diantaranya dua ponsel dan satu jam tangan merk Tissot.

Sementara itu, saat penangkapan DH, polisi mengamankan barang bukti diantaranya 18 jam tangan, 7 set kunci duplikat, 3 laptop, dan 7 buah ponsel.

"Barang hasil pencurian itu sudah ada yang dijual untuk keperluan sehari-hari," ungkap Argo.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 60 Kaleng Cat, Empat Karyawan Jasa Pengiriman Barang Ditangkap

Selundupkan 60 Kaleng Cat, Empat Karyawan Jasa Pengiriman Barang Ditangkap

Megapolitan
Lawan Polisi dengan Badik, Dua Anggota Geng Pandawa Ditembak di Kedua Kakinya

Lawan Polisi dengan Badik, Dua Anggota Geng Pandawa Ditembak di Kedua Kakinya

Megapolitan
Angin Kencang Terbangkan Atap Warga di Cengkareng, Ini Penjelasan BMKG

Angin Kencang Terbangkan Atap Warga di Cengkareng, Ini Penjelasan BMKG

Megapolitan
Antisipasi Libur Panjang, Fraksi PDI-P Minta Pemprov DKI Buat Imbauan Liburan di Rumah

Antisipasi Libur Panjang, Fraksi PDI-P Minta Pemprov DKI Buat Imbauan Liburan di Rumah

Megapolitan
Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi Bogor, Bima Arya Minta Dilakukan Swab Test

Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi Bogor, Bima Arya Minta Dilakukan Swab Test

Megapolitan
Fraksi PDI-P Minta Pemprov DKI Serius Kaji Rencana KBM Tatap Muka

Fraksi PDI-P Minta Pemprov DKI Serius Kaji Rencana KBM Tatap Muka

Megapolitan
Tangsel Disebut Torehkan Sejumlah Penghargaan, PSI: Itu Kulit Luarnya Saja...

Tangsel Disebut Torehkan Sejumlah Penghargaan, PSI: Itu Kulit Luarnya Saja...

Megapolitan
Satu Anggota Komplotan Pencuri Geng Pandawa Terbukti Konsumsi Sabu-sabu

Satu Anggota Komplotan Pencuri Geng Pandawa Terbukti Konsumsi Sabu-sabu

Megapolitan
UPDATE 26 November: Bertambah 37, Total Ada 2.754 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang

UPDATE 26 November: Bertambah 37, Total Ada 2.754 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 26 November: Ada 2.481 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Terbanyak di Pamulang Barat

UPDATE 26 November: Ada 2.481 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Terbanyak di Pamulang Barat

Megapolitan
Dirut RS Ummi Bogor: Rizieq Shihab Kemarin Masuk IGD karena Capek

Dirut RS Ummi Bogor: Rizieq Shihab Kemarin Masuk IGD karena Capek

Megapolitan
UPDATE 26 November: Ada 1.064 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Totalnya 131.525

UPDATE 26 November: Ada 1.064 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Totalnya 131.525

Megapolitan
Simulasi KBM Tatap Muka untuk PAUD, SD, SMP di Bekasi Digelar 18 Januari 2020

Simulasi KBM Tatap Muka untuk PAUD, SD, SMP di Bekasi Digelar 18 Januari 2020

Megapolitan
Dalam Seminggu, Polres Jaksel Tangkap 26 Tersangka Kasus Narkoba

Dalam Seminggu, Polres Jaksel Tangkap 26 Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
Tumpukan Sampah Kayu dan Bambu di Kali Bekasi Disebut Tak Pernah Dibersihkan

Tumpukan Sampah Kayu dan Bambu di Kali Bekasi Disebut Tak Pernah Dibersihkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X