Polisi Tewas Setelah Tabrak Truk Hewan Kurban yang Berhenti, Ini Pengakuan Sopir

Kompas.com - 13/08/2019, 13:57 WIB
Bahtiar (36) saat ditemui di masjid Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019) KOMPAS.com - Walda MarisonBahtiar (36) saat ditemui di masjid Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian salah merilis nama tersangka terkait kecelakaan yang menewaskan seorang polisi, Brigadir Sahri di Cilandak, Jakarta Selatan.

Brigadir Sahri tewas setelah menabrak truk pengangkut hewan kurban yang berhenti pada Sabtu (10/8/2019) dini hari.

Menurut polisi, sang sopir berhenti ketika hendak menurunkan hewan qurban. Sang sopir kemudian ditetapkan tersangka lantaran tidak memasang segitiga pengaman.

Kasatlantas Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Lilik Sumardi sebelumnya menyebut sang sopir bernama Muhammad Ali Ridho.

Baca juga: Polisi Tewas Setelah Tabrak Truk Hewan Kurban yang Sedang Berhenti

Rupanya, sopir sebenarnya adalah Bahtiar (36). Kepada wartawan, Bahtiar mengaku sudah ditetapkan tersangka.

Setelah kejadian, Bahtiar langsung dibawa ke Polres Jakarta Selatan dan hingga kini masih ditahan.

Bahtiar bercerita, ketika peristiwa terjadi, ia langsung membantu mengevakuasi korban.

Setelah itu, polisi datang untuk mengecek lokasi. Polisi sempat meminta Kartu Tanda Pengenal (KTP) Bahtiar.

Namun, karena Bahtiar tengah sibuk membantu korban, polisi akhirnya meminta KTP M Ali Ridho untuk kepentingan penyelidikan.

Baca juga: Polisi Tewas Setelah Tabrak Truk Hewan Kurban, Sopir Jadi Tersangka

"Saya posisinya lagi nganuin korban. Kebetulan pak Haji Ridho lagi sama polisi. Pas saya mau nolongin korban, polisi dateng," ujar Bahtiar saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019).

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X