Menyiapkan Jakarta sebagai Kota Ramah Lansia

Kompas.com - 24/08/2019, 11:07 WIB
Lansia berbincang di Kawasan Petamburan, Jakarta, Sabtu (17/8/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGLansia berbincang di Kawasan Petamburan, Jakarta, Sabtu (17/8/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membenahi berbagai fasilitas publik agar bisa dimanfaatkan untuk semua kalangan, termasuk lansia.

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Anak dan Lanjut Usia Dinas Sosial DKI Jakarta Sri Widowati mengatakan, Pemprov DKI Jakarta tengah menata banyak taman agar ramah lansia. Sebab, lansia merasa taman-taman di Jakarta masih kurang ramah untuk mereka.

"Sebetulnya sekarang kan Jakarta sudah mau menuju kota ramah lansia ya. Taman-taman di Jakarta sedang ditata," kata Sri kepada Kompas.com, Jumat (23/8/2019).

Baca juga: Mengenal Oma A Lian, Lansia yang Masih Aktif dan Penuh Semangat

Selain taman, Jakarta juga punya banyak ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA). RPTRA di Jakarta bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan, termasuk lansia.

Pemprov DKI Jakarta juga merevitalisasi banyak trotoar, jembatan penyeberangan orang (JPO), demi aksesibilitas semua pihak. Akses menuju transportasi publik moda raya terpadu (MRT) Jakarta juga dilengkapi lift, salah satunya untuk lansia.

"Fasilitas lansia untuk memberikan perlindungan kepada lansia di DKI sudah mulai banyak difasilitasi. Aksesibilitas bagi lansia kan hampir mirip dengan penyandang disabilitas yang sudah mulai ditata, bisa digunakan bagi lansia dan disabilitas," ujar Sri.

Selain memperbaiki berbagai fasilitas publik, Pemprov DKI juga memberikan sejumlah layanan untuk lansia.

Kartu Lansia Jakarta

Pemprov DKI Jakarta memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar (PKD) berupa pemberian dana Rp 600.000 per bulan untuk 40.419 lansia pada 2019. Lansia yang berhak menerima bantuan itu diberi Kartu Lansia Jakarta.

Jumlah penerima bantuan PKD akan meningkat tahun-tahun berikutnya.

"Kartu Lansia Jakarta tahun ini kan 40.419. Tahun 2020, 77.524 (lansia penerima). Terus nanti 2021 rencananya 92.533 dan 2022 targetnya 107.573," ucap Sri.

Baca juga: 40.419 Lansia di Jakarta Dapat Bantuan Rp 600.000 Per Bulan

Pemberian bantuan PKD lewat Kartu Lansia Jakarta diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 193 Tahun 2017 tentang Pemberian Bantuan Sosial untuk Pemenuhan Kebutuhan Dasar bagi Lanjut Usia.

Bantuan untuk usaha

Pemprov DKI juga memberikan bantuan berupa barang untuk kategori lansia potensial atau produktif yang memiliki usaha.

Menurut Sri, pemberian bantuan itu merupakan program usaha ekonomi kreatif (UEP) bagi lansia.

"Bantuannya sifatnya stimulan, tidak harus memenuhi kebutuhan dia, jadi hanya membantu sebagian untuk menambah semangat hidupnya saja," ucapnya.

Baca juga: Lansia Produktif di Jakarta Dapat Bantuan untuk Usaha

Lansia produktif yang diberikan bantuan didasarkan pada basis data terpadu (BDT) Kementerian Sosial.

"Tahun ini baru 75 lansia yang ada di BDT adalah lansia yang potensial yang mempunyai usaha atau dia minimal punya embrio usaha," kata Sri.

Program pangan murah

Lansia menjadi salah satu kategori warga yang bisa menikmati program pangan murah setiap bulan.

Kategori warga yang bisa menikmati program pangan murah diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 123 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Gubernur Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Pangan dengan Harga Murah bagi Masyarakat Tertentu.

"Dalam program Kartu Lansia Jakarta juga ada pangan murah yang bisa dijangkau oleh lansia. Itu yang ada di Dinas Ketahanan Pangan," tutur Sri.

Gratis naik Transjakarta

Lansia juga bisa menggunakan layanan Transjakarta secara gratis. Dilansir dari situs web transjakarta.co.id, lansia bisa naik Transjakarta gratis menggunakan TJ Card.

Golongan masyarakat yang berhak mendapatkan layanan gratis Transjakarta diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 160 Tahun 2016 tentang Pelayanan Transjakarta Gratis dan Bus Gratis bagi Masyarakat.

Gratis masuk Ragunan dan Monas

Lansia juga diberikan fasilitas gratis masuk Taman Margasatwa Ragunan, Tugu Monumen Nasional (Monas), dan tiga museum di Jakarta pada hari biasa.

Tiga museum yang dimaksud ialah Museum Seni Rupa, Museum Kebaharian Jakarta, dan Museum Kesejarahan Jakarta.

Ketentuan layanan fasilitas gratis itu tercantum dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2017 tentang Layanan Gratis Masuk Taman Margasatwa Ragunan, Tugu Monumen Nasional, dan Museum pada Hari Biasa bagi Masyarakat Tertentu.

"Ke Taman Margasatwa Ragunan, lansia gratis di hari-hari tertentu," kata Sri.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Siapkan TPS Khusus untuk Sampah Masker dan APD

Pemprov DKI Siapkan TPS Khusus untuk Sampah Masker dan APD

Megapolitan
Ditetapkan Tersangka, Vanessa Angel Jadi Tahanan Kota

Ditetapkan Tersangka, Vanessa Angel Jadi Tahanan Kota

Megapolitan
Takut Dibawa ke Kantor Polisi, Seorang Pencuri Kotak Amal Mengaku ODP Covid-19

Takut Dibawa ke Kantor Polisi, Seorang Pencuri Kotak Amal Mengaku ODP Covid-19

Megapolitan
Dikritik, Permintaan Anies Ojol Bisa Angkut Penumpang

Dikritik, Permintaan Anies Ojol Bisa Angkut Penumpang

Megapolitan
Pemkot Tangerang Berencana Jadikan Hotel sebagai Tempat Karantina Covid-19

Pemkot Tangerang Berencana Jadikan Hotel sebagai Tempat Karantina Covid-19

Megapolitan
Vanessa Angel Jadi Tersangka karena Miliki Pil Xanax yang Tidak Sesuai Resep Dokter

Vanessa Angel Jadi Tersangka karena Miliki Pil Xanax yang Tidak Sesuai Resep Dokter

Megapolitan
Pemkot Tangerang Tambah Anggaran Penanganan Covid-19 Jadi Rp 138 Miliar

Pemkot Tangerang Tambah Anggaran Penanganan Covid-19 Jadi Rp 138 Miliar

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Masyarakat Taati Aturan Selama PSBB

Ketua DPRD DKI Minta Masyarakat Taati Aturan Selama PSBB

Megapolitan
Serius Ajukan PSBB, Wali Kota Tangerang Rapat dengan Gubernur Banten dan DKI Jakarta

Serius Ajukan PSBB, Wali Kota Tangerang Rapat dengan Gubernur Banten dan DKI Jakarta

Megapolitan
Ini Skenario Pembatasan Penumpang Kendaraan Pribadi dan Umum Saat PSBB di DKI

Ini Skenario Pembatasan Penumpang Kendaraan Pribadi dan Umum Saat PSBB di DKI

Megapolitan
3.042 Pekerja di Tangerang Kena PHK karena Perusahaan Terdampak Covid-19

3.042 Pekerja di Tangerang Kena PHK karena Perusahaan Terdampak Covid-19

Megapolitan
Warga Miskin dan Rentan Miskin di DKI Diminta Daftar ke RW untuk Dapat Bantuan Sembako

Warga Miskin dan Rentan Miskin di DKI Diminta Daftar ke RW untuk Dapat Bantuan Sembako

Megapolitan
[HOAKS] PT KAI Batalkan Seluruh Perjalanan Jakarta Selama PSBB

[HOAKS] PT KAI Batalkan Seluruh Perjalanan Jakarta Selama PSBB

Megapolitan
Ketua DPRD Sebut Pemprov DKI Belum Komunikasi Terkait Anggaran Covid-19

Ketua DPRD Sebut Pemprov DKI Belum Komunikasi Terkait Anggaran Covid-19

Megapolitan
Mekanisme Karantina ODP dan PDP di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Mekanisme Karantina ODP dan PDP di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X