Warungnya Dirusak Putra Elvy Sukaesih, Junaedi Harap Ganti Rugi

Kompas.com - 13/09/2019, 15:46 WIB
Barang di warung milik Junaedi, Jalan Usaha, Kelurahan Cawang, Kecamatam Kramat Jati, Jakarta Timur, yang dirusak putra Elvy Sukaesih berinisial HR pada Kamis (12/9/2019). Dokumentasi Polsek Kramat JatiBarang di warung milik Junaedi, Jalan Usaha, Kelurahan Cawang, Kecamatam Kramat Jati, Jakarta Timur, yang dirusak putra Elvy Sukaesih berinisial HR pada Kamis (12/9/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Junaedi (48), pemilik warung di Jalan Usaha, Keluarahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, yang dirusak putra pedangdut Elvy Sukaesih berinisial HR berharap ganti rugi.

Dia mengatakan, usai kejadian pada Kamis (12/9/2019) malam, pihak keluarga HR sempat menjanjikan ganti rugi kerusakan warung. Namun, hingga kini ganti rugi belum diberikan.

"Semalam sih bilangnya mau ganti rugi semua kerusakan adiknya Pak Syehan. Saya bilang, saya minta ganti rugi yang rusak aja, saya minta pokoknya jadi semula saja," kata Junaedi di lokasi, Jumat (13/9/2019).


Junaedi menambahkan, Syehan mendatangi dirinya pada pukul 22.30 WIB dan menjanjikan ganti rugi kerusakan warung.

Baca juga: Kronologi Putra Elvy Sukaesih Ngamuk di Warung Kelontong karena Tak Diberi Utang Rokok

Adapun kerusakan barang di sekitar warung yakni, kaca meja yang dipecahkan HR, barang dagangan yang rusak, gerobak yang hancur, dan pagar rumah yang juga rusak.

"Janjinya hari ini mau diganti, tapi sampai sekarang belum ada. Kerugian belum saya hitung, tapi saya minta diganti semula saja sudah, enggak neko-neko saya mah," ujar Junaedi.

Sebelumnya, pada Kamis pukul 19.30 WIB, HR mengamuk dan sempat menyerang Junaedi lantaran tidak diberi utang tiga bungkus rokok.

Baca juga: Polisi: Anak Elvy Sukaesih Mengalami Gangguan Jiwa Sejak 2014

Awalnya, HR menyuruh asisten rumah tangganya bernama Maulana untuk berutang tiga bungkus rokok di warung milik Junaedi. Namun, rokok hanya tersedia satu bungkus.

Mengetahui rokok tidak diberi, HR menyambangi warung dengan membawa pedang dan menyerang Junaedi serta menghancurkan barang di sekitar warung. Junaedi berhasil melarikan diri setelah diserang HR dan dilempar pecahan kaca.

Lalu, pukul 21.30 WIB, polisi tiba di TKP dan mengamankan HR di rumahnya. Polisi juga membawa HR ke Rumah Sakit Jiwa Duren Sawit karena diketahui HR pernah mengidap gangguan jiwa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

Megapolitan
SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

Megapolitan
Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Megapolitan
Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Megapolitan
Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Megapolitan
9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Megapolitan
Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Megapolitan
PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

Megapolitan
Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Megapolitan
Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Megapolitan
Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Megapolitan
DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X