Langgar Jam Operasional, 30 Truk Tanah di Bekasi Ditahan

Kompas.com - 20/09/2019, 18:10 WIB
Sejumlah truk tanah ditahan Dinas Perhubungan Kota Bekasi karena melanggar jam operasional. Truk-truk itu ditahan di Jalan Ir H Juanda, Jumat (20/9/2019). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANSejumlah truk tanah ditahan Dinas Perhubungan Kota Bekasi karena melanggar jam operasional. Truk-truk itu ditahan di Jalan Ir H Juanda, Jumat (20/9/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan Kota Bekasi menindak sejumlah truk pengangkut tanah, Jumat (20/9/2019). Truk-truk itu beroperasi di luar waktu yang sudah ditentukan.

Total ada 30 unit truk yang ditahan bersama pengemudinya, di luar beberapa truk yang memilih putar arah.

Dari pantauan Kompas.com, truk-truk tersebut diparkir di tepi Jalan Ir H Juanda (depan kompleks Pemkot Bekasi), Jalan Sudirman (depan Hutan Kota Bekasi), dan di Jalan Ahmad Yani (depan Stadion Patriot Candrabhaga).

Keberadaan truk-truk itu memancing perhatian para pemotor yang sesekali menoleh ke arah barisan truk beratap terpal cerah tersebut. Arus lalu lintas tetap ramai lancar di kawasan itu.

Baca juga: Pembatasan Jam Operasional Truk Pasir di Tangerang Direvisi

"Untuk truk tanah kan ada ketentuan, bahwa berdasarkan instruksi wali kota, ada ketentuan jam operasionalnya. Dia (truk) harus beroperasi dari 21.00-05.00," kata Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Deded Kusmayadi melalui telepon, Jumat sore.

Deded menyebutkan, mayoritas truk tersebut keluar dari Tol Bekasi Barat dan menuju Jalan Perjuangan, Bekasi Utara.

Jajarannya sudah menindak para pengemudi truk tanah itu sejak pukul 09.00 pagi. Penindakan bakal dilakukan sampai pukul 21.00 nanti, ketika truk sudah diperbolehkan beroperasi lagi.

Tidak ada pengemudi yang ditilang atau didenda, ujar Deded. Mereka hanya dihentikan sementara.

Truk tanah yang beroperasi di luar jam yang ditentukan akan menimbulkan kemacetan lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Kota Bekasi.

"Dia kan berbodi besar, itu kan menambah kemacetan dan lain-lain nah itulah mereka melanggar jam operasi jadi kita tindak," kata Deded.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Megapolitan
Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Megapolitan
Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Megapolitan
Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Megapolitan
UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Megapolitan
Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X