Kompas.com - 08/10/2019, 17:08 WIB
Tempat cuci steam mobil dan motor di Pondok Melati, Bekasi, yang disatroni komplotan perampok bercelurit pada Senin (7/10/2019) dini hari. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANTempat cuci steam mobil dan motor di Pondok Melati, Bekasi, yang disatroni komplotan perampok bercelurit pada Senin (7/10/2019) dini hari.

BEKASI, KOMPAS.com - Para perampok bercelurit yang beraksi di tempat cuci steam di Pondok Melati, Bekasi, Senin (7/10/2019) dini hari, diduga menggunakan motor dengan pelat nomor palsu.

Hal itu disampaikan Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pondok Gede, AKP Supriyanto melalui sambungan telepon, Selasa (8/10/2019).

Supriyanto mengatakan, pihaknya sudah mengecek rekaman kamera pengintai dari awal sampai akhir.

Baca juga: 8 Perampok Bercelurit Beraksi di Bekasi, Begini Kronologinya

Terekam dua motor yang digunakan perampok bercelurit itu, yakni Yamaha N-MAX dan Honda Scoopy.

Pelat nomor keduanya tidak begitu tampak jelas dalam rekaman kamera pengintai.

"Ini baru lihat benar-benar, nomor pelatnya kan (yang terekam) ada kendaraan 2 itu, mau saya lihat pelat yang benar, karena beda antara nomornya dan jenis kendaraannya," sebut Supriyanto.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pengguna pelat palsu. Itu intinya. Sementara itu dulu," kata dia.

Baca juga: Terekam CCTV, Penjaga Tempat Cuci Steam di Bekasi Sempat Adu Celurit dengan Perampok

Hingga saat ini polisi masih berupaya mengusut identitas para pelaku.

Zuhairiyah (28), saksi di lokasi kejadian mengatakan, ada delapan orang yang beraksi pada dini hari itu.

Empat di antaranya masuk ke halaman tempat cuci steam. Dua perampok bercelurit kemudian merangsek masuk ke area ruang tunggu yang merangkap sebagai warung.

"Identitas pelaku belum diketahui, masih penyelidikan," ujar Supriyanto.

Akibat peristiwa ini, dua ponsel milik pegawai dirampas. Tidak ada korban luka maupun jiwa dari peristiwa ini.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Dinas Lurah Batu Ampar Jaktim Kebakaran, Api Diduga dari Puntung Rokok

Rumah Dinas Lurah Batu Ampar Jaktim Kebakaran, Api Diduga dari Puntung Rokok

Megapolitan
Gara-gara Sopir Adukan Pungli di Tanjung Priok ke Jokowi, Truk Dilempar Batu

Gara-gara Sopir Adukan Pungli di Tanjung Priok ke Jokowi, Truk Dilempar Batu

Megapolitan
Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Kejari Pikir-pikir Ajukan Banding

Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Kejari Pikir-pikir Ajukan Banding

Megapolitan
Hari Ini, 116 Warga di Atas Usia 18 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 di Palmerah

Hari Ini, 116 Warga di Atas Usia 18 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 di Palmerah

Megapolitan
Video Viral Pungli Pakai Kantong Kresek di Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sebut Kejadian Lama

Video Viral Pungli Pakai Kantong Kresek di Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sebut Kejadian Lama

Megapolitan
Viral Video Kaca Truk Dirusak, Polisi Sebut Pelakunya Bukan Oknum Pungli

Viral Video Kaca Truk Dirusak, Polisi Sebut Pelakunya Bukan Oknum Pungli

Megapolitan
Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Pikir-pikir untuk Banding

Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Pikir-pikir untuk Banding

Megapolitan
Polda Metro Tegaskan Bakal Tindak Anggotanya jika Terlibat Pungli di Tanjung Priok

Polda Metro Tegaskan Bakal Tindak Anggotanya jika Terlibat Pungli di Tanjung Priok

Megapolitan
RSUD Kemayoran Hampir Penuh, Tersisa 2 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

RSUD Kemayoran Hampir Penuh, Tersisa 2 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, Bar di Kemang Ditutup Sementara

Langgar Aturan PPKM, Bar di Kemang Ditutup Sementara

Megapolitan
Perwakilan Dinsos hingga Dukcapil Juga Ditempatkan di Posko PPDB Bekasi

Perwakilan Dinsos hingga Dukcapil Juga Ditempatkan di Posko PPDB Bekasi

Megapolitan
Cerita Orangtua Azmi Ramadan, Kondisi Anaknya Pernah Dimanfaatkan Penipu Bermodus Galang Dana

Cerita Orangtua Azmi Ramadan, Kondisi Anaknya Pernah Dimanfaatkan Penipu Bermodus Galang Dana

Megapolitan
Peredaran 1,1 Ton Sabu Jaringan Timur Terungkap karena Tulisan Mencurigakan pada Kemasan

Peredaran 1,1 Ton Sabu Jaringan Timur Terungkap karena Tulisan Mencurigakan pada Kemasan

Megapolitan
Kapolri: 1,1 Ton Sabu Milik Sindikat Timur Tengah Akan Diedarkan di Jakarta dan Jabar

Kapolri: 1,1 Ton Sabu Milik Sindikat Timur Tengah Akan Diedarkan di Jakarta dan Jabar

Megapolitan
Kapolda Metro hingga Pangdam Jaya Kumpul di Balai Kota DKI Jakarta Malam Ini

Kapolda Metro hingga Pangdam Jaya Kumpul di Balai Kota DKI Jakarta Malam Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X