Kasino di Kelapa Gading Milik Bandar Kelompok RBS 29

Kompas.com - 11/10/2019, 18:00 WIB
Kasino di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara yang di gerebek Polisi pada Kamis (10/10/2019) malam KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIKasino di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara yang di gerebek Polisi pada Kamis (10/10/2019) malam

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasino di Jalan Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang digerebek polisi pada Kamis (10/10/2019) diketahui milik MR yang kini berstatus buronan polisi.

MR masuk daftar pencarian orang (DPO) karena berperan sebagai salah satu dari enam penyandang dana atau bandar dari pusat perjudian yang ada di Apartemen Robinson lantai 29, Penjaringan, Jakarta Utara, yang sebelumnya juga digerebek polisi.

"Kemudian dari hasil keterangan yang didapat oleh penyidik, dilakukan pengembangan dan dilakukan penyelidikan, ternyata benar bahwa tersangka DPO atas nama MR ini mempunyai tempat di wilayah ruko Kelapa Gading," kata Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, AKBP I Gede Nyeneng, Jumat (11/10/2019) di lokasi.

Baca juga: [Video] Melihat Kasino yang Berada di Kelapa Gading

Informasi itu didapat dari keterangan beberapa tersangka kelompok RBS 29. Setelah mendapatkan informasi tersebut, pada Kamis malam polisi langsung mencari dan menggerebek kasino milik MR.

Dari dalam lokasi, polisi menemukan 16 meja dan 24 kursi yang digunakan untuk judi jenis baccarat.

Namun, saat penggerebekan, polisi tidak mendapati seseorang di lokasi tersebut. Ruko yang digerebek pun dalam keadaan terkunci. Didampingi sekuriti, petugas membongkar paksa pintu ruko tersebut.

"Selanjutnya Direktorat Reserse Polda Metro Jaya akan terus melakukan pengembangan terkait dengan kasus perjudian yang ada khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya," ucap Gede.

Hingga saat ini, polisi menetapkan 91 tersangka terkait kasus perjudian yang terungkap di Apartemen Robinson sebelumnya. Sebanyak 42 tersangka berperan sebagai penyelenggara kegiatan perjudian dan 49 tersangka lainnya merupakan pemain.

Baca juga: Wali Kota: Kasino di Apartemen Robinson Tak Berizin Usaha

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, seorang pemain judi ditemukan tewas karena nekat melompat dari lantai 29 ketika polisi mendatangi lokasi.

"Memang ada satu orang, mungkin dia ketakutan atau apa ya, dia lari dari pintu belakang kemudian lompat jatuh ke bawah. Kita temukan meninggal dunia," ujar Argo di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (8/10/2019).

Para tersangka dijerat Pasal 303 dan atau 303 bis KUHP tentang Tindak Pidana Perjudian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Masih Ada Zona Merah pada Masa PSBB Transisi, 66 RW di Jakarta Jadi Perhatian Khusus...

Ketika Masih Ada Zona Merah pada Masa PSBB Transisi, 66 RW di Jakarta Jadi Perhatian Khusus...

Megapolitan
 Agar Tak Terpusat di Masjid, Wali Kota Tangerang Minta Mushala Juga Gelar Shalat Jumat

Agar Tak Terpusat di Masjid, Wali Kota Tangerang Minta Mushala Juga Gelar Shalat Jumat

Megapolitan
UPDATE Covid-19 4 Juni: Pasien Sembuh di Depok Bertambah 27 Orang, 6 Kasus Baru Muncul

UPDATE Covid-19 4 Juni: Pasien Sembuh di Depok Bertambah 27 Orang, 6 Kasus Baru Muncul

Megapolitan
UPDATE 4 Juni, Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi Mencapai 321, 255 di Antaranya Sembuh

UPDATE 4 Juni, Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi Mencapai 321, 255 di Antaranya Sembuh

Megapolitan
Fakta yang Terungkap dalam Kasus Pembunuhan oleh Aulia Kesuma, Terlampau Sadis hingga Dituntut Mati

Fakta yang Terungkap dalam Kasus Pembunuhan oleh Aulia Kesuma, Terlampau Sadis hingga Dituntut Mati

Megapolitan
Masih Zona Merah, 25 RW di Depok Ini Belum Bisa Transisi Menuju New Normal

Masih Zona Merah, 25 RW di Depok Ini Belum Bisa Transisi Menuju New Normal

Megapolitan
Shalat Jumat di Masjid Sudah Diperbolehkan, Ini Protokol Kesehatan yang Harus Diikuti

Shalat Jumat di Masjid Sudah Diperbolehkan, Ini Protokol Kesehatan yang Harus Diikuti

Megapolitan
Hari Pertama PSBB Transisi, Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Diprediksi Hujan

Hari Pertama PSBB Transisi, Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Diprediksi Hujan

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 20.00 WIB

Mulai Hari Ini, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 20.00 WIB

Megapolitan
Hiraukan Imbauan Penghuni Kos, ART Nekat Mudik, Dipaksa Isolasi Saat Kembali

Hiraukan Imbauan Penghuni Kos, ART Nekat Mudik, Dipaksa Isolasi Saat Kembali

Megapolitan
Wali Kota Depok: PSBB Proposional Bukan Berarti Euforia Aktivitas Kembali Bebas

Wali Kota Depok: PSBB Proposional Bukan Berarti Euforia Aktivitas Kembali Bebas

Megapolitan
Masjid Istiqlal Masih Tiadakan Shalat Jumat Selama PSBB Transisi Jakarta

Masjid Istiqlal Masih Tiadakan Shalat Jumat Selama PSBB Transisi Jakarta

Megapolitan
Aulia Kesuma dan Anaknya Dituntut Mati, Pengacara: Tuntutan Terlalu Sadis

Aulia Kesuma dan Anaknya Dituntut Mati, Pengacara: Tuntutan Terlalu Sadis

Megapolitan
Jam Operasional MRT Jakarta Masa PSBB Transisi Pukul 5.00-21.00 WIB

Jam Operasional MRT Jakarta Masa PSBB Transisi Pukul 5.00-21.00 WIB

Megapolitan
PSBB Transisi, Toko di Jakarta Diterapkan Sistem Ganjil Genap, Begini Pengaturannya

PSBB Transisi, Toko di Jakarta Diterapkan Sistem Ganjil Genap, Begini Pengaturannya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X