Dua Muridnya Disiram Air Keras, Kepsek SMPN 229 Jakbar Beri Imbauan

Kompas.com - 12/11/2019, 13:15 WIB
Kepala sekolah SMPN 229 Jakarta Barat saat ditemui di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (11/11/2019) petang KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARKepala sekolah SMPN 229 Jakarta Barat saat ditemui di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (11/11/2019) petang

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Sekolah dan guru SMPN 229 Jakarta Barat Saul Tanjung telah menjenguk dua siswinya, A dan PN, yang disiram air keras di perjalanan sepulang sekolah.

Saul mengatakan, dirinya berpesan kepada AE dan PN agar lebih berhati-hati saat pulang sekolah.

 

Pesan yang sama juga disampaikan kepada siswa lainnya.

"Kita sudah besuk korban, kemudian mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, humas sampai ke wali kelas. Kita sudah imbau kepada seluruh siswa bahwa di dalam keseharian supaya berhati-hati," ucap Saul saat dikonfirmasi, Selasa (12/11/2019).

Untuk mencegah insiden terulang kembali, Saul mengajak peran aktif orangtua dalam mengantar jemput anak-anak.

"Kita mohon juga bila ada orangtua yang bisa antar jemput putra-putrinya sepulang sekolah seperti itu," ucap Saul.

Baca juga: Polisi Masih Memburu Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Pelajar di Kebon Jeruk

Hingga kini, Saul juga terus memberikan imbauan kepada para guru agar mengawasi para muridnya, terlebih para wali kelas.

"Kepala sekolah sudah mengadakan briefing kepada semua guru supaya mengadakan pengawasan lebih intensif kepada seluruh peserta didik," kata Saul.

Saat ini, A dan PN belum kembali beraktivitas di sekolah karena masih dalam pemulihan.

A dan PN merupakan dua siswi SMPN 229 Jakarta Barat yang menjadi korban penyiraman air keras.

Penyiraman terjadi saat mereka pulang sekolah di sekitar Jalan Kebon Jeruk Raya, Jakarta Barat, Selasa (5/11/2019).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Sabtu Ini, Sebagian Jabodetabek Diprediksi Hujan Saat Siang

BMKG: Sabtu Ini, Sebagian Jabodetabek Diprediksi Hujan Saat Siang

Megapolitan
Positif Narkoba, Pegawai Beacukai yang Ditangkap di Kepulauan Seribu Tak Jadi Tersangka

Positif Narkoba, Pegawai Beacukai yang Ditangkap di Kepulauan Seribu Tak Jadi Tersangka

Megapolitan
UPDATE 3 Juli: Bertambah 1, Total 415 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 3 Juli: Bertambah 1, Total 415 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Dipertanyakan, Bagaimana Cara Batasi Pengunjung Pasar di Jakarta?

Dipertanyakan, Bagaimana Cara Batasi Pengunjung Pasar di Jakarta?

Megapolitan
Jalan di Tepi Waduk Pluit Longsor, Penanganan Darurat Ditargetkan Selesai Dua Hari

Jalan di Tepi Waduk Pluit Longsor, Penanganan Darurat Ditargetkan Selesai Dua Hari

Megapolitan
Terlilit Hutang dan Sakit, Seorang Pemuda Coba Bunuh Diri di Lahan Kosong

Terlilit Hutang dan Sakit, Seorang Pemuda Coba Bunuh Diri di Lahan Kosong

Megapolitan
UPDATE 3 Juli: Bertambah 12, Total 491 Kasus Positif Covid-19 di Kota Tangerang

UPDATE 3 Juli: Bertambah 12, Total 491 Kasus Positif Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Sudin SDA Akan Tutup Jalan Pluit Timur Raya untuk Perbaikan Longsor

Sudin SDA Akan Tutup Jalan Pluit Timur Raya untuk Perbaikan Longsor

Megapolitan
Kontrakan Enam Pintu di Batuampar Terbakar Diduga karena Gas Bocor

Kontrakan Enam Pintu di Batuampar Terbakar Diduga karena Gas Bocor

Megapolitan
Pemkot Tangerang: Lahan Tempat Semanggi Center Akan Jadi Balai Kesenian

Pemkot Tangerang: Lahan Tempat Semanggi Center Akan Jadi Balai Kesenian

Megapolitan
Kini Ojol Boleh Angkut Penumpang Kembali di Depok

Kini Ojol Boleh Angkut Penumpang Kembali di Depok

Megapolitan
Eazy Passport, Layanan Jemput Bola Pembuatan Paspor Imigrasi Tangerang

Eazy Passport, Layanan Jemput Bola Pembuatan Paspor Imigrasi Tangerang

Megapolitan
244 Karyawan Unilever yang Dinyatakan Negatif Tetap Jalani Isolasi

244 Karyawan Unilever yang Dinyatakan Negatif Tetap Jalani Isolasi

Megapolitan
Imbas Penutupan Pasar Tempel, Pasar Pondok Labu Ikut Ditutup Satu Hari

Imbas Penutupan Pasar Tempel, Pasar Pondok Labu Ikut Ditutup Satu Hari

Megapolitan
UPDATE 3 Juli, 434 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

UPDATE 3 Juli, 434 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X