Sejumlah Siswa Melompat dari Ketinggian Saat Kebakaran Landa SMK Yadika 6 Pondok Gede

Kompas.com - 19/11/2019, 06:04 WIB
Kebakaran melanda SMA Yadika 6 di Pondokgede, Bekasi, Senin (18/11/2019). Dok. IstimewaKebakaran melanda SMA Yadika 6 di Pondokgede, Bekasi, Senin (18/11/2019).

Berbagai tumpukan benda untuk tangga darurat tak sanggup menjangkau lantai 4 sekolah.

Tiada jalan memutar bagi Dimas. Ia terjun dari ketinggian itu, mungkin berharap kanopi yang menjulur di lantai 1 sanggup menadah tubuhnya. Kanopi jebol ditubruk tubuh Dimas.

“Langsung dibawa ke rumah sakit. Sempat keluar darah dari hidungnya,” ujar Ilham.

Baca juga: Setelah Enam Jam, Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede Padam

Dimas bukan satu-satunya orang yang melompat dari lantai 4, namun ia satu-satunya guru yang melakukannya.

Beberapa saksi mengatakan, ada 3 murid lain, ada pula yang bilang  4 murid lain juga melompat dari sana.

Ada kasur dan matras yang disiapkan di lapangan, tetapi kanopi menjulur terlalu panjang sehingga menghalangi jalur lintasan menuju kasur dan matras itu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Aceng Sholahuddin menyatakan, total ada 14 korban dilarikan ke rumah sakit. Dua di antaranya cedera parah usai melompat dari ketinggian. Mereka patah punggung dan patah tulang kaki serta tangan.

Alif dan Ilham kenal keduanya.

“Yang parah S, dia koma, luka bakar juga di mukanya. A juga parah. Mereka enggak kayak teman yang lain, yang waktu lompat ketahan sama asbes jadi enggak langsung ke bawah,”kata Alif.

Empat jam usai kemunculan api, lebih dari 100 personel pemadam kebakaran akhirnya berhasil menguasai lokasi. Sekitar pukul 21.30, api padam seluruhnya.

“Yang terbakar lantai 1, 2, 3. Lantai 4 aman,” ujar Aceng.

"Korban meninggal dunia tidak ada, korban luka 14. Dua patah tulang, 12 luka bakar dan sesak nafas karena panik dan loncat, karena tidak ada tangga evakuasi atau tangga darurat. Seharusnya gedung 4 lantai ini dilengkapi dengan tangga darurat," kata dia.

Hari Selasa ini kegiatan sekolah kemungkinan besar diliburkan.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

Megapolitan
Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Megapolitan
UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

Megapolitan
Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Rektor IPB University Positif Covid-19

Rektor IPB University Positif Covid-19

Megapolitan
Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Megapolitan
Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Megapolitan
Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Megapolitan
Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Megapolitan
Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Megapolitan
2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X