Kompas.com - 26/12/2019, 15:05 WIB
Jembatan Hutan Kota Kemayoran ambrol, Minggu (22/12/2019). Dokumen IstimewaJembatan Hutan Kota Kemayoran ambrol, Minggu (22/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Utara menggelar olah TKP terkait jembatan ambruk yang berada di kawasan Hutan Kota Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, dalam olah TKP itu melibatkan sejumlah pihak.

"Kami melaksanakan olah TKP bersama dengan Puslabfor dan jasa konstruksi di mana kami juga di backup dari Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya," kata Budhi di kantornya, Kamis (26/12/2019).

Baca juga: Pengelola Bantah Jembatan yang Ambruk di Hutan Kota Kemayoran Senilai Rp 5 Miliar

Budhi menyampaikan, dalam olah TKP tersebut tim mencoba meneliti konstruksi jembatan yang roboh tersebut.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui penyebab utama ambruknya jembatan lengkung itu pada hari Minggu (22/12/2019) lalu.

Selain itu, polisi juga memeriksa saksi dari pihak Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran dan tiga perusahaan yang terlibat dalam pembangunan jembatan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi yang merancang pembuatan jembatan itu adalah konsultan perencana yakni PT PN, kemudian kami juga akan mengejar dari pada pelaksanaan konstruksi atau kontraktor nya. Kemudian juga ada konsultan pengawas PT AK," ujar Budhi.

Apabila dari hasil olah TKP ini ditemukan unsur pidana, polisi akan menaikan status penyelidikan ke tahap penyidikan.

Baca juga: 4 Fakta Terkait Ambruknya Jembatan Hutan Kota Kemayoran yang Baru Diresmikan

"Nanti kita akan melihat kalau memang dari awal ada sesuatu memang dilakukan perbuatan melawan hukum yang dilakukan berbagai pihak, maka kita minta pertanggungjawaban," ujar Budhi.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masuk Lapas Klas II A Tangerang, Pinangki Tempati Blok Pengenalan Lingkungan Selama 2 Minggu

Masuk Lapas Klas II A Tangerang, Pinangki Tempati Blok Pengenalan Lingkungan Selama 2 Minggu

Megapolitan
Warteg di Ciputat Jadi Korban Pungli, Pelaku Diduga Karang Taruna Gadungan

Warteg di Ciputat Jadi Korban Pungli, Pelaku Diduga Karang Taruna Gadungan

Megapolitan
Bukan 5M, Kabupaten Bekasi Cegah Penularan Covid-19 dengan 6M

Bukan 5M, Kabupaten Bekasi Cegah Penularan Covid-19 dengan 6M

Megapolitan
Perubahan RPJMD 2017-2022 DKI Jakarta, Manuver Janji Anies di Sisa Masa Jabatan

Perubahan RPJMD 2017-2022 DKI Jakarta, Manuver Janji Anies di Sisa Masa Jabatan

Megapolitan
Babak Baru Kasus Jerinx, Polisi Sita Ponsel dan Kembali Gelar Perkara

Babak Baru Kasus Jerinx, Polisi Sita Ponsel dan Kembali Gelar Perkara

Megapolitan
Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa oleh Satpam GBK Diselidiki Polisi

Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa oleh Satpam GBK Diselidiki Polisi

Megapolitan
Cerita Penyintas Covid-19 Harus Banyak Keluar Uang untuk Cek Kesehatan Setelah Negatif Covid-19

Cerita Penyintas Covid-19 Harus Banyak Keluar Uang untuk Cek Kesehatan Setelah Negatif Covid-19

Megapolitan
PPKM Level 4 di Jabodetabek, Klaim Penurunan Kasus di Jakarta, tapi Pendapatan Asli Daerah Bekasi Anjlok

PPKM Level 4 di Jabodetabek, Klaim Penurunan Kasus di Jakarta, tapi Pendapatan Asli Daerah Bekasi Anjlok

Megapolitan
PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 4

PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 4

Megapolitan
Bagaimana Teknik Swab PCR terhadap Harimau? Ini Penjelasan Dokter Hewan Ragunan

Bagaimana Teknik Swab PCR terhadap Harimau? Ini Penjelasan Dokter Hewan Ragunan

Megapolitan
UPDATE: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 129, Pasien Aktif Jadi 4.662 Orang

UPDATE: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 129, Pasien Aktif Jadi 4.662 Orang

Megapolitan
Kebakaran Gudang di Parakan Sawangan, Karyawan Nyaris Jadi Korban dan Api Sulit Dikendalikan

Kebakaran Gudang di Parakan Sawangan, Karyawan Nyaris Jadi Korban dan Api Sulit Dikendalikan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Perpanjangan PPKM Level 4 di Jakarta | Reaksi Anies Nonton Greysia/Apriyani Raih Emas Olimpiade

[POPULER JABODETABEK] Perpanjangan PPKM Level 4 di Jakarta | Reaksi Anies Nonton Greysia/Apriyani Raih Emas Olimpiade

Megapolitan
UPDATE: Hampir 1.000 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 15 Pasien Wafat

UPDATE: Hampir 1.000 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 15 Pasien Wafat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jakarta Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jakarta Hujan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X