Kompas.com - 26/12/2019, 23:02 WIB
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (15/7/2019) RYANA ARYADITA UMASUGIKetua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (15/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Fraksi PDI-Perjuangan menanggapi serapan anggaran DKI Jakarta di penghujung tahun yang masih di bawah 80 persen.

Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Gembong Warsono menyebutkan, rendahnya anggaran karena perencanaan yang kurang cermat dan tidak memikirkan cara untuk mencapainya

"Karena perencanaan tidak cermat kalau perencanaan matang pasti terkejar targetnya, kalau perencanaan bagus cermat pasti penyerpaan anggaran tinggi," kata dia saat dihubungi, Kamis (26/12/2019).

Baca juga: Jelang Tutup Anggaran 2019, Serapan APBD DKI 74 Persen

Sementara itu Dinas Sumber Daya Air (SDA) sendiri memiliki serapan anggaran yang masih berada di bawah 50 persen.

Menurut Gembong karena ada sejumlah target pembebasan lahan yang tidak tercapai.

"Dinas SDA program pembebasan lahan kali mungkin tidak tereksekusi mungkin ya atau dinas perumahan sekarang yang masih rendah digelontorkan rumah DP 0, padahal ada tanggung jawab rusunawa dalam RPJMD 230 ribu banyak itu," ujarnya.

Diketahui, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2019 pada 31 Desember mendatang akan terserap 83,42 persen.

Persentase itu dihitung berdasarkan proyek-proyek pembangunan fisik yang akan dibayar hingga tutup buku nanti.

Baca juga: Sekda DKI Sebut Serapan APBD 2019 Lebih Baik Dibanding Tahun 2018

"Rencana kami, karena sudah masuk semua (pembayaran), itu nanti akan tereksekusi di 83,42 persen," ujar Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Dilihat dari situs web http://publik.bapedadki.net, serapan APBD 2019 berada di angka 79,6 persen, per hari ini, pukul 22.10 WIB.

Realisasi belanja langsung dan belanja tidak langsung sebesar Rp 61,9 triliun dari total alokasi Rp 77,8 triliun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salah Gunakan Dana BOS dan BOP, Mantan Kepala SMKN 53 Ditetapkan Jadi Tersangka

Salah Gunakan Dana BOS dan BOP, Mantan Kepala SMKN 53 Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Pingsan Setelah Ditonjok Sopir Lain, Pengemudi Taksi Tabrak Gerbang Mapolres Jakbar

Pingsan Setelah Ditonjok Sopir Lain, Pengemudi Taksi Tabrak Gerbang Mapolres Jakbar

Megapolitan
Praktik Prostitusi Online Anak di Penginapan Tebet, Warga: Enggak Terpikir Jadi Tempat Open BO

Praktik Prostitusi Online Anak di Penginapan Tebet, Warga: Enggak Terpikir Jadi Tempat Open BO

Megapolitan
Bersikeras Dua Terdakwa Kasus 192 Kg Ganja Divonis Mati, PN Tangerang Resmi Ajukan Banding

Bersikeras Dua Terdakwa Kasus 192 Kg Ganja Divonis Mati, PN Tangerang Resmi Ajukan Banding

Megapolitan
Aturan Perjalanan Pakai Kendaraan Pribadi ke Luar Jakarta Selama Larangan Mudik

Aturan Perjalanan Pakai Kendaraan Pribadi ke Luar Jakarta Selama Larangan Mudik

Megapolitan
KPAI Sebut Guru-guru di Jakarta Kelelahan Mengajar Tatap Muka dan Daring

KPAI Sebut Guru-guru di Jakarta Kelelahan Mengajar Tatap Muka dan Daring

Megapolitan
Semrawut, Kolong Flyover Roxy Akan Ditata Ulang

Semrawut, Kolong Flyover Roxy Akan Ditata Ulang

Megapolitan
Evaluasi Belajar Tatap Muka, Disdik DKI Tegaskan Akan Tutup Sekolah jika Tak Disiplin Protokol Kesehatan

Evaluasi Belajar Tatap Muka, Disdik DKI Tegaskan Akan Tutup Sekolah jika Tak Disiplin Protokol Kesehatan

Megapolitan
Hasil Uji Coba Belajar Tatap Muka, Kadisdik DKI: Sempat Hanya Dihadiri 5 Siswa

Hasil Uji Coba Belajar Tatap Muka, Kadisdik DKI: Sempat Hanya Dihadiri 5 Siswa

Megapolitan
Nurmaya, Perempuan Penderma Nasi Bungkus dan Cerita Kejutan-kejutan yang Mengiringinya

Nurmaya, Perempuan Penderma Nasi Bungkus dan Cerita Kejutan-kejutan yang Mengiringinya

Megapolitan
PSK yang Dianiaya Pelanggan di Apartemen Ciputat Alami 14 Luka Tusuk

PSK yang Dianiaya Pelanggan di Apartemen Ciputat Alami 14 Luka Tusuk

Megapolitan
Aturan Baru Berlaku, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Wajib Tes PCR atau Antigen Sehari Sebelum Berangkat

Aturan Baru Berlaku, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Wajib Tes PCR atau Antigen Sehari Sebelum Berangkat

Megapolitan
Sekuriti Penusuk PSK di Apartemen Ciputat Sudah Siapkan Pisau Sebelum Berkencan

Sekuriti Penusuk PSK di Apartemen Ciputat Sudah Siapkan Pisau Sebelum Berkencan

Megapolitan
Tabrak Beton Pembatas Jalur Sepeda di Sudirman, Mobil Avanza Terguling dan Ringsek

Tabrak Beton Pembatas Jalur Sepeda di Sudirman, Mobil Avanza Terguling dan Ringsek

Megapolitan
Berkaca Kasus Konten TikTok Pembukaan Persalinan, IDI Jaksel Ingatkan Dokter Bijak Bermedsos

Berkaca Kasus Konten TikTok Pembukaan Persalinan, IDI Jaksel Ingatkan Dokter Bijak Bermedsos

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X