Polisi Duga Kasus 514 Gram Sabu di Bekasi Disebut Libatkan Jaringan

Kompas.com - 14/01/2020, 17:28 WIB
Enam orang tersangka pengedaran narkotika jenis sabu ditangkap jajaran Polres Metro Bekasi Kota sejak 9 Januari 2020. Dari tangan para pelaku, total polisi menyita 514 gram sabu. KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANEnam orang tersangka pengedaran narkotika jenis sabu ditangkap jajaran Polres Metro Bekasi Kota sejak 9 Januari 2020. Dari tangan para pelaku, total polisi menyita 514 gram sabu.

BEKASI, KOMPAS.com - Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana menduga penangkapan sejumlah tersangka pengedar sabu yang berawal di Kota Bekasi melibatkan jaringan.

Pasalnya, sejauh ini pihaknya telah memetakan delapan orang pelaku. Enam di antaranya sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, sementara dua lagi masih diburu.

Eka menilai, jumlah sabu dengan total 514 gram yang disita dari tangan mereka sudah "melebihi batas".

"Keenam pelaku ini (tersangka) saja satu rangkaian semua, karena jumlah (sabu yang) mereka (edarkan) juga sudah melebihi batas dari yang diperkenankan," jelas Eka dalam konferensi pers di Mapolres Metro Bekasi Kota, Selasa (14/1/2020) petang.

Baca juga: Polisi Sita Setengah Kg Sabu di Bekasi, 6 Orang Jadi Tersangka

"Kalau kita lihat dari barang bukti yang kami sita, itu orang kayaknya sudah lebih dari golongan pemakai. Golongan mereka sudah bandar," ia menambahkan.

Eka pun menengarai bahwa mereka sudah cukup lama mengedarkan sabu. Wilayah pinggiran Kota Bekasi yang berbatasan dengan Jakarta jadi sasaran mereka.

Hal itu berdasarkan lokasi mereka ditangkap polisi secara berurutan sejak 9 Januari 2020. Mereka ditangkap di sekitar wilayah Cakung dan Duren Sawit, Jakarta Timur, serta Pondok Gede, Bekasi.

"Maka kami jerat mereka dengan Pasal 112 Ayat (2) subsidair Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 114 subsider Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ujar Eka.

"Ancaman hukuman maksimalnya 20 tahun kurungan atau dapat diancam hukuman seumur hidup atau pidana mati, karena mereka sudah golongan satu, sudah bandar," ia menjelaskan.

Keenam tersangka telah ditahan polisi. Penangkapan bermula dari RS yang diciduk di Cakung, Jakarta Timur.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Kota Depok Kebanjiran Calon PPK Jelang Pilkada 2020

KPU Kota Depok Kebanjiran Calon PPK Jelang Pilkada 2020

Megapolitan
7 Begal Remaja di Depok Anggota Geng Motor, Mengaku Akan Balas Dendam Tawuran

7 Begal Remaja di Depok Anggota Geng Motor, Mengaku Akan Balas Dendam Tawuran

Megapolitan
Banjir Kembali Kepung Jakarta, Anies Kerahkan Tim Gabungan

Banjir Kembali Kepung Jakarta, Anies Kerahkan Tim Gabungan

Megapolitan
Siswa SMP dan SMK Jadi Tersangka Pembegalan di Depok

Siswa SMP dan SMK Jadi Tersangka Pembegalan di Depok

Megapolitan
Sejumlah Arus Lalin Dialihkan akibat Banjir Periuk Kota Tangerang

Sejumlah Arus Lalin Dialihkan akibat Banjir Periuk Kota Tangerang

Megapolitan
Wanita yang Tewas Tertabrak KRL Dekat Stasiun Cawang Teridentifikasi

Wanita yang Tewas Tertabrak KRL Dekat Stasiun Cawang Teridentifikasi

Megapolitan
Batan hingga Gegana Periksa Rumah di Batan Indah, Garis Peringatan Dipasang

Batan hingga Gegana Periksa Rumah di Batan Indah, Garis Peringatan Dipasang

Megapolitan
[VIDEO] Hari Kedua Jalan Cakung-Cilincing Terendam Banjir

[VIDEO] Hari Kedua Jalan Cakung-Cilincing Terendam Banjir

Megapolitan
Diguyur Hujan Sejak Pagi, Sejumlah Titik di Bogor Alami Tanah Longsor

Diguyur Hujan Sejak Pagi, Sejumlah Titik di Bogor Alami Tanah Longsor

Megapolitan
Jalan Cakung Cilincing Raya Masih Tenggelam, Hanya Truk yang Bisa Melintas

Jalan Cakung Cilincing Raya Masih Tenggelam, Hanya Truk yang Bisa Melintas

Megapolitan
Laptop, Komputer hingga Buku di Perpustakaan SMAN 10 Bekasi Rusak akibat Banjir

Laptop, Komputer hingga Buku di Perpustakaan SMAN 10 Bekasi Rusak akibat Banjir

Megapolitan
Ribuan Warga Terdampak Banjir di Periuk Tangerang

Ribuan Warga Terdampak Banjir di Periuk Tangerang

Megapolitan
7 Alat Medis di RSCM Terendam Banjir, Salah Satunya Alat Canggih Tomoterapi

7 Alat Medis di RSCM Terendam Banjir, Salah Satunya Alat Canggih Tomoterapi

Megapolitan
Kakek di Depok Diduga Cabuli 5 Bocah SD di Masjid

Kakek di Depok Diduga Cabuli 5 Bocah SD di Masjid

Megapolitan
Selain Bapeten, Pihak RSCM dan Kemenkes Turut Periksa Mesin di Ruang Radiologi yang Terendam Air

Selain Bapeten, Pihak RSCM dan Kemenkes Turut Periksa Mesin di Ruang Radiologi yang Terendam Air

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X