Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Kompas.com - 21/01/2020, 20:38 WIB
Tiga tersangka pelaku pemerasan dan pemalakan terhadap sopir truk di Pintu Keluar Tol Cakung Barat, ditangkap polisi, Senin (21/10/2019). Dokumentasi Polsek CakungTiga tersangka pelaku pemerasan dan pemalakan terhadap sopir truk di Pintu Keluar Tol Cakung Barat, ditangkap polisi, Senin (21/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Utara menangkap F, tersangka pemalakan sopir truk di Jalan Kapuk Kamal, Penjaringan  yang viral di media sosial.

Dalam unggahan akun Instagram @romansadopirtruck, F menjalankan aksinya dengan cara membagi-bagikan karcis kepada para sopir.

Salah satu karcis yang disebarkan F tampak diberi nama "Jendral" dan pejabat polisi fiktif.


Karcis tersebut ditulis tangan bertuliskan tulisan memo resmi lengkap dengan tanda tangan polisi fiktif tersebut.

Baca juga: Mabuk dan Serang Polisi Saat Ditangkap, Begal Sopir Truk di Plumpang Ditembak Kakinya

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Arief Ardiansyah membenarkan modus yang dilakukan F tersebut.

"Jadi dia bikin sendiri kuponnya, kalau tidak dibayar sesuai kupon, dia marah-marah," ujar Arief saat dikonfirmasi, Selasa (21/1/2020).

Arief menyebutkan, dalam menjalankan aksinya, F tidak berkomplot dengan siapa pun. Ia menjalankan aksinya demi keuntungan pribadi.

Arief menyebutkan, F memalak setiap sopir truk yang lewat di Jalan Kapuk Kamal dan memintai korbannya minimal Rp 20.000.

Baca juga: Begal Sopir Truk di Plumpang Lakukan Aksinya untuk Beli Lem Aibon

"Satu kali dia minta Rp 20.000, kadang bisa lebih," ujar Arief.

Adapun, F ditangkap Polres Metro Jakarta Utara tak jauh dari lokasi biasanya ia memalak korban pada Minggu (19/1/2020).

Terhadap F, polisi menyangkakan dia dengan Pasal 368 KUHP Tentang Pemerasan Dan Pengancaman dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Megapolitan
Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Megapolitan
Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Megapolitan
Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Megapolitan
Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Megapolitan
Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Megapolitan
Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Megapolitan
Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Megapolitan
BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

Megapolitan
DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Megapolitan
Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Megapolitan
Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Megapolitan
Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X