Simpan Sabu di Setang Motor, Pria Ini Diciduk Tim Rajawali di Jatinegara

Kompas.com - 22/01/2020, 20:57 WIB
Ilustrasi sabu ShutterstockIlustrasi sabu
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Satuan Gerak Cepat (SGC) Rajawali Polres Metro Jakarta Timur menangkap seorang pria bernama Kris karena hendak melakukan transaksi narkoba jenis sabu di Jalan Jatinegara Barat, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (22/1/2020) dini hari.

Wakil Kepala Tim 1 SGC Rajawali Polres Metro Jakarta Timur Aiptu Willy mengatakan, penangkapan pelaku diduga pengedar narkoba itu berawal dari laporan masyarakat bahwa TKP itu hendak dijadikan lokasi transaksi narkoba.

Atas laporan itu, polisi melakukan pengamatan lokasi.


Baca juga: Polisi Sita 1 Ton Ganja Sejak Desember 2019

"Kita pantau dari jauh, kita lalu mencurigai salah satu pengendara motor dan langsung kita hampiri dan kita periksa serta geledah sekaligus interogasi apakah benar dia membawa barang tersebut. Tapi dia tidak kooperatif kepada kita," kata Willy dalam keterangannya, Rabu.

Sempat tidak kooperatif, polisi pun terus memeriksa dan menginterogasi pelaku.

Kemudian, pelaku akhirnya mengaku bahwa dia membawa sabu seberat 0,5 gram yang disimpan di dalam setang motornya dan hendak dijual ke konsumennya.

Baca juga: Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

"Akhirnya setelah kita tanya, tanya, dan tanya, dia akhirnya mengaku membawa barang tersebut di motornya, tepatnya di setang motornya. Kita periksa dan ditemukan satu klip diduga sabu," ujar Willy.

Polisi juga lanjut memeriksa rumah pelaku, namun tidak menemukan narkoba lainnya. Atas perbuatannya, pelaku dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Timur untuk diperiksa lebih lanjut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandiaga Wanti-wanti Jangan Sampai Sirkuit Formula E Rusak Cagar Budaya Monas

Sandiaga Wanti-wanti Jangan Sampai Sirkuit Formula E Rusak Cagar Budaya Monas

Megapolitan
Kronologi Tiga Penumpang Ojek Pangkalan Terminal Kalideres Ditembak Tarif Rp 750 Ribu

Kronologi Tiga Penumpang Ojek Pangkalan Terminal Kalideres Ditembak Tarif Rp 750 Ribu

Megapolitan
Hanya Uji Coba, Aspal Sirkuit Formula E di Monas Bakal Dibongkar Lagi

Hanya Uji Coba, Aspal Sirkuit Formula E di Monas Bakal Dibongkar Lagi

Megapolitan
Sandiaga Sebut Kurangnya Sosialisasi Bikin Perpecahan Pandangan Formula E

Sandiaga Sebut Kurangnya Sosialisasi Bikin Perpecahan Pandangan Formula E

Megapolitan
Sebelum Bepergian dengan Ojek Pangkalan, Pastikan Hal Ini agar Tak Menyesal

Sebelum Bepergian dengan Ojek Pangkalan, Pastikan Hal Ini agar Tak Menyesal

Megapolitan
Bakal Sirkuit Balap Formula E di Monas Masuk Tahap Pengaspalan

Bakal Sirkuit Balap Formula E di Monas Masuk Tahap Pengaspalan

Megapolitan
Sandaga Uno Ajak Milenial Bikin Film untuk Majukan Ekonomi Kreatif

Sandaga Uno Ajak Milenial Bikin Film untuk Majukan Ekonomi Kreatif

Megapolitan
Tarif Ojek Malam Mahal, Pengemudi yang Beroperasi Siang Sepi Penumpang

Tarif Ojek Malam Mahal, Pengemudi yang Beroperasi Siang Sepi Penumpang

Megapolitan
Fraksi Demokrat Ajukan Diri untuk Jadi Ketua Panitia Pemilihan Wagub DKI

Fraksi Demokrat Ajukan Diri untuk Jadi Ketua Panitia Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
Awas, Begini Cara Tukang Ojek Malam Ucapkan Tarif untuk Kelabui Penumpang

Awas, Begini Cara Tukang Ojek Malam Ucapkan Tarif untuk Kelabui Penumpang

Megapolitan
Bank Sampah Kampung Koran, Menyemai Kader Penyelamat Lingkungan Mulai dari Kampung-kampung

Bank Sampah Kampung Koran, Menyemai Kader Penyelamat Lingkungan Mulai dari Kampung-kampung

Megapolitan
Bank Sampah Kampung Koran Mampu Reduksi 35 Ton Sampah DKI Jakarta

Bank Sampah Kampung Koran Mampu Reduksi 35 Ton Sampah DKI Jakarta

Megapolitan
Voting Tertutup Bikin PKS Yakin Dukungan Fraksi Bakal Beralih ke Cawagub DKI Nurmansjah

Voting Tertutup Bikin PKS Yakin Dukungan Fraksi Bakal Beralih ke Cawagub DKI Nurmansjah

Megapolitan
Bahas Modal Riza Patria Jadi Wagub, Fraksi Gerindra: Ingat, 2012 Dia Pernah Maju Pilkada DKI

Bahas Modal Riza Patria Jadi Wagub, Fraksi Gerindra: Ingat, 2012 Dia Pernah Maju Pilkada DKI

Megapolitan
Modus Ojek Pangkalan Kelabui Penumpang di Terminal Kalideres, Tarif Rp 200.000 Disebut 20

Modus Ojek Pangkalan Kelabui Penumpang di Terminal Kalideres, Tarif Rp 200.000 Disebut 20

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X