Polisi: Para Pengeroyok Wartawan di Satpas SIM Daan Mogot adalah Calo Tangerang

Kompas.com - 31/01/2020, 15:48 WIB
Salah seorang wartawan menjadi korban pengeroyokan oknum calo di dekat Kantor Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (29/1/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARSalah seorang wartawan menjadi korban pengeroyokan oknum calo di dekat Kantor Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (29/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menyebut komplotan pengeroyok wartawan di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, adalah calo Satpas SIM Tangerang.

"Ya itu kan calo, padahal calo itu masuk Tangerang tapi nyari pelanggan di Daan Mogot," kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Antonius saat dihubungi, Jumat (31/1/2020).

Antonius mengatakan, alasan para calo tersebut mencari pembuat SIM hingga ke Satpas Daan Mogot agar bisa diajak membuat SIM di Satpas Tangerang.

Baca juga: Polisi Tangkap 8 Pengeroyok Wartawan di Dekat Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Para calo menjanjikan kemudahan dan dalam waktu yang cepat dapat memperoleh SIM.

Dengan alasan itu, calo bisa merayu calon pembuat SIM dalam hal ini wartawan Tribatanews.id Yohanes Riady untuk membuat SIM di Tangerang

"Kan si calo bilang di Daan Mogot sesuai prosedur susah kan, makanya para calo ini menawarkan kalau cepat, ya ke Tangerang, 'ayo saya bisa bawa', selesai lah," ucap Antonius.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pas dua orang lagi nawarin ke si Yori, maka laporlah itu ke timsus di Satpas diamanin dua orang itu, mungkin pelaku-pelaku pada lihat temannya ditangkap timsus, kenapa ini, lalu di cegat si Yori," sambung Antonius.

Usai mengurus SIM, Yori dikeroyok di luar area kantor Satpas SIM.

Sebelumnya, polisi sudah menangkap sembilan pelaku. Namun dua orang diperbolehkan pulang ke rumah karena tidak melakukan pengeroyokan.

Sementara tujuh pelaku pengeroyokan ditahan di Polsek Cengkareng. Mereka adalah Muhidin (43), Sutikno (45), Efendi (42), Aswat (44), Iwan (41), Anton (32), dab Asep.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ribuan Barang Bukti Narkoba Dihancurkan Pakai Blender dan Dicampur Larutan Pembersih

Ribuan Barang Bukti Narkoba Dihancurkan Pakai Blender dan Dicampur Larutan Pembersih

Megapolitan
Maling Motor Bobol Pagar dan Cakram di Pulogadung, Polisi Lakukan Penyelidikan

Maling Motor Bobol Pagar dan Cakram di Pulogadung, Polisi Lakukan Penyelidikan

Megapolitan
Pajak Sewa Toko Dibebaskan, Asosiasi Mal Butuh Penghapusan PPh Final Selama Setahun

Pajak Sewa Toko Dibebaskan, Asosiasi Mal Butuh Penghapusan PPh Final Selama Setahun

Megapolitan
Ketua RT di Jakpus Diduga Lakukan Pungli Bansos, Kutip Rp 10.000 dari Tiap Penerima

Ketua RT di Jakpus Diduga Lakukan Pungli Bansos, Kutip Rp 10.000 dari Tiap Penerima

Megapolitan
Pengendara Moge yang Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro Jadi Tersangka

Pengendara Moge yang Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro Jadi Tersangka

Megapolitan
Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di Jakarta Barat Belum Capai Target Harian

Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di Jakarta Barat Belum Capai Target Harian

Megapolitan
Laporan Terhadap Anak Akidi Tio Dicabut, Polisi Akan Klarifikasi Pelapor

Laporan Terhadap Anak Akidi Tio Dicabut, Polisi Akan Klarifikasi Pelapor

Megapolitan
Polda Metro: Anak Akidi Tio Dilaporkan atas Dugaan Penipuan pada 2020, Kini Pelapor Ingin Cabut Laporan

Polda Metro: Anak Akidi Tio Dilaporkan atas Dugaan Penipuan pada 2020, Kini Pelapor Ingin Cabut Laporan

Megapolitan
Polisi Tangkap WN China di Ancol, 1 Kilogram Ketamine Diamankan

Polisi Tangkap WN China di Ancol, 1 Kilogram Ketamine Diamankan

Megapolitan
Insiden Ambulans dan Sedan di Pamulang Berujung Damai, Polisi Tak Selidiki Dugaan Penyebaran Berita Bohong

Insiden Ambulans dan Sedan di Pamulang Berujung Damai, Polisi Tak Selidiki Dugaan Penyebaran Berita Bohong

Megapolitan
BOR Pasien Covid-19 di Jakarta Kini Sentuh Angka 56 Persen, ICU 79 Persen

BOR Pasien Covid-19 di Jakarta Kini Sentuh Angka 56 Persen, ICU 79 Persen

Megapolitan
Desak Kejaksaan Ungkap Dugaan Korupsi Damkar Depok, Pengacara: Tersangka Jangan Hanya 'Ikan Teri'

Desak Kejaksaan Ungkap Dugaan Korupsi Damkar Depok, Pengacara: Tersangka Jangan Hanya "Ikan Teri"

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 pada Anak di Bekasi Dilakukan demi Menyongsong Pembelajaran Tatap Muka 2021

Vaksinasi Covid-19 pada Anak di Bekasi Dilakukan demi Menyongsong Pembelajaran Tatap Muka 2021

Megapolitan
Kasus Korupsi di Dinas Damkar Depok Mandek, Pengacara Desak Kejaksaan Segera Ungkap Tersangka

Kasus Korupsi di Dinas Damkar Depok Mandek, Pengacara Desak Kejaksaan Segera Ungkap Tersangka

Megapolitan
Tersangka Dugaan Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Diungkap, Kejaksaan Dipertanyakan

Tersangka Dugaan Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Diungkap, Kejaksaan Dipertanyakan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X