Kelapa Gading dan Pulomas Rentan Banjir, LRT Jakarta Sebut Operasional Tak Terganggu

Kompas.com - 27/02/2020, 13:18 WIB
Kereta LRT melintas saat banjir merendam Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (23/2/2020). Hujan deras sejak Minggu, 23 Februari dini hari membuat sejumlah daerah di Ibu Kota tergenang banjir. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANKereta LRT melintas saat banjir merendam Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (23/2/2020). Hujan deras sejak Minggu, 23 Februari dini hari membuat sejumlah daerah di Ibu Kota tergenang banjir.


JAKARTA, KOMPAS.com - PT LRT Jakarta menyatakan, operasional lintas rel terpadu (LRT) tidak terganggu dengan banjir yang beberapa waktu belakangan merendam kawasan Kepala Gading, Jakarta Utara dan Pulomas, Jakarta Timur.

Sebagai informasi, rute LRT Jakarta memang melintasi dua kawasan tersebut, dari Pegangsaan Dua menyusuri Boulevard Kelapa Gading, melewati daerah Kayuputih dan berakhir di Rawamangun.

"Meskipun dalam kondisi banjir, warga dapat tetap beraktivitas dengan menggunakan layanan kereta LRT Jakarta," kata General Manager Corporate Secretary LRT Jakarta, Arnold Kindangen melalui keterangannya, Kamis (27/2/2020).

Baca juga: Depok Akan Punya Kereta yang Terintegrasi dengan KRL dan LRT

"Untuk dapat menjaga operasional kereta tetap kondusif LRT Jakarta telah melakukan serangkaian antisipasi terhadap sarana dan prasarana LRT Jakarta," lanjut dia.

Arnold menyebutkan, jajarannya telah menyiagakan metering elevasi muka air pada struktur bangunan gardu listrik dan utilitas.

PT LRT Jakarta juga siap memasang floodgate (pintu penahan banjir) pada gardu listrik maupun pintu elevator di stasiun.

Kondisi ini, kata dia, cukup berhasil mengantisipasi banjir yang merendam kawasan di bawah rute layang LRT pada 23-25 Februari 2020 lalu.

Pihaknya juga sempat membuka area parkir untuk titip kendaraan warga terdampak banjir, selain menambah waktu operasional LRT Jakarta hingga 01.00 WIB.

"Jumlah penumpang yang menggunakan LRT Jakarta pada tanggal 23 Februari hingga 25 Februari 2020 berkisar di angka 10.483 – 13.682 penumpang," ujar Arnold.

“Kebanyakan penumpang berasal dari warga sekitar yang berdomisili di Kelapa Gading dan sekitarnya. Segenap tim kami berupaya untuk memberikan pelayanan prima,” imbuh dia.

Baca juga: Anies Sebut Bank DKI Berkontribusi Besar dalam Penerapan MRT hingga LRT Jakarta

Saat ini, operasional LRT Jakarta tetap normal yakni pada pukul 05.30-23.00 dengan selang kedatangan kereta 10 menit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemilik Bangunan di Jaksel Diminta Tak Parkir Kendaraan di Trotoar

Pemilik Bangunan di Jaksel Diminta Tak Parkir Kendaraan di Trotoar

Megapolitan
Operasi Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182 Resmi Berakhir, 3 Orang Belum Teridentifikasi

Operasi Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182 Resmi Berakhir, 3 Orang Belum Teridentifikasi

Megapolitan
Setahun Covid-19, Kebijakan PSBB Dikenalkan Sebagai Solusi Tekan Penyebaran Kasus Tanpa Harus Lockdown

Setahun Covid-19, Kebijakan PSBB Dikenalkan Sebagai Solusi Tekan Penyebaran Kasus Tanpa Harus Lockdown

Megapolitan
Akui Lecehkan Dua Karyawati di Kantornya, Pelaku: Saya Sedang Mabuk

Akui Lecehkan Dua Karyawati di Kantornya, Pelaku: Saya Sedang Mabuk

Megapolitan
59 dari 62 Korban Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182 Telah Teridentifikasi

59 dari 62 Korban Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182 Telah Teridentifikasi

Megapolitan
Pengakuan Korban Pelecehan Seksual oleh Mantan Bosnya di Ancol, Pelaku Sering Bawa Keris

Pengakuan Korban Pelecehan Seksual oleh Mantan Bosnya di Ancol, Pelaku Sering Bawa Keris

Megapolitan
Setahun Covid-19, Jakarta Jadi Provinsi Pertama yang Tutup Sekolah dan WFH

Setahun Covid-19, Jakarta Jadi Provinsi Pertama yang Tutup Sekolah dan WFH

Megapolitan
2 Karyawati Korban Pelecehan Tak Berani Melawan karena Tersangka Punya Senjata Tajam

2 Karyawati Korban Pelecehan Tak Berani Melawan karena Tersangka Punya Senjata Tajam

Megapolitan
Setahun Pandemi Covid-19, Wagub DKI: Terpenting Kepatuhan Masyarakat

Setahun Pandemi Covid-19, Wagub DKI: Terpenting Kepatuhan Masyarakat

Megapolitan
Setahun Pandemi Covid-19, Orang Nomor 1 Jadi Pasien Pertama Covid-19 di Kota Bogor

Setahun Pandemi Covid-19, Orang Nomor 1 Jadi Pasien Pertama Covid-19 di Kota Bogor

Megapolitan
Setahun Pandemi Covid-19, Wali Kota Bekasi Bilang Capek Juga Biayanya

Setahun Pandemi Covid-19, Wali Kota Bekasi Bilang Capek Juga Biayanya

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual terhadap 2 Karyawati di Kawasan Ancol Bermodus Bisa Meramal

Pelaku Pelecehan Seksual terhadap 2 Karyawati di Kawasan Ancol Bermodus Bisa Meramal

Megapolitan
Vaksinasi Lansia di Depok Dibuka,  Bisa Daftar di Puskesmas atau Lewat Situs Ini

Vaksinasi Lansia di Depok Dibuka, Bisa Daftar di Puskesmas atau Lewat Situs Ini

Megapolitan
Kelapa Dua, Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak di Kebon Jeruk Jadi Lokasi Vaksinasi Dinamis

Kelapa Dua, Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak di Kebon Jeruk Jadi Lokasi Vaksinasi Dinamis

Megapolitan
Setahun Pandemi Covid-19: Sempat Terjadi Panic Buying karena Khawatir Lockdown

Setahun Pandemi Covid-19: Sempat Terjadi Panic Buying karena Khawatir Lockdown

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X