Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Motor yang Kerap Beraksi di Malam Hari Bermodal Kunci T

Kompas.com - 18/03/2020, 15:05 WIB
Ilustrasi pencurian sepeda motor. KOMPAS.com / ABDUL HAQIlustrasi pencurian sepeda motor.
|

JAKARTA, KOMPAS.com -Jajaran Polsek Metro Setiabudi menangkap komplotan pencuri motor yang kerap beraksi di Jakarta Selatan.

Para tersangka dengan inisial RP, H, GH, AA, MS, MI, dan PK merupakan para kelompok pencuri yang sudah menggasak sembilan motor di kawasan Jakarta Selatan.

Penangkapan itu berawal ketika tersangka berinisial RP ditangkap pada 29 Februari 2020 lantaran melakukan pencurian motor di kawasan Setiabudi pada Rabu (26/2/2020).

Setelah dilakukan pengembangan, polisi pun menangkap tersangka lain berinsial H, GH, AA, MS, MI, dan PK.

Baca juga: Gerebek Apartemen, Polisi Tangkap Kelompok Pengedar Sabu dan Ekstasi

Tersangka GH, MS dan AA ditenggarai sebagai penadah motor curian.

"Setelah dilakukan pengembangan, dari ketiga pelaku penadahan sepeda motor (dari tempat berbeda) berhasil disita sebanyak 9 unit kendaraan sepeda motor berbagai merk yang merupakan hasil kejahatan," ujar Kapolsek Metro Setiabudi I Made Bayu Sutha Sartana, Rabu (18/3/2020).

Bayu mengatakan komplotan ini biasa beraksi di malam hingga dini hari dan hanya bermodalkan kunci T.

Baca juga: Pria Bersimbah Darah di Makasar Diduga Meninggal karena Sakit

Mereka kerap beraksi di kawasan Pasar Manggis dan di depan gedung Menara Bank Mega, Kuningan.

Motor yang mereka curi pun rata rata berjenis motor bebek dan matic.

"Dijualnya dengan harga beragam. Ada yang Rp 3 juta, Rp 2 juta, Rp 2,5 juta," jelas Bayu.

Atas kejadian ini, ketujuh tersangka dijerat Pasal 365 dan 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung B Balai Kota Ditutup Selama 3 Hari

Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung B Balai Kota Ditutup Selama 3 Hari

Megapolitan
Pelintasan Sebidang di Jalur KA Palmerah Ditutup Permanen

Pelintasan Sebidang di Jalur KA Palmerah Ditutup Permanen

Megapolitan
Sempat Ditutup, PN Jaksel Kembali Buka Layanan Persidangan dan PTSP

Sempat Ditutup, PN Jaksel Kembali Buka Layanan Persidangan dan PTSP

Megapolitan
DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

Megapolitan
Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Megapolitan
Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Megapolitan
Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Megapolitan
PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

Megapolitan
Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

Megapolitan
[Update 29 November]: Bertambah 34, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tercatat 2.870

[Update 29 November]: Bertambah 34, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tercatat 2.870

Megapolitan
Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

Megapolitan
Cerita Merekam Adegan Seks Sendiri dari Para Pelaku…

Cerita Merekam Adegan Seks Sendiri dari Para Pelaku…

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Diketahui Tertular dari Staf

Wagub DKI Positif Covid-19, Diketahui Tertular dari Staf

Megapolitan
Terus Melonjak, Depok Catat 2.093 Warga Masih Positif Covid-19

Terus Melonjak, Depok Catat 2.093 Warga Masih Positif Covid-19

Megapolitan
Kontroversi Seputar Tes Swab Covid-19 Rizieq Shihab

Kontroversi Seputar Tes Swab Covid-19 Rizieq Shihab

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X